Kamu mungkin udah pernah mendengar bahwa kopi bisa menyebabkan dehidrasi. Hal ini udah dipercayai dari dulu. 

Tapi, karena kepopulerannya, banyak ilmuwan yang mencoba memecahkan kepercayaan ini. Jadi, apa minum kopi bener-bener bisa bikin dehidrasi? Ini dia faktanya

Kopi bisa membuat Kamu buang air kecil lebih sering

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek diuretik ini paling kuat terjadi pada orang yang gak rutin minum kafein, lalu tiba-tiba mengkonsumsinya dalam jumlah banyakBeberapa penelitian menunjukkan bahwa efek diuretik ini paling kuat terjadi pada orang yang gak rutin minum kafein, lalu tiba-tiba mengkonsumsinya dalam jumlah banyak. (Source: parents.com)

Kalo kamu pecinta kopi, kamu pasti sadar betapa bergunanya kopi kalo diminum saat sarapan, pulang kerja, atau saat lembur. Kopi udah jadi stimulant bagi sebagian besar orang. Tapi kafein dalam kopi bisa bertindak sebagai diuretik, menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional AS.

Kafein secara fisik mempengaruhi ginjal melalui mekanisme seperti menurunkan reabsorpsi natrium, artinya ada lebih banyak garam yang dikeluarkan tubuh Kamu melalui urin. Saat itu terjadi, natrium menarik air dari darah Kamu saat keluar dari tubuh Kamu. Teori lain menyatakan bahwa kafein bertindak sebagai diuretik dengan bekerja pada reseptor untuk neurotransmiter adenosin dengan cara yang mengubah keseimbangan natrium dan cairan tubuh Kamu.

Baca juga: Kota Paling Cakep yang Bisa Kamu Kunjungi di Italia

Kalo itu terjadi, kamu akan lebih sering buang air kecil dari biasanya. Tapi efek ini bisa bervariasi, tergantung kondisi tubun peminumnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek diuretik ini paling kuat terjadi pada orang yang gak rutin minum kafein, lalu tiba-tiba mengkonsumsinya dalam jumlah banyak.

Walaupun buang air lebih sering, kopi gak bikin kamu dehidrasi

Karena kopi masih berupa cairan, kopi masih punya sifat menghidrasi yang bisa menyeimbangkan efek diuretiknya, yang seharusnya mencegah dehidrasiKarena kopi masih berupa cairan, kopi masih punya sifat menghidrasi yang bisa menyeimbangkan efek diuretiknya, yang seharusnya mencegah dehidrasi. (Source: www.hindustantimes.com)

Karena kopi masih berupa cairan, kopi masih punya sifat menghidrasi yang bisa menyeimbangkan efek diuretiknya, yang seharusnya mencegah dehidrasi, menurut Colleen Tewksbury, Ph.D., seorang peneliti peneliti senior di Perelman School of Medicine di Universitas Pennsylvania.

Baca juga: Walaupun Gak Terlalu Dikenal, Kota Skopje Punya Banyak Alasan Untuk Dikunjungi

Gejala dehidrasi juga bukan cuma haus ya. Haus adalah gejala dehidrasi ringan, sedangkan saat kamu kehilangan cairan tanpa menggantinya dan kamu mengalami dehidrasi, gejala yang biasanya menyertai adalah mulut kering, gak banyak buang air kecil, air seni berwarna kuning gelap, kulit kering dan dingin, sakit kepala, dan kram otot. Semakin parah dehidrasi yang kamu alami, semakin intenst gejalanya.

Walaupun gak bikin dehidrasi, minum terlalu banyak kopi gak baik buat kesehatan kamu

Terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa menyebabkan masalah seperti sakit kepala, sulit tidur, detak jantung yang cepat, gemetar, dan banyak lagi

Source: myrecipes.com

Terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa menyebabkan masalah seperti sakit kepala, sulit tidur, detak jantung yang cepat, gemetar, dan banyak lagi. Cobalah mengurangi konsumsi kopi harian kamu. Kalo Kamu merasa mengalami gejala konsumsi kafein terlalu banyak, seperti sakit kepala, tangan gemetar, dan detak jantung yang cepat, kamu harus berhenti minum kopi sementara waktu.

Baca juga: Tempat Keren di Budapest yang Tersembunyi dan Jarang Diketahui Wisatawan

Selain itu, kopi juga bisa meninggalkan noda kekuningan pada gigi kamu. Apalagi kalo kamu rutin mengkonsumsinya. Jadi, batasi konsumsi kopi kamu.