Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Menguap Kok Bisa Nular ya? Ini Penjelasannya!

Adrian Pratama Feb 1, 2019 5:45 AM
Ada beberapa teori loh guys tentang mengapa kita bisa menguap.

Ada beberapa teori loh Guys tentang mengapa kita bisa menguap. Mulai dari mendinginkan otak, meningkatkan kewaspadaan karena kita terjaga, dan sebuah teori evolusi yang mengatakan nguap adalah kode untuk temen di kelompok kamu yang ngasih tau kalo kamu itu udah lelah dan orang lain harus mengambil alih tugas kamu.

Nah kamu suka merhatiin gak sih, kalo kita nguap itu kadang bisa nular juga? Nanti itu bakal dibahas di artikel berikut, tapi sebelumnya Dagelan.co bakal ngejelasin apa alasanya kita bisa menguap? Cekidot, Guys!

 

1. Membantu Kita Terjaga

Source: www.MensXP.com
Menguap akan membuat otot terntu di telinga aktif, hal ini dapat memicu kewaspadaan.

Menguap itu datang seiring dengan datangnya rasa ngantuk di tubuh kita. Otot-otot tertentu di telinga (otot tensor tympani) diaktifkan selama menguap. Hal ini memicu pengaturan ulang rentang gerakan dan sensitivitas gendang telinga dan pendengaran, yang bakal meningkatkan kemampuan kita untuk memantau keadaan sekitar kita setelah kita mungkin kehilangan kesadaran sebelum menguap. Selain itu,menguap juga membuka bola mata dan membuat terjadinya pembilasan lensa mata yang akan meningkatkan kewaspadaan secara visual.

 

 2. Mendinginkan Otak

Source: instagram.com
Kenapa kita bisa seger setelah menguap? Karena otak kita dingin, Guys.

Kenapa menguap dibilang mendinginkan otak? Itu dikarenakan menguap menarik udara dingin ke dalam mulut, yang kemudian mendinginkan darah menuju otak.  tujuan menguap untuk mendinginkan otak sehingga dapat beroperasi lebih efisien dan membuat seseorang tetap terjaga loh, Guys.

Baca Juga: Unik, Ini Fakta Sejarah di Balik Kondom!

 

3. Teori Evolusi

Source: indoprogress.com
Hampir semua makhluk bertulang belakang itu menguap.

Hampir semua makhluk bertulang belakang itu menguap loh guys. Sebuah penelitian yang mengamati otak orang yang rentan tertular menguap menemukan aktivitas di daerah ventromedial prefrontal cortexotak.  Bagian otak ini adalah bagian yang dikaitkan dengan kegiatan pengambilan keputusan. Kerusakan pada daerah ini juga dikaitkan dengan hilangnya empati. Jika daerah tertentu di sekitar hypothalamus, yang tersusun atas neurons dengan oksitosin, diberi rangsangan, maka pada pada hewan pengerathal ini menyebabkan mereka menguap.

Baca Juga: Ketika Memimpikan Seseorang, Apakah Seseorang Itu Merindukan Kita? Ini Faktanya!

Sementara nih guys, Oksitosin adalah hormon yang dikaitkan dengan ikatan sosial dan kesehatan mental. Menyuntikkan oksitosin ke berbagai wilayah batang otak juga menyebabkan menguap loh ternyata.

 

4. Mengapa Menguap Menular?

Source: www.PsychologyToday.com
Adanya naluri empati pada manusia, berpengaruh kepada menularnya menguap.

Pastinya nih kamu yang lagi baca artikel ini seengganya kamu menguap deh sekali. Nah kenapa dengan membaca kata menguapa aja kita bisa menguap. Terus kalo liat orang nguap, kita kok bisa ikut menguap juga ya? Menurut teori yang paling kongkrit dan masuk akal nih guys, ternyata kenapa menguap itu menular, itu dikarenakan adanya naluri empati pada diri kita. Empati muncul ketika kita melihat sekitar kita dan itu mempengaruhi otak kita untuk melakukan sesuatu atau seengganya merasakan apa yang ada di sekitar kita rasakan juga.  

Nah ada beberapa fakta menarik loh guys! Ternyata untuk orang-orang dengan spektrum autisme mudah tertular menguap loh dan ternyata juga begitu pula dengan orang yang memiliki kecenderungan psikopat yang tinggi. So terjawab kan guys kenapa kita bisa ikutan nguap kalo temen kita nguap juga? HOAAAAAM!

Baca Juga: 7 Pengobatan Tradisional China yang Tampak Aneh Tapi Dikenal Ampuh