Apa kamu tipe orang yang suka nonton film horor? Kalo iya, apa sih yang membuat kamu suka menonton film horor? Secara gak sadar, film horor yang kamu tonton memberi pengaruh pada kesehatan dan psikologi kamu loh, Guys!

Banyak orang menonton film karena ingin mendapatkan hiburan dan ketegangan ketika mengikuti alur cerita filmnya. Namun ternyata gak cuma hiburan aja yang bisa kamu dapat ketika nonton film, terutama film horor. Film horor ternyata memiliki dampak bagi kesehatan dan psikologi bagi penontonnya. Apa aja pengaruhnya? Coba baca ulasan dari Dagelan.co di bawah ini dan buktikan benar atau tidaknya

 

1. Pengaruh Buruk pada Kesehatan

Source: www.horrorfreaknews.com
Adegan intense yang ada pada film horor bisa menyebabkan serangan jantung bagi penontonnya.

Nonton film horor adalah sebuah kenikmatan yang gak bisa digambarkan dengan kata-kata. Bahkan, walaupun banyak yang ketakutan, penikmat film horor akan tetap menyelesaikan filmnya. Saat film horror yang kita tonton sedang dalam adegan yang intense, denyut jantung dan tekanan darah kamu akan naik. Keadaan ini bisa menyebabkan serangan jantung, khususnya bagi kamu yang punya riwayat penyakit jantung.

Bahkan, walaupun kamu dalam keadaan fit dan sehat, menonton film horor masih bisa memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan. Sebab, saat kamu ketakutan, maka tingkat adrenalin dan hormone kortison akan meningkat. Kalo itu terjadi, ingatan-ingatan traumatis di masa lalu bisa dengan mudah muncul kembali. Perubahan keselarasan otak inilah yang menyebabkan kamu akan mengingat masa saat kamu dalam kondisi serupa, walaupun sebenarnya kamu gak tahu atau gak merasa punya pengalaman seperti itu di masa lalu.

Pendek kata, kalo kamu punya kenangan-kenangan di masa lalu yang membuat kamu ketakutan, dengan menonton film horor bisa mengingatkan kamu akan kejadian itu.

 

2. Menjadikan Seseorang Lebih Agresif

Source: www.screenrant.com
Adegan kekerasan pada film horor membuat orang yang menonton cenderung menjadi lebih agresif.

Kebanyakan film horor saat ini bukan melulu soal hantu yang menyeramkan, tapi juga kumpulan adegan kekerasan yang ekstrim. Adegan-adegan kekerasan itulah yang bisa membuat seseorang lebih agresif, apalagi bagi mereka yang udah punya riwayat susah mengatur emosinya. Walaupun fakta ini masih banyak diperdebatkan, tapi ada sebuah penelitian terbaru yang membuktikan bahwa menonton film dengan adegan kekerasan bisa membuat seseorang menjadi seorang pembully di kehidupan nyata.

Baca Juga: Nostalgia: Bikin Ngeri! Niels Hoegel, Perawat Pembunuh 200 Pasien demi Kepuasan Pribadi

 

3. Pengaruh pada Hormon

Source: www.screenrant.com
Anak-anak yang menonton fil horor sangat rentan terkena serangan panik

Menonton film horor bisa meningkatkan produksi dopamine, hormon yang punya peran penting pada otak dan tubuh secara keseluruhan. Hal itu bisa membuat seseorang pingsan atau mudah panik. Mereka yang biasanya dengan mudah terserang rasa panik setelah menonton film horor adalah anak-anak di bawah umur. Terlebih lagi kalo mereka udah terlalu sering menonton film dengan genre ini. Reaksi fisik akan adegan dan gambar seram membuat tanganmu berkeringat, otot tegang, temperature kulit menurun, dan juga meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

 

4. Mengurangi Tingkat Kejahatan

Source: www.screenrant.com
Berdasarkan penelitian, film horor dapat menurunkan angka kriminalitas.

Walaupun beberapa penelitian mengungkapkan bahwa menonton film horor bisa memberikan pengaruh buruk, tapi gak sedikit juga yang mengambil kesimpulan berbeda. Dua orang ekonom dari Amerika bernama Gordon Dahl dan Stefano DellaVigna belum lama ini menyebutkan bahwa film horor bisa membantu menurunkan menurunkan tingkat kriminalitas.

Dalam sepuluh tahun terakhir, dua ahli ini melakukan penelitian tentang jumlah kriminalitas dan hubungannya dengan film horor. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa setiap sejuta orang menonton film horor dan kekerasan, laporan kekerasan di seluruh Amerika menurun sampai 1,2% di hari yang sama.

Baca Juga: 7 Bagian Tubuh Hewan yang Sering Dijadikan Jimat