Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Ngeri, Inilah Organ Tubuh Orang Penting yang Diawetkan di Museum

Nurus Sobah Apr 11, 2019 7:00 AM
Keren atau serem? Inilah organ tubuh orang penting yang diawetkan di museum.

Museum adalah tempat dimana kita bisa belajar tentang sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan. Beberapa museum memamerkan anggota tubuh orang-orang penting yang diawetkan. Tujuan pengawetannya bermacam-macam, mulai dari keperluan autopsy sampai untuk keperluan penelitian.

Apa reaksi kamu kalo menemukan museum yang menampilkan organ tubuh manusia? Bukan orang sembarangan, yang dipamerkan adalah organ tubuh orang terkenal dan penting dalam sejarah. Inilah organ tubuh manusia dari orang terkenal dunia yang dipamerkan dalam museum.


1. Kepala Jeremy Bentham


Ia menginginkan tubuhnya diawetkan dengan tujuan agar bisa mengunjungi pesta yang diadakan oleh temannya

Source: londonist.com

Bentham adalah seorang filsuf Inggris yang sangat eksentrik. Masa hidupnya antara tahun 1748 sampai 1832. 


Ada banyak filsuf dunia yang terkenal, salah satunya adalah Jeremy Bentham. Bentham adalah seorang filsuf Inggris yang sangat eksentrik. Masa hidupnya antara tahun 1748 sampai 1832. Setelah meninggal, Bentham punya sebuah permintaan. Ia menginginkan tubuhnya diawetkan dengan tujuan agar bisa mengunjungi pesta yang diadakan oleh temannya.

Sesuai dengan keinginannya, tubuh Bentham diawetkan di museum. Tapi yang diawetkan cuma bagian kepalanya. Kepalanya bisa dilihat di museum yang ada di University College London. Pengawetan kepala Bentham dilakukan dengan menggunakan metode pengawetan yang dilakukan oleh Suku Maori dari New Zealand.


2. Kepala Antonio Scarpa


Oleh Carlo Beolchin, bagian tubuh Scarpa seperti jempol, telunjuk, dan saluran kemihnya diambil dan disimpan

Source: himetop.wdfiles.com

Sifatnya yang sombong dan gemar menyebarkan rumor membuat dirinya dibenci banyak orang.


Selama hidupnya, Antonio Scarpa lebih punya banyak musuh ketimbang teman. Sifatnya yang sombong dan gemar menyebarkan rumor membuat dirinya dibenci banyak orang. Dia juga melakukan nepotisme dimana ia cuma menawarkan lowongan pekerjaan di universitas temannya dan mahasiswa kesayannganya aja.

Oleh Carlo Beolchin, bagian tubuh Scarpa seperti jempol, telunjuk, dan saluran kemihnya diambil dan disimpan. Beberapa bagian tubuh Scarpa ada yang ia simpan, ada pula yang ia berikan pada rival Scarpa. Khusus untuk kepala Scarpa, organ tubuh tersebut disimpan di sebuah museum di Italia, Museum of The Story of The University of Pavia.

Baca Juga: Baru Dibuka, Apa Aja Sih Istimewanya Museum Nasional Qatar?


3. Otak Charles Babbage


Pembagian dan peletakkan otak ini merupakan permintaan terakhir dari Babbage sebelum ia meninggal

Source: www.frontiernerds.com

Charles Babbage adalah orang yang berjasa besar dalam dunia komputer dengan menciptakan komputer modern.


Kalo bukan karena Charles Babbage, mungkin wujud komputer gak sama dengan komputer yang kalian gunakan sekarang ini. Charles Babbage adalah orang yang berjasa besar dalam dunia komputer dengan menciptakan komputer modern. Gak cuma jago dalam hal komputer, Charles Babbege juga ahli dalam matematika.

Pria yang mendapat julukan sebagai Bapak Komputer ini, separuh otaknya disimpan di Science Museum di London, dan yang satunya lagi disimpan di Hunterian Museum yang berada dalam Royal College of Surgeons, London. Pembagian dan peletakkan otak ini merupakan permintaan terakhir dari Babbage sebelum ia meninggal. Tujuan penyimpanan otak ini gak lain gak bukan adalah untuk kepentingan ilmiah.


