Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Terkuak! Inilah 5 Alasan Mengapa Wanita Sering Patah Hati

Heri Saputra May 2, 2019 8:00 AM
Terkuak! Inilah 5 Alasan Mengapa Wanita Sering Patah Hati

Siapa yang pernah mengalami patah hati? Apakah Kamu pernah juga mengalaminya Gaes? Patah hati dalam suatu hubungan tentu merupakan hal biasa dan tangisan kerap kali menjadi pelampiasan kesedihan. Setidaknya wanita tahu bahwa itu bisa mengurangi sedikit kesedihannya. 

Namun, berbeda dengan pria yang bisa dibilang akan lebih kuat dan tegar dalam suatu hubungan. Memang terlihat jarang sekali seorang pria menangis. Walaupun mungkin terjadi, mereka hanya akan melakukannya di waktu sendiri. Perempuan mungkin saja akan menangis di pundak sahabatnya sambil menceritakan permasalahan yang sedang dihadapinya.

Nah, apa sih alasan kebanyakn wanita yang patah hati? Untuk itu, simaklah 5 alasan kenapa wanita sering patah hati berikut ini:


1. Terlalu Sering Mengalah


mengalahSource: IDNSTime.com
Terlalu sering mengalah membuat wanita lebih sering patah hati.

Sikap mengalah memanglah harus selalu hadir dalam sebuah hubungan. Sikap ini ibarat air ditengah kebakaran. Ingatlah bahwa mengalah bukan berarti salah maupun kalah. Namun, karena hal ini juga pihak wanita lebih sering patah hati. Ya, memang terkadang dalam hubungan lebih banyak wanita yang sering mengalah, karena dia lebih menghidari perdebatan yang membuat pusing dan banyak makan perasaan.

Baca Juga: Inilah 5 Tanda Kalu Si Dia Mulai Bosan Sama Kamu! Waspada Kalau 5 Hal Ini Muncul


2. Wanita Cenderung Lebih Suka Memendam Perasaan


pendam perasaanSource; Shutterstock.com
Dengan sering memendam perasaan wanita jadi lebih sering patah hati.
Wanita yang sejatinya lebih kalem dalam sebuh hubungan memang punya sisi yang berbeda dengan pihak laki-laki. Akan ada banyak alasan yang membuat wanita cenderung suka menyembunyikan kesedihan. Adanya keengganan untuk menmperlihatkan kesedihan bisa jadi salah satu cara bagi wanita untuk terlihat tegar. Walau punya sisi kelembutan, wanita juga tetap ingin dirinya dianggap bisa mengataskimasalah dengan menyembunyikan kesedihannya. Wanita akan berusaha terlebih dahulu merenungi masalah yang terjadi dan cenderung lebih lama untuk bisa menceritakan apa yang dialaminya.

Perasaan yang terus terpendam memang memiliki dua sisi. Di satu sisi, jika terus dipendam, bisa menyebabkan frustasi berkepanjangan. Apalagi si wanita bukan tipe yang bisa berpikir jernih saat menghadapi persoalan. Apalagi persoalannya menyangkut hubungan kasih dengan sang pacar.


3. Terlalu Sering Berkorban


bekorbanSourc: Shutterstock.com
DIperlukan peran satu sama lain untuk bekorban dalam hubungan, jika hanya satu pihak saja, maka dia akan capek sendiri dan rentan patah hati.

Dalam sebuah hubingan tentu dibutuhkan pengorbanan antara keduanya.Jenis pengorbanan yang dilakukan pun beragam. Mulai dari korban perasaan bahkan tidak jarang untuk mengorbankan materi.

Semua itu tentunya dilakukan atas nama cinta. Namun, tidak sedikit kasus dalam sebuah jalinan kasih yang akhirnya berujung patah hati. Terlebih lagi untuk pihak wanita. Biasanya hal ini terjadi karena pengorbanan hanya dilakukan oleh sebelah pihak saja, sedang pihak yang satunya lagi kurang bisa menghargai. Seharusnya hal ini tidak pantas terjadi mengingat bahwa hubungan hanya akan bisa bertahan saat ada kata “saling”. Tidak terkecuali juga untuk kata saling berkorban. Maka bisa dikatakan pengorbaranan dalam sebuah hubungan adalah hal yang harus sama-sama dilakukan oleh kedua belah pihak.

Baca Juga: 6 Cara Ampuh Menghadapi Pacar Yang Sering Tidak Ada Kabar


4. Terlalu Susah Untuk Terbuka


terbukaSource: Iyakan.com
Sulit untuk terbuka dengan pasangan jadi alasan kamu lebih rentan patah hati.
Jika sebagian wanita masih menyukai yang namanya curhat, tentu masih ada segelintir lainnya yang tidak suka. Biasanya segelintir kecil ini suka memendam perasaannya. Enggan bercerita adalah hak semua orang. Termasuk didalamnya seorang wanita. Akan ada saja alasan mereka untuk hal itu. Salah satu alasan yang biasa dilontarkan adalah privasi. Biasanya mereka cenderung tertutup dan menganggap bahwa hubungan percintaan adalah sesuatu yang bersifat privasi. Tentu hal ini harus kita hargai.

Adanya kecenderungan memendam perasaan bisa jadi memang pembawaan dan kebiasaan dari si wanita yang bersangkutan. Biasanya, untuk karakter seperti ini akan membutuhkan pendekatan yang lebih sehingga apa yang sedang mereka alami bisa diketahui.


5. Karena Wanita Mencintai dengan Perasaan


perasaanSource: Popbela.com
Karena kebanyakan wanita mencintai dengan perasaan, membuatnya jadi sering patah hati.
Mencintai tentu butuh yang namanya perasaan. Meski demikian, haruslah ada persentasenya. Jangan sampai, cinta yang diberikan tidak menyisakan cinta untuk diri sendiri. Sewajarnya, tetaplah gunakan logika dalam suatu hubungan. Janganlah semerta-merta menghilangkam pikiran jernih ketika berhubungan dengan seorang pria. Tetap lihat batasan-batasan untuk mencintai. Jika laki-laki sebagian besar bisa menggunakan logika dalam percintaan, maka sudah saatnya wanita juga bisa. 

Baca Juga: Untuk Kamu, Perempuan Yang Sangat Berharga: Jangan Lakukan Hal Ini Dengan Alasan Cinta

Menggunakan logika untuk mencintai bisa jadi merupakan prinsip awal. Namun tidak jarang prinsip ini punah seketika saat rasa sayang terlampau tumbuh lebih besar kepada pasangan. Namun, sebagai wanita yang bijak, tentulah tetap harus bisa mengendalikan perasaan dan tetap berlogika dalam mencintai pasangan. Hal ini untuk mengantisipasi patah hati yang bisa jadi datang menimpa.

Nah, itulah 5 alasan mengapa wanita sering patah hati. Semoga tetap bisa bijaksana dalam mencintai ya gaes.