Waspada! 5 Penyakit yang sering menyerang saat Pancaroba

Musim pancaroba adalah peralihan dua musim utama di negara tropis, yaitu peralihan antara musim hujan dan kemarau. Musim pancaroba terjadi dua kali selama setahun yaitu peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Biasanya terjadi di bulan Maret dan April, dan peralihan dari musim kemarau. Sedangkan musim hujan, terjadi di bulan September-Oktober.

Di musim pancaroba, umumnya terjadi peningkatan kunjungan ke rumah sakit, dengan keluhan pasien adalah batuk pilek dan sedikit demam. Ada beberapa virus yang membawa beberapa penyakit menjadi langganan di musim pancaroba.

Apa saja Itu? Berikut 5 jenis penyakit langganan di musim pancaroba:

1. Flu

Influenza atau flu adalah infeksi virus pada saluran pernapasan. Flu adalah kondisi yang datang secara tiba-tiba, biasanya berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Flu bisa hilang begitu saja dan ada yang diobati menggunakan obat obatan alami atau obat resep. Kebanyakan kasus flu umumnya bisa sembuh sepenuhnya.

Namun bagi orang tua, balita, dan orang yang daya tahan tubuhnya lemah, gejala flu bisa terasa lebih parah dan bahkan mengakibatkan kematian akibat komplikasinya.

2. Batuk

Batuk bisanya menyerang manusia secara bersamaan, dalam satu waktu manusia bisa terserang Batuk dan Flu.

Batuk adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran napas jika terdapat gangguan dari luar. Respons ini berfungsi membersihkan lendir atau faktor penyebab iritasi atau bahan iritan (seperti debu atau asap) agar keluar dari paru-paru dan dan saluran pernapasan bagian atas.

3. Diare

Diare adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak orang. Diare adalah suatu kondisi ketika gerak peristaltik usus lebih cepat dari biasanya sehingga pengeluaran buang air besar (BAB) lebih encer dan frekuensinya lebih banyak. Terkadang, diare bukanlah suatu penyakit yang berbahaya. Namun, diare adalah kondisi yang menimbulkan dampak serius jika mengakibatkan dehidrasi yang pada akhirnya menyebabkan syok hipovolemik (dropnya tubuh karena kekurangan cairan).

Di Indonesia, diare adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup mengkhawatirkan. Diare adalah peringkat 13 penyebab kematian secara umum dengan proporsi 3.5 persen. Sedangkan untuk kategori penyakit menular, diare menduduki peringkat ketiga.

4. Alergi

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap asing, baik berbahaya atau pun tidak. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serbuk sari, bahkan suhu udara juga bisa memicu Alergi.

5. Panas Dalam

Penyakit panas dalam adalah suatu keadaan dimana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan terutama di sistem pencernaan. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin.

Ada faktor yang berperan dalam menghadirkan gejala panas dalam, yaitu faktor eksternal seperti virus dan lingkungan, serta faktor internal berupa daya tahan tubuh.

Inilah yang oleh masyarakat disebut panas dalam, Kumpulan gejala panas dalam, dalam istilah medis disebut syndrome, dapat terjadi karena perubahan cuaca ekstrem sehingga menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

Nah itu dia gengs, jaga-jaga kesehatan pada yak! Happy Weekend!

 

 

Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Loading ...