Tempat Wisata di Korea Yang Anti Mainstream, Cobain Sensasinya!

Korea Selatan punya makanan yang lezat, budaya yang memukau, dan alam yang menakjubkan. Tapi, korea Selatan menyimpan tempat-tempat yang gak biasa yang bisa kamu kunjungi sebagai wisatawan.

Berikut ada 5 tempat anti-mainstream yang bisa kamu datangi di Korea Selatan:

 

1. Jelajahi Taman Hiburan yang Udah Gak Terpakai

Source: abnormallycurious.wordpress.com

Yongma Land merupakan taman hiburan di Korea yang ditutup pada 2011.

Yongma Land dibuka pada tahun 1983 dan dibuka selama hampir tiga dekade sebagai taman keluarga kecil yang cukup sukses sebelum ditutup pada 2011. Dengan taman hiburan lain yang lebih besar yang tersedia bagi warga Korea, Yongma Land mulai bangkrut dan ditinggalkan. Saat ini, wahana-wahana itu masih ada, tapi sebagian besar tamannya udah rusak dan bobrok, memberi kesan yang menakutkan, nuansa untuk bernostalgia.

Taman hiburan yang ditinggalkan ini mendapat popularitas dalam beberapa tahun terakhir untuk dieksplorasi dan sebagai sarana fotografi. Bahkan, taman hiburan tua ini juga beberapa kali menjadi tempat photoshoot seleb Korea seperti EXO, BTS, dan Red Velvet. Untuk masuk  kesana kamu perlu membayar 5.000. Taman ini jadi tempat yang relatif tenang dan pilihan yang bagus untuk dikunjungi selama kamu di Seoul. Jangan lupa bawa kamera kamu.

 

2. Menikmati Secangkir Kopi di Dalam Kamera Raksasa

Source: www.bebee.com

Dreamy Camera Café terletak di sebuah pinggiran kota Seoul dengan pemandangan pedesaan dan pegunungan Korea.

Kunjungan bagi pecinta fotografi lainnya adalah Dreamy Camera Café. Kafe ini terletak di sebuah desa di pinggiran Seoul. Bangunan kafe ini berbentuk kamera Rolleiflex vintage dengan dua jendela besar yang mengarah pada pemandangan pedesaan dan pegunungan Korea yang syahdu.

Gak cuma bangunannya yang berebentuk kamera, dekorasi dalam kafe sendiri didedikasikan untuk pecinta fotografi, termasuk koleksi kamera vintage dan sentuhan kecil seperti dispenser yang berbentuk seperti gulungan film. Pemilik kafe tersebut adalah orang setempat yang rumahnya terletak di sebelah kafe. Mereka membangun Dreamy Camera Cafe sebagai tempat di mana orang-orang bisa "memvisualisasikan" dan berbagi mimpi mereka. Mereka meminta para pengunjung untuk berfoto dan menuliskan impian mereka di dinding kafe.

Baca Juga: Selain Korea Utara, Inilah 5 Negara Paling Sulit Untuk Dikunjungi Turis!

 

3. Pergi Melihat Tulisan-Tulisan Buddha

Source: theculturetrip.com

Tripitaka Koreana terletak di Haeinsa, sebuah kuil Budhha terkenal di Taman Nasional gayasan dan diukir lebih dari 80.000 balok kayu.

Tripitaka Koreana adalah versi terbesar dan tertua dari kanon Buddhis yang lengkap, yang diukir di lebih dari 80.000 balok kayu. Versi pertama Tripitaka Koreana diukir pada tahun 1011 M tapi udah hancur. Butuh waktu 12 tahun, banyak ahli, dan pemahat untuk menyelesaikan versi yang kedua. Koleksi yang luar biasa ini terletak di Haeinsa, sebuah kuil Buddha terkenal yang terletak di Taman Nasional Gayasan.

Ruang-ruang yang menyatukan blok-blok itu menjadi salah satu fasilitas penyimpanan kayu terbesar di dunia, dan segala sesuatu di dalamnya dirancang sempurna untuk bertahan dari kerusakan akibat waktu dan unsur-unsur lainnya. Hebatnya, Tripitaka Koreana telah selamat dari banyak kebakaran dan invasi dan diselamatkan dari pemboman dalam Perang Korea oleh seorang pilot yang gak menaati perintah langsung untuk menyelamatkan isi dari kuil.

 

4. Kunjungi Tambang Emas Cavernous

Source: journeylism.nl

Gua Hwaam di Jeongseon merupakan bekas lokasi tambang emas dan gua batu kapur terbesar di Asia.

Gua Hwaam di Jeongseon adalah bekas tambang emas dan gua batu kapur terbesar di Asia. Serta menjadi situs alam yang mempesona di mana kamu bisa menyaksikan stalaktit dan stalagmit besar. Disana kamu bisa mempelajari seluk-beluk penambangan emas dan sejarah gua. Di beberapa titik, kunjungan menjadi sedikit meriah berkat cahaya warna-warni yang cerah dan patung-patung kartun goblin. Jeongseon adalah daerah yang cukup terpencil, tiga jam perjalanan dengan bus dari Seoul. Pintu masuk ke gua diakses dengan monorel, yang dengan sedikit biaya tambahan akan menghemat 700 m berjalan menanjak.

Baca Juga: Tips Supaya Gak Kecopetan Saat Traveling, Lebih Baik Mencegah Daripada Nyesel!

 

5. Mengunjungi Terowongan Korea Utara

Source: www.nytimes.com

Tunnels of Agrgression ditemukan pada tahun 70an yang dipercaya digunakan untuk menyelundupkan pasukan Korea Selatan menuju ke kota Seoul.

Kunjungan ke DMZ Korea (Zona Demiliterisasi) relatif popular ini bisa dengan mudah dilakukan dalam sehari, karena perbatasan sangat dekat dengan Seoul. Kunjungan ini paling sering membawa kamu ke lokasi seperti "desa gencatan senjata" Panmunjom, di mana perjanjian yang memicu gencatan senjata Perang Korea ditandatangani, dan Daerah Keamanan Bersama, yang masih digunakan untuk negosiasi antara kedua Korea.

Fitur DMZ yang kurang dikenal dan bisa kamu kunjungi adalah "Tunnels of Agrgression" Korea Utara, sebuah nama yang diberikan oleh warga Korea Selatan saat ditemukan pada tahun 70an. Masyarakat Korea percaya bahwa terowongan ini dirancang untuk menyelundupkan pasukan ke Selatan dan menyerang Seoul, meskipun Korea Utara telah lama membantah hal ini. Bahkan, ketika Terowongan Ketiga ditemukan, Korea Utara mengklaim itu adalah tambang batu bara, tapi gak ada bukti batubara di wilayah tersebut.

Baca Juga: 7 Tujuan Wisata Paling Nyeleneh dari Seluruh Dunia, Bikin Penasaran Pengen Ke Sana!

 

Kunjungan ke Terowongan Ketiga adalah yang paling populer. Kunjungan tersebut membawa kamu dari toko suvenir, jauh di bawah tanah, dan melalui terowongan panjang, berakhir di penghalang beton yang mewakili perbatasan. Ini harus dilihat bagi penggemar sejarah dan perang, tapi mungkin sebaiknya dihindari kalo kamu menderita claustrophobics.

Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Loading ...