Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Suka Bercermin? Ternyata Dampak Buruknya Bisa Bikin Gangguan Jiwa Loh!

Fany Triany Mar 8, 2019 12:30 PM
Bahaya penyakit kejiwaan, bagi kamu yang suka bercermin!!

Bercermin, adalah kegiatan lumrah yang biasa dilakukan siapa saja, Melalui cermin, seseorang bisa menyempurnakan hasrat tersembunyi di dalamnya. Apalagi bagi kumpulan orang narsis, kayak lo! cermin begitu memiliki pengaruh besar, bahkan sampai di jadikan salah satu barang penting yang wajib dibawa kemana saja.

Yap, cermin memiliki manfaat banyak di kehidupan manusia. Dengan cermin, wanita bisa mudah dalam mengaplikasikan riasan, orang pun mudah untuk mitch and match pakaian dan fesyen item lainnya. Cermin juga bisa menjawab seluruh kekurangan dan kelebihan dalam diri seseorang, hanya dengan menatapnya, tapi bukan “tatap mata ojan” ya guys.

Manfaat cermin sudah tidak diragukan lagi dalam kehidupan manusia, manfaat itu bisa hilang dan berubah menjadi malapetaka saat intensitas waktu bercermin kamu melebihi batas normal. Jika kamu telah bercermin lebih dari 8 kali sehari, hati-hati gangguan jiwa yang disebut dengan Body Dismorphic Disordir (BDD) bisa mengancam diri anda.

Baca Juga: 6 Hal Gak Terduga yang Terjadi Saat Kamu Gak Berinteraksi Dengan Orang-Orang Selama Sehari

Menurut seorang psikolog bernama Andrew Hill dari Leeds University of Medicine mengemukakan bahwa terlalu sering bercermin bukanlah hal yang baik dan dapat menimbulkan stres serta kecemasan yang luar biasa. Pada kondisi ini , kebiasaan ini bahkan berdampak pada timbulnya gangguan kejiwaan kronis yang disebut dengan Body Dysmorphic Disordir (BDD). Ini ditandai dengan kecemasan yang luar bisa pada penampilan fisik, para penderitanya terus-menerus mencemaskan penampilan mereka atau ukuran tubuh mereka.

Orang yang mengalami BDD tidak hanya bisa merasa tertekan tetapi bahkan bisa gagal dalam menjalankan aktivitas sehari-hari baik itu bekerja, belajar, maupun aktivitas lainnya. Tak hanya itu guys, hal menyeramkan lainnya itu ketika si penderita BDD sering melakukan berbagai hal yang berlebihan hanya untuk berkamuflase menutupi kekurangannya. Misalnya, mereka bisa berdiri berjam-jam di depan cermin atau memakai riasan wajah sebanyak-banyaknya untuk membuat diri mereka merasa lebih baik. Namun, bukannya merasa lebih baik, para penderita BDD bahkan akan semakin merasa cemas karena terus memperhatikan kekurangan tersebut.

Baca Juga: Ini Loh Risikonya Melepas Keperawanan Sebelum Menikah!


bahaya terlalu sering lihat kacaSource: thegood.co

ilustrasi orang bercermin dan hilang kepercayaan diri.

Buat jaga-jaga, nih :Dagelan kasih tau ciri-ciri dari Body Dysmorphic Disorder, simak baik-baik dan pikirkan secara cermat, ciri-ciri tersebut ada dalam diri kamu gak sih.

Ciri-ciri Body Dysmorphic Disoeder:

  • Tidak semua pemerhati penampilan dapat di golongkan sebagai penderita BDD, jadi kasius seperti ini masih abu-abu guys.
  • Pengidap BDD akan mengabiskan satu sampai 2 jam setiap harinya, hanya untuk mengurus penampilan. Hal ini dilakukan kerena penderita BDD takut dianggap cacat oleh orang lain.
  • Orang yang terkena BDD biasanya menghindari keramaian dan penurunan fungsi sosial. melakukan hal ini karena takut diperhatikan kekurangannya oleh orang lain. Mereka juga akan mengalami kesulitan dengan teman-teman, keluarga, bahkan pasangannya sendiri. Menurut hasil penelitian penderita BDD mengalami penurunan kinerja hampir dalam semua aspek kehidupan. Ini akibat dari pemikiran takut dianggap cacat oleh orang lain.
  • Ciri terakhir adalah, mereka tidak punya kepercayaan diri serta selalu memiliki konsep diri yang negatif. Bahkan mereka bisa merasa sangat tidak nyaman saat berada di tengah-tengah komunitas karena takut dijauhi, diabaikan, atau tidak diperhatikan sama sekali. Ketakutan ini menyebabkan penderita BDD memiliki banyak sekali ‘ritual’ seperti bercermin berkali-kali, menggunakan rias wajah berkali-kali (mengoles dan menghapusnya, kemudian mengolesnya kembali), melakukan konsultasi ke berbagai dokter kecantikan, melakukan operasi plastik atau penyuntikkan silikon, dan berbagai ‘ritual’ lainnya.


Baca Juga: Gini Nih Cara Paling Ampuh Usir Rasa Malas Kamu!

Nah guy's. Kalau kalian lihat ciri-ciri itu ada dalam diri kalian, teman, pacar, sahabat, orang tua, orang lain atau urang-aring. Mending langsung tegur dan suruh mereka baca artikel ini deh, bikin mereka sadar, bahwa sesungguhnya membaca artikel kesehatan lebih penting dari pada bercermin.

Sentuh pipi mereka dengan kedua tanganmu, lalu katakan “eh guy's, emang lo gak bosen liatin muka yang itu-itu aja selama puluhan tahun. Dari pada stress, mending lo coba beryukur dan nikmatin apa yang lo miliki sekarang, supaya hidup selaw kayak di pulau, gak kebanyakan ngigau dan jadi pengacau!! Kesian deh lau”.

Baca Juga: Mengapa Kita Sulit Mengingat Mimpi yang Baru Terjadi Setelah Bangun Tidur? Ini Penjelasannya!