Memanfaatkan puasa Ramadhan untuk program diet, sepertinya bukan lagi hal asing untuk dilakukan. Namun apakah aman melakukan diet saat berpuasa? Menurut pakar gizi, puasa Ramadhan bisa saja dijadikan proses menurunkan berat badan, tapi dengan hal yang perlu di perhatikan, seperti tidak membahakan diri sendiri.

Agar diet berhasil dan tidak menimbulkan masalah pencernaa, lebih baik ikuti beberapa strategi menurunkan berat badan a la :Dagelan berikut:

1. Hindari Makanan dan Minuman Manis


Hindari makanan dan minuman manis saat sahur dan berbukaSource: Gogobli.com

Makan atau minum manis saat berbuka dan sahur bisa menyebabkan kegemukan.


Meskipun kalimat ‘berbukalah dengan yang manis” telah melekat di pikiran kamu, tapi jangan sampai kelewatan ya guys. Karna terlalu banyak makan atau minum manis justru akan mengacaukan program diet yang dilakukan. Alih – alih ingin mengembalikan energy, yang ada malah menimbun lemak lebih banyak lagi.

Baca juga: Rekomendasi Takjil Sehat Untuk Berbuka Puasa

Lebih baik, gantilah makanan atau minuman manis dengan hidangan karbohidrat kompleks untuk menambah energy, seperti sayur, buah dan nasi merah.


2. Olahraga


Olahraga saat puasaSource: Blog Reservasi

Tetap lakukan olahraga saat puasa.

Berpuasa bukanlah alasan agar kamu bermalas-malasan sepanjang hari. Olahraga justru cara paling efektif dalam proses penurunan berat badan. Jadi, tetap lakukan olahraga setelah sahur dan sebelum berbuka puasa. Agar tidak terjadi dehidrasi, maka lakukan olahraga ringan dengan durasi 30 menit.


3. Tetap Minum Air Sebanyak 8 Gelas


Minum air mineral sebanyak 8 gelas di bulan puasaSource: salamdakwah.com

Gunakan rumus 2-2-2-2 dalam minum air mineral saat puasa.

Selalu ada cara dan tips terbaik untuk tetap bisa mengonsumsi air mineral sebanyak 8 gelas perhari saat berpuasa. Kamu bisa menggunakan rumus 2-2-2-2: dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dua gelas setelah shalat terawih, dan dua gelas sebelum tidur.

Jika perut terasa penuh saat menerima cairan, minumlah secara perlahan dan bertahan demi meminimalisir rasa sakit pada lambung. Meminum air sesuai takaran yang di butuhkan setiap hari bisa meningkatkan metabolism tubuh hingga 30 persen. Semakin cepat metabolism tubuh bekerja, maka semakin banyak lemak dan kalori yang terbakar.


4. Hindari Gorengan Saat Berbuka Atau Sahur


hindari makan Gorengan saat puasaSource: Tokopedia

Makan gorengan saat sahur dan berbuka bisa merusak program diet.

Gorengan menjadi menu yang tidak terlepaskan pada suasana berbuka puasa. Masalahnya adalah, mengonsumsi gorengan saat berpuasa akan membuat proses diet mu menjadi tidak berarti apa – apa.

Baca juga: 5 Menu Buka Puasa Paling Lezat di Bulan Ramadhan

Tetap alihkan camilan berbuka dan sahurmu dengan makanan lemak tak jenuh, seperti kacang-kacangan, alpukat, dan ikan.

5. Jaga Porsi Makan Pada Sahur Dan Berbuka


jaga porsi makan dan kurangiSource: devenews.com

Kurangi dan jaga porsi makan.

Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Supaya tidak makan berlebihan saat berbuka atau sahur, coba lah untuk mengganti piring dengan ukuran yang lebih kecil, atau ganti jenis makanan mu dengan makanan yang berkuah, untuk menyiasati perut supaya lebih cepat kenyang.