Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Pacaran Sama Mantan Teman Sendiri, Kenapa Nggak? Ini Alasan Logisnya!

Nessa Dec 14, 2018 8:00 AM
Jadi lo mulai suka sama temen lo sendiri?

Siapa sih yang gak tahu istilah "teman makan teman" ? Istilah ini kayaknya sering banget kita dengar kalau kita nemuin kasus seorang teman bisa pacarana dengan mantan temannya sendiri. Jangan-jangan kalian salah satu orang yang pernah ngalamin hal ini?

Apakah ketika seorang teman berpacaran dengan mantan temannya sendiri itu adalah hal yang salah? Kenapa sebagai teman, gak mengalami rasa sungkan? Pasti pertanyaan ini sering ada di kapala kalian ketika nemuin kasus macam ini. Daripada kalian semakin bertanya-tanya, Dagelan.co bakal menjabarkan alasan alasan logis kasus macam ini bisa terjadi, yuk simak!

 

1. “Untuk Apa Menipu Perasaan Diri Sendiri?”

Source: www.iDisciple.com
Lebih baik bersikap terbuka, karena mencintai adalah perihal kejujuran.

Mencintai seseorang adalah perihal kejujuran perasaan kepada diri sendiri, yang dicintai, dan orang lain. Dengan mengelak dan menyembunyikan rasa cinta pada mantan teman, maka seseorang telah bersikap gak jujur pada perasaannya sendiri. Jika dipikir-pikir, keadaan ini memang sulit sih. Tapi lebih baik terbuka sejak dini daripada menyembunyikan hubungan yang bisa kepergok suatu hari. Niscaya, hasilnya lebih sakit kalau main sembunyi-sembunyi!

 

2. Datangnya Cinta Gak Pernah Salah, Aalagi Kalau Sama-sama Suka

Source: www.NewLoveTimes.com
Manusia gak akan pernah bisa mengontrol kepada siapa cintanya akan berlabuh.

Ada kalanya manusia gak pernah bisa mengontrol kepada siapa dirinya jatuh cinta. Dari hal-hal kecil yang gak disengaja sampai terbiasa bertemu, bisa jadi itu adalah awal mula perasaan cinta bisa tumbuh. Apakah cinta itu sengaja direkayasa dari awal? Bagaimana jika masing-masing sama-sama suka dan berujung pada hal yang positif? Lantas, orang lain bisa berbuat dan berkomentar apa kalau memang hubungan yang sekarang lebih baik?

Baca Juga: Kenali 6 Tanda Cewek Lo Mau Minta Putus, Peka Dari Sekarang, Boys!

 

3. Antara Teman dan Mantannya Uudah Gak Ada Hubungan. Jadi, Sah-sah Aja Menjalin Asmara

Source: www.pressdemocrat.com
Seharusnya sah-sah saja menjalin hubungan dengan mantan teman, asalkan mereka memang sudah putus.

Yang namanya "mantan" udah pasti gak punya hubungan apa pun, selain teman biasa. Seharusnya sih udah gak perlu lagi ada rasa bersalah karena dianggap merebut pacar orang. Toh, mantannya teman juga berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sama seperti teman yang juga berhak mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia setelah putus.

 

4. Mencintai dan Dicintai Adalah Hak Setiap Orang

Source: www.rwandapaparazzi.rw
Mencintai dan dicintai adalah hak setiap orang untuk.

Setiap orang berhak menentukan siapa yang dicintainya, begitupun menerima siapa yang mencintainya. Dalam hal mencintai dan dicintai, keterbukaan adalah hal yang paling penting dari masing-masing pasangan. Keterbukaan ini dilalui dengan terjalinnya suatu hubungan yang disaksikan orang. Dari situ, sepasang cowok dan cewek bisa dikatakan pasangan kekasih yang utuh.

Selama jujur dan bisa mendengar hati nurani, gak ada yang perlu dianggap bersalah. Tidak perlu juga merasa was-was. Tidak ada aturan atau hukum yang melarang pacaran dengan mantannya teman. Hal ini boleh dilakukan selagi belum ada aturan atau hukum yang melarang. Jadi, sah-sah saja memadu kasih dengan mantannya teman.

Baca Juga: Lo Merasa Benar dengan 5 Pemikiran Ini, Girls? Siap-siap Jomblo!

 

5. Jodoh Siapa yang Tahu?

Source: www.7-Themes.com
Jodoh siapa yang tahu? Kita gak akan pernah bisa menebaknya.

Jodoh adalah salah satu rahasia terbesar dalam hidup ini, memangnya kalian yakin jika mantannya teman adalah sosok yang baik dan tepat di masa depan. Jodoh siapa yang tahu? Tentunya keputusan menjadikan mantannya teman sebagai pacar, gak dibuat secara mendadak dan impulsif. Pasti ada pertimbangan matang soal kenapa seseorang mau menerima. Apalagi jika sudah terbiasa mengenal sosoknya sejak masih pacaran dengan teman, tentu ada beberapa karakter yang diketahui, disukai, dan saling cocok. Yang terpenting, kalian bukanlah penyebab teman dan pacarnya putus, atau kalian gak ngerebut pacar teman, tapi kalian berhubungan setelah teman putus dengan pacarnya.

Situasi putusnya teman dengan mantannya, bisa menjadi penentu juga lho! Jika putusnya teman dengan si mantan itu baik-baik, tentu saja restu akan mengalir. Begitupun restu dari lingkungan masyarakat, gak bakal ada anggapan buruk seperti perebut pasangan orang. Terlebih jika teman memberi restu, kenapa tidak segera meresmikan hubungan? Toh, itu artinya teman kalian tahu jika mantannya adalah sosok terbaik.

Baca Juga: Baru Putus Cinta? Tinggalkan 7 Hal Ini Agar Kalian Lebih Dewasa!

Itu dia alasan logis kenapa seseorang bisa pacaran sama mantan teman sendiri. Kalau kalian sendiri, gimana? Apakah pernah mengalaminya?