4. Tengkorak Chief Mkwawa


Sekarang, kepala Chief Mkwawa dipajang di Mkwawa Memorial Museum di Kalenga, Tanzania

Source: doinghistoryinpublic.com

Kepala Chief Mkwawa dipajang di Mkwawa Memorial Museum di Kalenga, Tanzania.


Saat Jerman berusaha untuk mengkolonisasi wilayah Tanzania, pasukan Jerman mendapatkan perlawanan sengit dari Suku Hehe. Suku Hehe yang dipimpin oleh Chief, sebutan untuk kepala Suku Hehe, Chie Mkwavinyika Munyigumba Mwamuyinga, gak mau wilayahnya dikuasai oleh Jerman dan pasukannya.

Melakukan perlawanan sengit, Suku Hehe berhasil dikalahkan tapi Chief Mkwavinyika Munyigumba Mwamuyinga atau Chief Mkwawa, gagal ditangkap. Di tahun 1898, Chief Mkwawa, menembak kepalanya sendiri saat dikerumuni oleh pasukan Jerman. Pasukan Jerman kemudian mengambil tengkoraknya dan mengirimnya ke Berlin. Sekarang, kepala Chief Mkwawa dipajang di Mkwawa Memorial Museum di Kalenga, Tanzania.

Baca Juga: Penemuan Arkeologi Penting yang Mengungkap Tabir Sejarah


5. Otak dan Alat Kelamin Sarah Baartman


Bagian otak, tengkorak, dan alat vitalnya diambil dan dipamerkan di Paris Museum of Man sampai tahun 1974

Source: buzzsouthafrica.com

Sarah Baartaman adalah seorang perempuan asal Afrika Selatan yang lahir pada 1789.


Sarah Baartaman adalah seorang perempuan asal Afrika Selatan yang lahir pada 1789. Alasan kenapa dia bisa terkenal adalah karena dirinya mengidap gangguan kesehatan yang dinamakan steatopygia. Steatopygia adalah kondisi dimana seseorang punya tumpukan lemak berlebih di bagian pantat. Sarah Baartman punya lemak berlebih di bagian bokong yang membuat bokongnya terlihat lebih besar dari normal.

Setelah meninggal, seorang naturalis Georges Cuvier membedah tubuh Sarah Baartman. Bagian otak, tengkorak, dan alat vitalnya diambil dan dipamerkan di Paris Museum of Man sampai tahun 1974. Atas permintaan presiden Nelson Mandela, organ tubuh Baartman dipulangkan ke Afrika Selatan pada Maret 2002. Di tanah kelahirannya, Baartman dimakamkan layaknya orang normal.


6. Otak Albert Einstein


Otak milik Einstein ini sendiri tak berdiam di satu tempat, melainkan terus berpindah-pindah kepemilikan sampai akhirnya berakhir di tangan Rorke Adams

Source: www.nature.com

Otak sang ilmuwan ini disimpan di National Museum of Health and Medicine yang berlokasi di Maryland.


Albert Einstein meninggal pada 18 April 1955. Sebelum meninggal, Einstein meminta untuk mayatnya dikremasi untuk mencegah tubuhnya dimanfaatkan untuk hal yang gak-gak. Tapi, Seorang patologis bernama Thomas Harvey malah mencuri otak dan bola mata dari sang ilmuwan. Tindakan ini diketahui oleh keluarga Einstein dan memperbolehkan Harvey untuk menyimpan otaknya dan itupun untuk tujuan penelitian.

Baca Juga: Sama Sekali Gak Imut, Kucing-Kucing Mistis yang Ada Dalam Cerita Mitologi

Otak milik Einstein ini sendiri tak berdiam di satu tempat, melainkan terus berpindah-pindah kepemilikan sampai akhirnya berakhir di tangan Rorke Adams. Adams kemudian memutuskan untuk mendonasikan otak sang ilmuwan ini di National Museum of Health and Medicine yang berlokasi di Maryland.