Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Ritual Mengerikan yang Hanya Ada Di Afrika, Ada yang Bertarung dengan Singa!

Novi Tri Handayani Dec 27, 2018 1:00 PM
ritual menyeramkan dari Afrika.

Setiap negara pasti memiliki tradisi masing-masing, sama halnya seperti tradisi yang ada di Afrika. Di Afrika, hanya untuk mendapatkan seorang calon istri kesayangan, para lelaki di sana harus siap bertarung bahkan sampai mati loh, Guys!

Gak hanya tradisi bertarung sampai mati saja, masih ada tradisi lainnya yang bisa dibilang mengerikan karena membutuhkan keberanian yang belum tentu bisa dilakukan oleh banyak orang. Nah biar gak penasaran, yuk simak tradisi aneh bin unik dari afrika yang harus kalian tahu berikut ini!

 

1. Bertarung Sampai Mati Demi Mempelai Wanita

Source: www.darkroom.baltimoresun.com
Cowok di Afrika rela baku hantam hingga mati demi mendapatkan calon mempelai wanita.

Demi mendapatkan hati pujaan wanita yang dicintai, cowok-cowok di Afrika rela untuk saling baku hantam di atas ring pertandingan. Tentu saja pertandingan ini resmi dan berlangsung secara sportif di depan masyarakat. Biasanya pertarungan ini terpaksa dilakukan, jika wanita Afrika ketahuan memiliki cinta segitiga. Berbeda kalau mereka rela berbagi pacar maka gak akan ada pertarungan. Namun bila kedua pacarnya gak ada yang mau mengalah, mereka akan bertarung sampai membuktikan siapa yang lebih kuat. Sang wanita mau gak mau harus menikah dengan sang pemenang, tragisnya dalam pertarungan ini gak jarang pihak yang kalah mengalami luka berat, cacat hingga meninggal dunia.

 

2. Ritual Kecantikan Wanita Mentato Gusi

Source: www.boombastis.com
Untuk mendapatkan kecantikan, wanita di suku pedalaman Afrika rela mentato gusi mereka.

Di belahan dunia manapun, wanita akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk tampil cantik sempurna. Seperti itu juga yang berlaku bagi Wanita suku pedalaman di Afrika. Ada ritual kecantikan mentato gusi menjadi hitam yang sampai kini masih bisa ditemukan di sana. Dengan menggunakan bahan Shea Butter dicampur dengan minyak panas, kemudian gusi akan ditato dengan menggunakan sebuah jarum. Memang cukup menyakitkan, terlebih gusi merupakan bagian paling sensitif pada mulut. Namun untuk sebuah arti kecantikan, penderitaan ini tidaklah seberapa bagi wanita Afrika.

Baca Juga: Unik, Inilah Tradisi Masyarakat Jawa yang Mendunia!

 

3. Sayat Perut

Source: www.surabaya.tribunnews.com
Etnis Tiv di Afrika memiliki ritual menyayat perut bagi kaum wanitanya untuk menandakan kedewasaan dan meningkatkan kesuburan.

Gadis dalam etnis Tiv yang tinggal di Nigeria diharuskan melalui ritual yang menyakitkan saat menuju kedewasaan. Pada saat mendapatkan haid, gadis suku Tiv diwajibkan menjalankan ritual penyayatan perut yang sangat menyakitkan agar bisa disebut wanita sejati. Ritual ini dilakukan untuk menandakan kedewasaan dan dipercaya dapat meningkatkan kesuburan gadis tersebut.

 

4. Minuman Selamat Datang dari Darah Sapi

Source: www.uvayu.com
Orang asing yang datang ke sebuah suku pedalaman diharuskan meminum darah sapi sebagai tanda kekeluargaan.

Saat berkunjung ke suku pedalaman Afrika, kita akan diperlakukan sama seperti warga yang ada di sekitar situ. Tetua adat akan menyuruh anak buahnya membawakan seekor sapi, kemudian ia akan menusuk sapi malang itu sampai mengeluarkan darah. Nantinya, darah segar itu diberikan kepada kita agar diminum sampai habis sebagai tanda kekeluargaan antara orang asing dengan suku mereka.

Baca Juga: 7 Tujuan Wisata Paling Nyeleneh dari Seluruh Dunia, Bikin Penasaran Pengen Ke Sana!

 

5. Moran, Ritual Kedewasaan Bertarung dengan Singa

Source: www.hindustantimes.com
Suku Maasai di Kenya, Afrika memiliki ritual Moran, yaitu bertarung dengan singa buas dengan bermodalkan bambu.

Untuk menyambut kedewasaan pria di Suku Maasai, Kenya. Berlaku adat istiadat yang sudah dijalani sejak jaman neneng moyang mereka. Yakni Ritual Moran ,bertarung dengan singa buas hanya bermodalkan sebilah bambu saja. Meski saat dilepaskan ke dalam hutan tidak sendirian, biasanya berkelompok 5 sampai 7 orang.

Namun untuk mengalahkan singa hanya dengan bermodal bambu tentu sangat sulit dan berbahaya. Terlebih Singa merupakan hewan predator yang hidup berkelompok dan tidak sendirian. Akan ada perlawanan sengit dari kelompok raja hutan ini. Tak jarang, para remaja ini gagal membunuh singa, justru salah satu dari mereka tewas mengenaskan akibat terkaman singa buas tersebut.

Baca Juga: 4 Wisata Ekstrim Ini Ada Indonesia, Berani Coba?