Saat ini, bra dianggap sebagai kebutuhan mode. Para produsen bra saat ini merancang bra gak Cuma supaya nyaman dikenakan, tapi juga dibuat jadi lebih menarik dan lebih bergaya.

Bra yang kamu lihat sekarang ini gak separah pakaian lain yang digunakan perempuan untuk menopang bagian tubuh mereka di masa lampau. Bra modern lebih nyaman dibandingkan dengan korset dan jauh lebih baik dari bra seratus tahun yang lalu.

 

1. Bra Jaman Dulu

Source: thesocietypages.org

Orang Yunani kuno menghargai kebugaran fisik dan para wanita sering bertanding dalam atletik, dan para wanita atletik ini membutuhkan penyokong payudaranya.

Orang Yunani kuno menghargai kebugaran fisik dan para perempuan sering bertanding dalam atletik, dan para perempuan atletik ini membutuhkan penyokong payudaranya. Banyak ahli percaya bahwa bra paling awal muncul di Yunani kuno. Orang Yunani kuno menghargai kebugaran fisik dan para perempuan sering bertanding dalam atletik, dan para perempuan atletik ini membutuhkan penyokong payudaranya. Bra di Yunani kuno itu bisa dibilang primitif, karena terdiri dari selembar kain yang dililitkan di dada dan dijepit atau diikat di belakang. Perempuan bangsa Romawi kuno juga terkadang membungkus payudara mereka.

 

2. Korset Super Ketat

Source: www.topsimages.com

Fungsi utama korset adalah untuk menekan bagian tengah tubuh wanita, supaya bisa membentuk figure seperti jam pasir.

Pada abad ke-16, penggunaan korset yang ketat mulai populer. Korset awalnya didesain cukup kaku untuk memberikan dukungan dan membantu membentuk lekukan tubuh perempuan, tetapi masih memungkinkan kebebasan bergerak. Selama bertahun-tahun, garmen jadi semakin terbatas. Pada era Victoria, fungsi utama korset adalah untuk menekan bagian tengah tubuh perempuan, supaya bisa membentuk figure seperti jam pasir. Untuk mencapai tujuan ini, korset harus diikat dengan kuat, menyebabkan ketidaknyamanan yang gak main-main. Walaupun banyak menimbulkan masalah, mulai dari pingsan sampai atrofi otot, tetep aja, korset masih jadi mode selama berabad-abad, terlepas dari ketidaknyamanan yang disebabkannya.

Baca Juga: Mitos Menstruasi yang Sering Diyakini Banyak Cewek, Bener Gak Sih?

 

3. Rancangan Bra Modern

Source: la-gatta-ciara.livejournal.com

Henry S. Lesher diberi hak paten untuk alat logam seperti bra.

Pada abad ke-19, orang-orang mulai mencari perubahan. Pada tahun 1859, tepat sebelum Perang Sipil Amerika pecah, Henry S. Lesher diberi hak paten untuk alat logam seperti bra. Clara P. Clarke menciptakan desain serupa pada tahun 1874, dan akhirnya kain "korset yang disempurnakan" ini pada akhirnya digunakan. Desain ini diikuti oleh "penopang payudara" yang dibuat oleh Olivia P. Flynt pada tahun 1876.

Desain Flynt dibuat agak besar di bagian cupnya supaya payudara perempuan bisa terlihat lebih besar. Di sisi lain, Charles Moorehouse mengambil satu langkah lebih jauh pada tahun 1885 dengan patennya untuk bra tiup yang terbuat dari cangkir karet berisi udara. Hmmm… aneh ya. Untungnya, gak satu pun dari 2 desain “nyeleneh” ini yang benar-benar diproduksi masal. Mereka terlalu rumit atau konyol.

 

4. Istilah “Bra” Pertama Kali Digunakan

Source: id.pinterest.com

Penemuan Mary Phelps Jacob adalah yang pertama disebut "bra".

Sementara ada banyak pelopor bra, penemuan Mary Phelps Jacob adalah yang pertama disebut "bra" dan benar-benar awal dari apa yang jadi standar baru dalam pakaian dalam wanita. Jacobs menggambarkan "bra backless" -nya sebagai sesuatu yang unik karena "backless”. Bra Jacobs juga nyaman, keren, dan efisien sehingga bisa dikenakan saat berolahraga.

Baca Juga: Gak Nyangka, Inilah 5 Fakta Positif di Balik Cewek Cengeng Alias Suka Nangis!

 

5. Sport Bra Pertama

Source: thenypost.com

Sport bra modern pertama dibuat oleh dua orang yang suka aktivitas jogging.

Sport bra modern pertama dibuat oleh dua orang yang suka aktivitas jogging, Hinda Miller dan Lisa Rosenthal. Mereka merasa kurang nyaman menggunakan bra reguler saat mereka berlari. Untuk membantu mereka memperbaiki masalah, Miller dan Rosenthal merancang Jogbra. Diciptakan pada tahun 1977, setahun kemudian mereka menghasilkan $ 3.480 menjual Jogbra dan telah menghasilkan untung jutaan pada tahun 1997.

 

6. Invisible Bra

Source: webareacontrol.com

Perempuan pada 1960-an melihat bra sama “menindasnya” seperti korset.

Sementara perancang awal seperti Jacobs dan Cadolle adalah pemikir bebas yang mencoba membebaskan perempuan dari korset, perempuan pada 1960-an melihat bra sama “menindasnya” seperti korset. Munculnya gerakan pembebasan perempuan menyebabkan perempuan membelok dari peran gender tradisional. Banyak perempuan membakar bra mereka, sebagai simbol kemerdekaan mereka. Hal ini menyebabkan permintaan untuk bra yang lebih rahasia, seperti "invisible bra" yang dijual oleh Warner pada akhir 1960-an.

Baca Juga: Kesalahan Mandi Ini Sering Kamu Lakukan, Tinggalkan Mulai Sekarang!

 

7. Fashion Statement

Source: shopify.com

Bra jadi simbol sensualitas dan feminitas.

Pada 1980-an dan 1990-an, bra gak lagi cuma tentang kepraktisan tapi berkembang jadi fashion statement. Bra jadi simbol sensualitas dan feminitas. Saat ini, bra dipakai di seluruh dunia. Popularitas bra telah menciptakan industri bernilai miliaran dolar yang telah merevolusi cara pakaian perempuan dan cara mereka bergerak. Desainnya berevolusi dengan cepat untuk mengikuti perubahan mode.

Baca Juga: Mengapa Kita Sulit Mengingat Mimpi yang Baru Terjadi Setelah Bangun Tidur? Ini Penjelasannya!