Source: elitedaily.com

 

 

Banyak yang mengatakan kalau cinta itu membutakan, memabukkan dan dunia seperti milik berdua. Sebelum kamu mengutarakan perasaan kamu atau hanya berniat menyimpannya saja, coba baca tulisan ini dulu: Benarkah kamu mencintainya atau hanya mencintai sosok yang ada dibayangan kamu sendiri?

 

1. Apakah dia ditakdirkan untuk kamu?

Source: kaskus.co.id

Bentuk cinta bermacam-macam, salah satunya datang dalam bentuk kebiasaan. Karena sering bertemu, berpapasan bahkan disatukan oleh keadaan. Hingga suatu hari pertemuan yang kamu anggap biasa ini lama-lama menyentil perasaan yang sudah kamu sembunyikan rapat-rapat. Hingga akhirnya kamu akan berpikir dan mengumpulkan semua pertemuan di antara kalian dan menyimpulkannya sebagai suratan takdir. Bisa benar adanya, juga bisa hanya kebetulan. Jika dia benar dikirim Tuhan untuk kamu, Semua tanda-tanda yang sudah kamu rangkum itu ga hanya sebatas ingatan. Kalian akan disatukan dengan cara yang ajaib melebihi apa yang kamu kira-kira sebelumnya. Jika waktu terlalu memanjakan kamu terlalu lama dan ga ada perubahan yang berarti diantara kalian; kamu harus bangun dari mimpi yang panjang. Dia hanya sosok yang menganggap kamu rekan. Bangun dan buka kesempatan untuk orang lain yang benar-benar ditakdirkan untuk kamu, nanti.

 

2. Dia memang baik kepadamu atau baik pada semua orang?

Source: kumparan.com

Semua orang menginginkan kebaikan. Selain dengan mencari kebaikan itu sendiri, tentunya kamu juga akan menebarkan kebaikan kepada sesama. Tapi saat ada seseorang yang sepertinya memberikan kebakan ekstra padamu, coba duduk dulu sebentar. Bisa jadi orang yang menspesialkan kamu itu memang baik pada semua orang, seperti kamu; menginginkan kebaikan dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Jika dia memang jatuh cinta padamu, kebaikannya ga akan membuat kamu terus menerus menerka-nerka, ada aksi lain yang ia lakukan demi melanjutkan perasaannya. Kalau kamu terus dibantu, tengok orang-orang yang disekitarnya: apakah ia melakukan hal yang sama seperti kebaikan dan perhatian yang kamu kira hanya untuk kamu seorang?

 

3. Kamu mencintainya karena sosok pada dirinya atau sosok pada bayangan kamu sendiri?

Source: id.pinterest.com

Hati-hati terhadap apa yang sedang kamu rasakan. Pikiran-pikiran mengenai sosok yang kamu sukai itu apakah sama dengan sosoknya di dunia nyata? Bisa jadi sosok yang kamu dambakan itu sebenarnya bayangan yang kamu ciptakan untuk memuaskan perasaan kamu sendiri. Hingga saat kalian benar-benar bersama, suatu hari pasti ada pertengkaran dan perasaan sakit hati karena sikapnya yang berubah. Dari awal, kamu sendiri yang membenarkan sosok bayangan itu menjadi kenyataan. Saat ada sikapnya yang berbeda dari bayangan itu, kamu akan merasa bahwa dia telah menyakiti kamu----- atau kamu ga mau menerima sosok yang sebenarnya?

 

4. Kamu mencintainya--------belum berarti kamu bisa memilikinya.

Source: boredpanda.com/sweet-love-illustrations-sundae-kids

Semua orang berhak mencintai. Semua orang juga berhak menolak untuk dicintai. Hanya karena kamu menyukainya, kamu ga lantas bisa memilikinya saat itu juga. Biarkan dia berpikir. Biarkan dia merasakan cintamu padanya. Biarkan juga kalau dia menolak kamu pada akhirnya. Jika kamu memaksa menjalin hubungan, itu bukan cinta tapi hanya kompromi. Apalagi kamu memaksanya sambil meratap dan berlutut-lutut-----dia akan menerima kamu karena kasihan. Jika memang dia menerima cinta kamu, waktumu ga berhenti disitu. Orang-orang lupa dengan apa yang sudah dia dapat, jika kamu berhenti di saat sudah memiliki, suatu hari kehilangan akan mengajarkanmu arti kata ‘menjaga’.

 

5. Kamu ga tahu apa yang dia bicarakan tentang kamu pada teman-temannya

Source: realsimple.com

Dia memang baik di depan kamu. Tapi ingat, semua curahan hatinya ada di teman dekatnya. Kamu bisa bertanya pada teman dekatnya tentang kamu------ apakah kamu benar-benar diinginkannya, biasa saja, masih menunggu dan ragu, hanya teman atau malah dijadikan bahan leluconnya? Dia baik di depan kamu karena dia memang baik, menjaga perasaan kamu atau berpura-pura agar kamu ga kecewa dengan sikap aslinya yang kurang menyukai kamu.

 

 

Ga ada yang salah dengan apa yang kamu rasakan. Salah jika kamu benar-benar menutup mata dan terlalu menuruti perasaan kamu itu. Duduk dulu, tarik napas dulu, istirahat sejenak. Jika sudah tenang, perhatikan lima hal tadi dan kamu sudah siap dengan segala konsekuensinya di masa depan tentang dia yang sekarang kamu cintai itu.

Bagaimana tanggapan kamu tentang ini?