Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Tren Cincin Pernikahan Dari Berbagai Zaman, Zaman Sekarang Paling Aneh!

Nurus Sobah Nov 29, 2018 4:55 AM
Tren Cincin Pernikahan Dari Berbagai Zaman, Zaman Sekarang Paling Aneh!

Source: https://closeronline.co.uk/life-style/relationships/wedding-engagement-ring-tradition-left-hand-revealed/

1. Abad Pertengahan

Source: https://www.catawiki.nl/stories/973-hoe-diamanten-verlovingsringen-een-traditie-werden

Sebagian besar ahli sejarah percaya bahwa penggunaan berlian sebagai cincin pertunangan pertama kali dipelopori oleh Archduke Maximilian of Australia yang memberikan cincin emas dengan inisal huruf M tersusun dari potongan-potongan kecil berlian untuk Mary of Burgundy pada tahun 1477.

 

2. Era 1500-an sampai 1700-an

Source: http://withtheseringshandmade.com/history-of-wedding-rings/

Dalam naskah teater Shakespeare, ada beberapa referensi tentang cincin tunangan dan cincin kawin. Pada tahun 1600-an dan 1700-an, pasangan kekasih saling bertukar cincin puisi, yaitu cincin perak atau emas dengan kutipan sebaris puisi diukirkan di bagian rangka dalam cincin. Kadang-kadang cincin perak digunakan sebagai lambang pertunangan dan cincin emas akan menggantikannya ketika melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Baca Juga: Mau Beli Cincin? Baca Panduannya Dulu Yuk!

 

3. Era Tahun 1800-an

Source: http://www.medieval-rings.com/rings

Jaman Victoria di Inggris disebut-sebut sebagai jaman yang paling romantis berkat kisah cinta Ratu Victoria dan suaminya, Albert. Hal ini merupakan sesuatu yang langka terjadi dalam sebuah pernikahan yang diatur dengan tujuan diplomatik atau ekonomi suatu Negara. Cincin kawin bergaya Victoria memiliki karakter sangat menarik dengan motif yang romantis, seperti hati, simpul, bunga, bahkan ular (yang dipandang sebagai lambing keabadian). Menuju akhir jaman Victoria, era ketika berlian mulai digunakan sebagai cincin tunangan dimulai setelah sumber berlian ditemukan di Afrika Selatan.

 

4. Era awal 1900-an

Source: http://www.medieval-rings.com/rings/sarah-bernhard-art-nouveau-ring-127746

Jaman Edward memandang pemberian cincin tunangan sebagai kebiasaan yang diterima di masyarakat luas. Revolusi industri menyebabkan meningkatnya kesejahteraan dan pertumbuhan kelas menengah di banyak Negara di Eropa dan Amerika sehingga perhiasaan yang berkelas semakin mudah dijangkau oleh lebih banyak orang ketimbang sebelumnya. Cincin tunangan bergaya jaman Edward cenderung memiliki ornamen berlian yang didesain rumit dan berliuk-liuk pada rangka platina.

Baca Juga: DIY Handmade Ring

 

5. Era Tahun 1920-an sampai 1940-an

Source: http://www.medieval-rings.com/rings/horse-ring-mosheh-oved-105450

Dibandingkan dengan cincin ala jaman Edward, cincin dari periode tahun 20-an dan 30an memiliki ciri khas gaya yang lebih geometris dan tidak terlalu feminin, serta merefleksikan estetika Art Deco dan kecintaan pada hal-hal berbau modern pada masa itu. Cincin tunangan dari era ini memiliki ciri khas penggunaan berlian pada rangka platina atau emas putih dan seringnya memiliki aksen berupa batu permata warna-warni seperti rubi dan safir.

 

6. Era Tahun 1950an

Source: https://theadventurine.com/bridal/engagement-rings/the-true-story-of-audrey-hepburns-engagement-ring-wedding-bands/

Suami dari Audrey Hepburn, Mel Ferrer, mempopulerkan tren cincin tumpuk dengan menggunakan jenis logam yang berbeda, gaya yang masih cukup populer hingga saat ini. Tujuan pemberian cincin yang peduli akan style tersebut agar sang bintang, Audrey Hepburn dapat mengganti warna cincin yang sesuai dengan gaya outfitnya.

 

7. Era Tahun 1960-an

Source: http://infacetjewellers.co.za/wp-content/uploads/2016/11/ET-Krupp.jpg

Dekade ini merupakan awal dari berita mengenai cincin tunangan selebriti yang cukup menyita perhatian. Seperti pada tahun 1963, Richard Burton memberi Elizabeth Taylor sebuah cincin berlian berpotongan asscher dengan berat 33 K. Selain itu, di awal dekade tersebut, cincin tunangan Ibu Negara Jacqueline Kennedy dengan berlian dan batu emerald yang istimewa membuat batu emerald menjadi batu permata yang sangat diminati oleh calon pengantin wanita.

 

8. Era Tahun 1970-an

Source: https://www.londonjewelers.com/radiant-diamond-halo-engagement-ring

Potongan berlian princess dan radiant ditemukan atau disempurnakan pada era tahun 70an. Bentuk kotak ini menjadi sangat populer untuk digunakan pada cincin tunangan, sangat pas dengan generasi yang menyukai dan membuat suatu hal yang baru dan berbeda dari tradisi masa lalu.

 

9. Era tahun 1980-an

Source: https://www.goodhousekeeping.com/life/a22727712/princess-diana-engagement-ring/

Pertunangan dan perkawinan paling berkesan pada dekade ini adalah pertunangan dan pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana, serta cincin pertunangan batu safir oval yang menjadikan safir sebagai tren baru.

 

10. Era 90an sampai sekarang

Source: https://fotos-imagenes-gratuitas.com/types-of-engagement-ring-settings-with-pictures/wow-types-of-engagement-ring-settings-with-pictures-31-on-ariel-s-wedding-hairstyles-with-types-of-engagement-ring-settings-with-pictures/

Pada era ini, gak satupun tren yang meguasai pasar. Hal ini disebabkan oleh mudahnya akses informasi melalui internet, dimana setiap pasangan bisa mendapatkan contoh model yang jauh lebih beragam.

 

11. Baru-baru ini

Source: https://www.pinkvilla.com/fashion/celebrity-style/engagement-ring-piercings-are-latest-social-media-trend-and-we-don-t-know-how-react-401289

Baru-baru ini muncul tren baru yang cukup aneh. Dibandingkan dengan mengenakan cincin pernikahan, banyak orang – orang di negeri barat yang melakukan ring piercing. Mereka menindik bagian jari manis dengan berlian sebagai ganti cincin tunangan. Kedengarannya menyakitkan ya? Berani coba?