Yuk Kenalan dengan Berbagai Jenis Sate yang Ada di Indonesia!

Sate adalah makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil yang ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu agar daging bisa matang.

Di Indonesia, terdapat beragam sate dengan citarasa dan bumbu yang berbeda-beda dari setiap daerahnya. Bumbu yang dipakai tentunya tergantung pada daerah asal sate tersebut. Nah inilah 7 jenis sate terpopuler dari sejumlah daerah di Indonesia. Mana nih yang jadi favorit kamu, Guys?

 

1. Sate Padang, Padang

Source: resephariini.com

Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.

Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan) dengan menambahkan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas. Sate Padang Panjang dibedakan dengan kuah satenya yang lebih berwarna kuning, sedangkan sate Pariaman kuahnya lebih berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate di atas. Jadi pengen nyobain kan?

 

2. Sate Ponorogo, Ponorogo

Source: resepkoki.id

Sate Ponorogo adalah jenis sate ayam yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur.

Sate Ponorogo berbeda dengan Sate Madura yang memang sudah populer. Perbedaannya adalah pada cara memotong dagingnya. Dagingnya gak dipotong menyerupai dadu seperti sate ayam pada umumnya, melainkan disayat tipis panjang menyerupai fillet, jadi selain lebih empuk, lemaknya pun bisa disisihkan. Perbedaan berikutnya adalah sate Ponorogo melalui proses perendaman bumbu (di"bacem") agar bumbu bisa lebih meresap ke dalam daging. Kebayang gak sih enaknya kayak apa?

Baca Juga: Jangan Asal Pesan Steak Sebelum Kalian Baca Ini!

 

3. Sate Madura, Madura

Source: shopee.co.id

Sate Madura biasanya terbuat dari ayam.

Madura selain terkenal sebagai pulau garam, juga terkenal dengan satenya. Udah byukan rahasia lagi kalau sate madura itu terkenal di seluruh penjuru Nusantara. Sate Madura bisa ditemukan hampir di semua daerah khususnya di kota besar seperti Medan, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Bumbunya adalah campuran kacang yang ditumbuk halus petis dan sedikit diberi bawang merah.

 

4. Sate Maranggi, Purwakarta

Source: phinemo.com

Sate Maranggi merupakan satu khas Purwakarta yang biasa disajikan tanpa saus.

Yang membedakan Sate Maranggi dengan sate lainnya adalah proses perendaman daging dalam bumbu (marination), sebelum dibuat menjadi sate dan dimasak. Karena proses pembumbuan inilah, Sate Maranggi disajikan tanpa saus pendamping. Adapun bumbu rendamnya terdiri dari paduan kecap manis dan beberapa rempah, seperti jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit, dengan sedikit cuka.

Baca Juga: Jangan Ngaku Pecinta Pedas Kalau Belum Cobain Sambal Ini !

 

5. Sate Lilit, Bali

Source: medium.com

Sate Lilit adalah sebuah varian sate asal Bali yang juga memiliki varian berbagai daging, mulai dari babi, ikan, ayam hingga kura-kura.

Sate ini terbuat dari daging babi, ikan, ayam, daging sapi, atau bahkan kura-kura yang dicincang, lalu dicampur dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Daging cincang yang telah berbumbu dililitkan pada sebuah bambu atau tebu, dan dipanggang di atas arang.

 

6. Sate Loso, Pemalang

Source: www.sogilo.com

Sate loso biasa dihidangkan bersama sup yang berisi urat, tulang muda, dan taoge.

Sate Loso berbahan utama daging kerbau atau daging sapi yang telah dibacem terlebih dahulu sebelum dibakar, hal ini dilakukan dengan tujuan daging lebih lezat karena bumbunya lebih menyerap ke dalam daging. Sate Loso biasanya disajikan dengan bumbu kacang berwarna merah yang telah diuleg lembut dengan rasa yang sangat khas . Rasa sup daging guris, pedas, manis, dan asam adalah berbagai pilihan yang gak boleh kamu lewatkan kalau mencoba satu satu ini, Guys!

Baca Juga: Pecinta Bakmi Wajib Coba, 7 Rekomendasi Bakmi Enak dan Melegenda di Jakarta!

 

7. Sate Klathak, Jogja

Source: www.cybertokoh.com

Sate khas Jogja ini memakai daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda.

Sate ini beda dari sate lainnya karena Cuma dibumbui garam dan lada sebelum dipanggang. Tusukan yang dipakai untuk memanggang dan membakar terbuat dari besi, gak seperti sate lainnya yang memakai tusukan bambu. Tusukan besi sebagai konduktor penghangat akan membaut daging lebih masak dari bagian dalam. Sate tersebut biasanya disajikan dengan gulai.

Baca Juga: Daftar Kuliner Khas Sumatera Wajib Dicoba Kalau ke Sana, Bikin Ketagihan!

Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Loading ...