Saat Kamu meluangkan waktu untuk menyiapkan makanan, Kamu mungkin berharap makanan Kamu memberi manfaat untuk tubuh kamu. Tapi penyakit bawaan makanan yang disebabkan bakteri, virus, parasit, racun, dan bahan kimia berbahaya sangat umum terjadi.

Bukan cuma makanan di pinggir jalan, makanan yang diolah sendiri di rumah juga merupakan sumber utama penyakit bawaan makanan. Ada banyak kesalahan penyimpanan pangan yang gak disadari oleh banyak orang. Di bawah ini adalah kesalahan penyimpanan pangan yang mungkin sering kamu lakuin juga.


1. Membiarkan Daging Mentah atau Ayam Beku Mencair Sendiri


Membiarkan daging mentah atau ayam beku mencair di atas meja

Source: www.beeflovingtexans.com

Bakteri bisa mulai tumbuh pada bagian yang dicairkan walaupun bagian makanan lainnya masih beku.


Bakteri tumbuh dengan cepat pada suhu kamar. Dan, karena makanan beku mencair secara gak merata, bakteri bisa mulai tumbuh pada bagian yang dicairkan walaupun bagian makanan lainnya masih beku. Bakteri itu bisa membuat Kamu sakit dan mencemari barang-barang lain di dapur Kamu.

Saat Kamu perlu mencairkan makanan yang mudah busuk, lakukan dengan cara ini:

- Lelehkan di kulkas. Kamu harus merencanakan jauh-jauh hari untuk menggunakan metode ini. Misalnya, bahan makanan berukuran besar seperti kalkun membutuhkan seenggaknya 24 jam penuh per 5 pon berat. Setelah dicairkan, makanan seperti daging giling atau kalkun harus disimpan di lemari es selama satu atau dua hari sebelum Kamu memasak.

Baca Juga: Perlu Gak Sih Menganti Air Rebusan Mie Instan dengan yang Baru? Ini Penjelasannya!

- Lelehkan dalam air dingin. Ini adalah pilihan yang lebih cepat, tapi ini lebih gampang dan membutuhkan plastic atau kantong anti bocor. Masukan daging dalam plastic anti bocor, rendam dalam air dingin, lalu ganti air setiap 30 menit. Satu pon daging, ayam, atau makanan laut mungkin memakan waktu satu jam atau kurang, segera masak makanannya.

- Lelehkan dalam microwave. Aman untuk mencairkan makanan mentah dalam microwave, tapi Kamu harus memasaknya segera setelah dicairkan.


2. Mencuci Ayam Mentah Sebelum Memasaknya


Mencuci ayam mentah sebelum memasaknya

Source: www.rd.com

Mencuci ayam mentah berisiko memercikan bakteri dari ayam ke bagian ayam yang lain.


Ayam mentah sering membawa bakteri penyebab penyakit Campylobacter dan mungkin juga terkontaminasi dengan patogen lain seperti Salmonella dan Clostridium perfringens. Mencuci ayam mentah gak akan menghilangkan patogen ini. Justru sebaliknya, Kamu akan berisiko memercikkan bakteri dari ayam ke daerah lain, membuat Kamu lebih rentan terhadap penyakit bawaan makanan.

Baca Juga: Waspada! Ini yang Terjadi Saat Kamu Gak Cukup Makan Setelah Berolahraga


3. Gak Mencuci Buah dan Sayuran dengan Kulitnya yang Gak Bisa Dimakan


mencuci buah

Source: medium.com

Kamu harus mencuci semua produk sebelum dimakan.


Baik itu alpukat atau apel, Kamu harus mencuci semua produk sebelum dimakan atau dimasak. Kalo Kamu pikir Kamu bisa melewatkan mencuci buah dan sayuran saat Kamu gak memakan kulitnya, kamu salah besar. Cuci semua produk sebelum memotong atau mengupas sehingga Kamu gak memindahkan patogen atau kotoran dari kulit ke daging buahnya. Mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes bisa menyebabkan listeriosis, penyakit serius dan berpotensi fatal.

Mencuci buah-buahan dan sayuran adalah cara sederhana untuk mengurangi jumlah patogen potensial yang Kamu konsumsi. Gunakan air yang mengalir dan gak perlu menggunakan sabun. Hasil bumi yang keras, seperti alpukat, bisa digosok dengan sikat.


4. Gak Mencuci Tangan di Tengah-tengah Proses Memasak


Gak mencuci tangan di tengah-tengah proses memasak

Source: medicalnewstoday.com

Kamu harus benar-benar mencuci tangan setiap kali Kamu bersentuhan dengan daging mentah atau ayam.


Kamu mungkin berpikir wajar untuk mencuci tangan sebelum mulai menyiapkan makanan, tapi apa Kamu ingat untuk cuci tangan lagi setelah Kamu membuka bungkus ayam mentah? Kamu harus benar-benar mencuci tangan setiap kali Kamu bersentuhan dengan daging mentah atau ayam. Hal ini untuk mencegah adanya kontaminasi silang.

Untuk mencuci tangan secara efektif, Kamu perlu menggosoknya bersama dengan sabun dan air selama 20 detik. Ingatlah untuk menggosok sela-selajari Kamu, dan bersihkan juga bagian bawah kuku Kamu.

Kamu juga gak boleh menggunakan kembali alat yang terkena daging mentah. Contoh, pisau yang kamu gunakan untuk memotong daging mentah jangan digunakan untuk memotong bahan lainnya. Sebelum digunakan lagi, cuci menggunakan sabun dengan air mengalir.

Baca Juga: Catat, Inilah Tanda Kalau Kamu Kurang Makan Sayuran!


5. Gak Memisahkan Daging Mentah dari Makanan Lain


Gak memisahkan daging mentah dari makanan lain

Source: realsimple.com


Menghindari kontaminasi silang sebenarnya dimulai di supermarket. Bakteri dari produk ayam mentah bisa ditransfer ke kemasan melalui cairan yang menetes darinya, kemudian ditransfer ke sekitar rumah Kamu saat Kamu menyentuhnya.

Saat kamu berbelanja, gunakan kantong plastik sebagai sarung tangan untuk mengambil paket daging mentah, lalu balik kantong plastik supaya paket daging tersebut masuk ke dalam plastic tanpa perlu kamu sentuh. Ini untuk menghindari transfer bakteri dengan bahan makanan lain saat kamu menyentuhnya, ini mengurangi risiko kontaminasi silang.

Baca Juga: Awas Muntah! Makanan dan Minuman yang Terbuat dari Kotoran Hewan dan Manusia

Ingatlah kontaminasi silang saat Kamu membongkar barang belanjaan juga. Meletakkan paket daging mentah di meja dapur tanpa pelindung bisa berkontribusi terhadap kontaminasi silang. Di lemari es, Kamu harus menyimpan makanan yang siap makan terpisah dari telur mentah, daging mentah, makanan laut mentah, hal-hal semacamnya.

Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah berbelanja. Semakin sedikit yang mengganggu dalam tubuh Kamu, semakin sedikit kemungkinan Kamu akan sakit.