Saat Kamu mandi, bagian-bagian tubuh tertentu seperti ketiak dan pangkal paha mungkin gak luput untuk disabuni dan digosok. Kamu mungkin beberapa kali melewatkan kaki saat sedang buru-buru, walaupun kaki kamu punya potensi bau yang sama dengan daerah-daerah tersebut. Tapi kaki Kamu berada di bagian paling bawah tubuh Kamu dan secara teknis bisa basah dengan sendirinya dan bahkan juga mendapat “aliran” sabun dari atas. Jadi mungkin kamu meras itu udah cukup. Sebenernya, menurut pakar, pendapat tersebut gak bener lho.

Jadi kenapa kamu harus mencuci kaki?


1. Untuk Mengurangi Bau dan Membantu Pengelupasan Kulit Mati


Mencuci kaki kamu secara menyeluruh (bagian atas, samping, dan bawah) dan teratur dengan sabun dan air adalah cara mudah untuk mencegah kakimu jadi bau

Source: www.footfiles.com

Mencuci kaki teratur dengan sabun dan air adalah cara mudah untuk mencegah kakimu jadi bau. 


Mencuci kaki kamu secara menyeluruh (bagian atas, samping, dan bawah) dan teratur dengan sabun dan air adalah cara mudah untuk mencegah kakimu jadi bau. Kaki Kamu ditutupi oleh bakteri, seperti halnya kulit di bagian tubuh Kamu yang lain. Bakteri tersebut bisa menyebabkan bau kaki dan bau badan pada umumnya. Bakteri suka makan produk limbah yang keluar dari kelenjar keringat Kamu, dan mereka menghasilkan bau saat menumpuk.

Menggosok atau menyikat (gak cuma menyiram dengan air) membantu mengelupas kulit mati di kaki Kamu. Melewatkan langkah ini bisa membuat Kamu lebih rentan terhadap kapalan, area kulit yang mengeras yang menumpuk berkat gesekan berulang.

Baca Juga: Punya Masalah Bau Kaki yang Menganggu? Ini 5 Cara Jitu Menghilangkannya!


2. Untuk Menghindari Infeksi


Untuk menghindari infeksi

Source: evotechdev.com

Jangan lupa bahwa kaki Kamu juga rentan terhadap infeksi.


Jangan lupa bahwa kaki Kamu juga rentan terhadap infeksi. Terutama kalo patogen dibiarkan membusuk di kulit kaki Kamu dan bahkan lebih besar kemungkinannya kalo Kamu sering berjalan tanpa menggunakan alas kaki di tempat umum seperti di kolam renang umum atau ruang ganti umum.

Kamu bisa mengalami berbagai jenis infeksi kalo gak mencuci kaki, diantaranya beberapa di bawah ini:


a. Infeksi Staph

Staphylococcus

Source: pinterest.com

Infeksi ini terjadi karena bakteri Staphylococcus.


Infeksi ini terjadi karena bakteri Staphylococcus, yang ada secara alami pada kulit Kamu, menurut Mayo Clinic. Tapi kalo bakteri ini masuk ke kulit Kamu melalui portal seperti luka (bahkan luka kecil yang gak Kamu perhatikan), itu bisa menyebabkan infeksi ringan hingga lebih serius. Menurut Mayo Clinic, bahkan infeksi staph kecil bisa menyebabkan bisul (kantung nanah yang muncul pada folikel rambut atau kelenjar minyak) atau ruam yang bisa berubah jadi lepuh atau pembengkakan merah dan nyeri yang menyakitkan.


b. Athlete's foot

Athlete's foot

Source: fineartamerica.com

Athlete's foot (atau tinea pedis) adalah infeksi jamur umum yang cenderung diderita orang saat mereka berjalan tanpa alas kaki.


Athlete's foot (atau tinea pedis) adalah infeksi jamur umum yang cenderung diderita orang saat mereka berjalan tanpa alas kaki di tempat-tempat umum yang lembab, menurut American Academy of Dermatology. Ini karena lingkungan lembab memungkinkan jamur untuk berkembang.

Baca Juga: Sering Duduk Menyilangkan Kaki? Waspada Tekanan Darah Naik!

Athlete's foot bisa menyebabkan banyak gejala yang gak menyenangkan seperti gatal, ruam bersisik, kulit terkelupas, dan retak pada telapak kaki dan di antara jari-jari kaki Kamu, menurut Mayo Clinic. Infeksi ini bahkan bisa menyebar ke tangan, kuku, dan selangkangan Kamu melalui tangan atau handuk.


c. Kutil Plantar

Kutil Plantar

Source: genassistabcs.com

Virus ini cenderung berkembang di daerah yang hangat dan lembab..


Pertumbuhan ini terjadi saat human papillomavirus (HPV) memasuki tubuh Kamu melalui lubang di kulit di bagian bawah kaki Kamu, kata Mayo Clinic. Virus ini cenderung berkembang di daerah yang hangat dan lembab.

Kutil Plantar adalah potongan-potongan kecil dari kulit kapalan yang biasanya tumbuh pada bagian kaki yang menahan tekanan seperti tumit. Pertumbuhan ini kadang-kadang dibarengi dengan bintik-bintik hitam, menunjukkan pembuluh darah yang membeku. Dan alih-alih menonjol, bagian tersebut justru tumbuh ke dalam

Baca Juga: Cegah Sedari Dini, 5 Penyebab Tumit Pecah-pecah yang Perlu Diketahui!


Gimana Cara Cuci Kaki yang Benar?


Gak ada aturan seberapa sering Kamu harus mencuci kaki

Source: www.mutasyon.net

Jangan lupa untuk membersihkan bagian kaki ketika mandi.


Itu benar-benar tergantung pada gaya hidup dan kebiasaan Kamu. Kalo Kamu mandi sekali sehari dan gak pernah punya masalah kaki, cukup gosok kaki kamu dengan sabun saat mandi atau setelah beraktifitas tanpa alas kaki di luar rumah. Tapi kalo Kamu sering berolahraga sehingga kaki Kamu terus-menerus berkeringat, kamu mungkin harus lebih sering mencuci kaki kamu untuk menghindari infeksi.