Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Udah Kenal Wagini, Si Genderuwo Paling Ganteng?

Nurus Sobah Nov 21, 2018 1:00 PM
Beberapa tahun lalu, publik sempat dihebohkan dengan sosok Wagini. Orang ini dipercaya terlahir dari hasil hubungan seorang manusia dengan genderuwo.

Source: https://steemit.com/steemit/@bronjovi/history-of-genderewo

Beberapa tahun lalu, publik sempat dihebohkan dengan sosok Wagini. Orang ini dipercaya terlahir dari hasil hubungan seorang manusia dengan genderuwo.

Wagini ini punya keanehan-keanehan yang kadang diluar nalar manusia. Salah satu contohnya, waktu ada orang yang teriak-teriak karena ada ular kobra di rumahnya, dia datang ke rumah tersebut, setelah itu wagini hanya berbicara beberapa kata sambil menyentuhnya, tiba-tiba ular itu langsung mati. Hal ini jadi pemandangan yang aneh bagi orang awam.

Untuk berkomunikasi dengan Wagini, gak bisa dengan bahasa manusia, harus menggunakan bahasa ghaib. Ini dikarenakan dia dikucilkan oleh orang-orang sekitar. Dia tinggal di wilayah hutan alas Purwo.

Menurut salah seorang ahli spiritual, Genderuwo itu dimensinya paling dekat dengan manusia. Jadi mereka bisa ke alam manusia dan bisa berubah wujud jadi manusia untuk berbuat usil menggoda wanita-wanita cantik.

Source: https://www.youtube.com/watch?v=b5Q2FA4HC48

Singkat cerita, saat itu suami dari ibu Wagini ini pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Baru pergi sekitar satu jam, dia kembali. Tapi bukan dia yang kembali melainkan genderuwo yang menyerupai suaminya. Akhirnya, genderuwo jadia-jadian ini mengajak ibu Wagini berhubungan intim sampai tiga kali. Dan beberapa waktu kemudian ibunya hamil.

Karena punya keunikan inilah dia jadi buronan. Banyak orang yang ingin menculiknya. Wagini dianggap punya kekuatan yang bisa berkomunikasi dengan alam Genderuwo dan jarang dimiliki oleh manuasia biasa.

Sejak kecil Wagini hidup sebatang kara setelah ayah tirinya Gimo meninggal dan ibunya Wakijem melarikan diri. Akhirnya, pada usia 13 tahun Wagini bertemu dengan Eyang Ratih di Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Setelah berpisah cukup lama, sekitar lima tahun lalu Wagini bertemu dengan ibunya di Alas Purwo. Tapi, Wagini tetap memilih hidup dengan Eyang Ratih.

Source: https://www.hipwee.com/travel/arek-jawa-timur-pasti-tahu-misteri-alas-purwo-banyuwangi-hutan-yang-paling-angker-se-pulau-jawa/

"Dia minta kasih sayang, dia itu mahluk tuhan juga," kata Eyang Ratih saat diwawancara di salah satu talkshow. Eyang Ratih mengaku gak tahu sampai kapan dia akan merawat Wagini. Eyang Ratih merasa Wagini juga seperti anaknya sendiri. "Dia sudah anggap saya sebagai orangtua," tandasnya.

Belalang, jangkrik dan singkong merupakan makanan Wagini. Setelah dirawat oleh Eyang Ratih perlahan-lahan Wagini mulai bisa menyantap nasi. "Dulunya enggak bisa makan nasi. Sekarang mau makan nasi dan roti. Kalau nasi maunya pakai lauk yang kering," katanya. Menurut Eyang Ratih, Wagini memiliki nafsu makan yang cukup besar. "Dalam sehari bisa lima kali makan. Merokoknya juga kuat sekali," katanya.

Sekarang Wagini anak genderuwo sudah berusia 29 tahun. Untuk ukuran manusia, usia segitu sudah tergolong dewasa. Namun Wagini justru masih dianggap anak kecil.

"Usia masih kecil, 29 tahun. Seperti Wagini ini usianya bisa ratusan tahun," kata Eyang Ratih.

Kehadiran Wagini anak genderuwo ternyata gak begitu saja dipercaya. Sempat ada paranormal teman Eyang Ratih yang meragukan. Paranormal itu menyebut Eyang Ratih hanya cari sensasi.

Setelah mengeluarkan, kata-kata itu, si paranormal mendapat celaka. "Tangannya tidak bisa dibengkokan," kata Eyang Ratih. Namun Eyang enggan memastikan jika itu akibat dari ucapan si paranormal.

Setelah berhari-hari akhirnya si paranormal itu mendatangi kediaman Eyang Ratih dan bertemu dengan Wagini. "Dia meminta maaf ke Wagini, setelah itu tangannya normal lagi," katanya.

Dalam dunia nyata wujud Wagini anak genderuwo emang menakutkan. Tapi di alam gaib Wagini justru jadi idola.  "Kalau di dunia gaib, Wagini dianggap genderuwo ganteng. Makanya dia sering digodain. Kadang terlihat dia suka tertawa sendiri," ungkap Eyang Ratih.

"Karena dia tidak berbulu lebat, hanya di tangan, dada dan punggung. Kulitnya juga tidak hitam, makanya dia dianggap genderuwo paling ganteng." tambah Eyang.

Wagini anak genderuwo ternyata punya kelebihan. Memiliki ayah genderuwo, ternyata Wagini bisa dengan mudah melihat mahluk-mahluk gaib yang jahil. "Misal ada yang diganggu mahluk gaib, dengan sekejap bisa dinetralisir oleh Wagini. Ini karena faktor dia separuh gaib dan manusia," kata Eyang Ratih.

Kadang, kata Eyang Ratih, Wagini suka bersemedi. Wagini pun selalu dijaga oleh ayahnya kemana saja dia pergi. "Bapaknya dia (Wagini), kemana Wagini pergi ya bapaknya ikut," tuturnya.

Wagini anak genderuwo merupakan cerita yang gak lepas dari masyarakat sekitar.