Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Point Penting Agar Bisa Bersahabat dengan Masa Lalu

Septia Anggraeni Apr 11, 2019 11:00 AM
Bersahabat dengan masa lalu dan menjadi pribadi yang menyenangkan

Hai masa lalu !

Begitu katanya muda mudi masa kini.  Selain karakter sifat dan sikap, setiap insan memiliki masa lalu. Entah masa lalu yang indah ataupun kelam. Masa lalu saat sekolah, bermain dengan teman kecil, suatu prestasi yang membanggakan sampai urusan patah hati yang meresahkan.

Zaman sekarang banyak kawula muda yang tebar pesona dengan berbagai cara, dan salah satunya adalah mengumbar masa lalunya sendiri untuk mendapatkan berbagai empati dari lawan jenis. Namun, ada pula yang tetap tegar dan komitmen untuk menyimpan masa lalunya sendiri, agar tetap bisa bersahabat baik dengan masa lalu. Berikut point penting agar bisa bersahabat dengan masa lalu yang kelam.


1. Melupakan Hal Buruk Tentang Dirinya


melupakan masa laluSource:www.hipwee.com
Melupakan hal buruk dari orang yang pernah singah di hidup kita akan membuat kita lebih ikhlas.


Pertama kita harus bisa menghapus segala keburukan tentang dirinya, sulit memang. Tapi jika kita ikhlas dan selalu mensyukuri kejadian apapun yang terjadi dalam diri ini. Melupakan tidak lagi sulit, tidak perlu memaksa untuk melupakan, tidak perlu juga mengingat-ingat lagi. kita cukup jalani hidup dengan ikhlas maka secara tidak sadar kita sudah tidak lagi memikirkan hal buruk tentangnya.

Baca Juga: 5 Cara Paling Populer Membaca Kepribadian Seseorang, Mana yang Paling Akurat?


2. Selalu Berfikir Positif Jika Sedang Bersama Dirinya


berfikir positifSource: www.timesindonesia.co.id
Ketika kita sudah ikhlas, kita akan sedikit lebih mudah untuk tetap be positive.

Kedua, kita harus latih hati dan pikiran saat sedang bersamanya. Memang sih dia yang dulu membentuk masa lalu kelam kita dan meresahkan hidup. Namun, jika sudah berhasil mengikhlaskan segala kejadian yang telah usai, kita akan sedikit lebih mudah untuk tetap be positive pada si dia. Dengan tidak perlu memikirkan apapun dan menganggap semuanya tidak ada apa-apa, maka hidup akan lebih fresh untuk tetap bisa berteman baik dengan si dia.


3. Tidak Memulai Pembicaraan dengan Si Dia, Tapi Tetap Merespon Baik Jika Diajak Bicara


tidak bicara duluanSource: www.gentlemancode.id
Hal yang paling penting agar tetap baik-baik aja pada si dia, kita diwajibkan untuk kalem sejenak.

Hal yang paling penting agar tetap baik-baik aja pada si dia, kita diwajibkan untuk kalem sejenak kalo lagi ada si dia. Bukan jaim ya (jaga image) bukan. Melainkan tidak memulai pembicaraan dengan si dia, tetapi tetap merespon baik jiika dia mengajak bicara. Mengurangi pembicaraan intens tapi tetap menjaga silaturahmi. Mungkin akan terlihat aneh untuk beberapa orang, namun cara ini ampuh dan sudah banyak yang melakukannya supaya kita tetap baik-baik aja sama si dia yang sebenarnya tidak baik pada kala itu.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Kenapa Ada Orang yang Suka Gonta-Ganti Pacar


4. Menjadi Lebih Baik dan Pribadi yang Menyenangkan


orang menyenangkanSource: blog.jakmall.com
Sudah saatnya memeperbaiki diri menjadi lebih baik dan menyenangkan untuk berdamai dengan masa lalu.

Setelah berhasil melakukan tiga point penting sebelumnya, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah memeperbaiki diri menjadi lebih baik dan menyenangkan. Disukai banyak orang dan punya teman banyak, membuat kamu lupa kalau ada si dia yang pernah membentuk kenangan buruk dalam hidupmu. Karena kamu sudah tak lagi memikirkan dia si kenangan buruk itu, secara sadar kamu akan menerima pertemanan baik lagi dengan dia seperti seolah-olah tidak ada apa-apa sebelumnya. 


5. Tetap Berbuat Baik dan Tidak Membalas Kejahatan dengan Kejahatan


orang  baikSource: www.gerry.id
Tetap berbuat baik dan selalu memaafkan semua orang-orang yang mengecewakan kamu akan membuatmu lebih tenang.


Baca Juga: Cara Ini Akan Meninggalkan Kesan Baik Dengan Lawan Bicara Kamu

Tetap berbuat baik dan selalu memaafkan semua orang-orang yang mengecewakan kamu dan orang-orang yang telah berbuat jahat pada dirimu. Karena kebencian dalam diri sama dengan menanam duri di dalam hati, dan penyeselan terdalam akan dirasakan oleh orang-orang yang sudah jahat pada dirimu, sebab mereka tau kamu kuat dan tidak akan jatuh walau banyak yang mematahkan semangat kehidupan.