Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Pakkirappa Hunagundi, Pria India Yang Kecanduan Makan Batu dan Lumpur.

Fany Triany May 30, 2019 8:33 AM
Gangguan makan yang tak Lazim "Pica", seperti pria asal India ini.

Seorang pria asal India, Pakkirappa Hunagundi, menderita gangguan makan yang tak lazim. Pasalnya, Pakkirappa senang memakan batu bata, kerikil, dan lumpur.

Pria berusia 30 tahun ini memakan batu bata sejak usianya sepuluh tahun. Pakkirappa memakan satu batu bata sehari serta tiga kilo lumpur dan kerikil setiap makan. Pakkirappa menderita kondisi gangguan makan yang disebut Pica.

Pica biasa terjadi pada anak-anak, ibu hamil dan orang dewasa. Penderita Pica biasanya mengonsumsi makanan yang tidak masuk akal. Pica sering terjadi pada anak-anak dan juga orang dewasa.

Sebanyak 10 hingga 32 persen anak-anak usia 1-6 tahun punya kebiasaan makan yang aneh ini. Tak hanya anak-anak, Pica juga bisa terjadi pada ibu hamil, terutama yang mengalami gangguan psikologis. Pica juga terjadi pada orang dewasa yang sedang diet, ketagihan tekstur tertentu pada mulutnya atau yang punya masalah sosial atau ekonomi.

Penyebabnya hingga kini masih belum diketahui dengan jelas. Tapi beberapa peneliti menduga kurangnya zat besi dan anemia memicu pola makan tersebut. Penderita Pica biasanya sering makan tanah, pasir, daun, batu, kapur, puntung rokok, lampu, pensil, besi, es, cat, tanah liat, bulu binatang, lumpur bahkan kotoran binatang.


pria india pemakan lumpur dan batu bataSource: YouTube

Pria India pemakan batu bata.

Seperti diberitakan Liputan6.com dari Dailymail, Pakkirappa sudah mulai makan bahan bangunan ini sejak usianya 10 tahun. Kala itu, ia sering mengeluh sakit perut. Dan ketika melewati jalan-jalan di Karnataka, India, dia mulai mencoba makan dinding. Ternyata, dalam dunia medis, kebiasaan ini merupakan kelainan yang disebut ‘Pica’ di mana seseorang akan terus-menerus dan ketagihan memakan barang-barang non-makanan yang tidak nilai gizi.


Tidak ada efek samping!!


pria india makan lumpur dan batu bata tanpa efek sampingSource : 美麗日報Life

Penderita gangguan Pica.

Setelah bertahun-tahun memakan bahan bangunan, ia mengaku  tak merasakan adanya efek yang berpengaruh untuk kesehatannya. Bahkan giginya seolah terlihat baik-baik saja dan masih utuh meski setiap harinya dipakai untuk mengunyah benda keras seperti batu dan kerikil. Terlebih, dirinya mengaku bahwa memakan bahan tersebut sudah menjadi bagian hidupnya yang tak bisa ia tinggalkan.