Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Mengenang Sosok Hayao Miyazaki, Sang Maestro Animasi dan Pendiri Studio Ghibli.

Fany Triany Mar 5, 2019 10:00 AM
kenal sama karakter Totoro??? ini adalah perjalanan hidup penciptanya, Hayao miyazaki.

"Baling-baling bambuuuu", dari kalimatnya saja udah tau dong itu mewakili apa dan siapa?. Yap, baling-baling bambu memang sudah jadi slogan khas dari film asal Jepang, Doraemon. Di ciptakan oleh dua orang komikus bernama Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko, Doraemon telah menjadi film kartun yang akan dicintai orang sepanjang masa. Negara Jepang memang tidak di ragukan lagi kemampuan dalam seni mengambar, yang diolah kedalam bentuk film-film animasi menarik. Namun ternyata Jepang bukan hanya punya Hiroshi dan Motoo dengan Doraemon nya saja, tapi ada sang maestro animasi lainnya, yaitu Hayao Miyazaki yang telah menciptakan karakter Totoro yang menggemaskan dan studio seni terpoluler di jepang yaitu Studio Ghibli.

Hayao Miyazaki merupakan salah seorang yang menjadi Jantung dan otak di balik populernya nama Studio Ghibli. Mencintai atau menyukai karyanya saja tentu tidak akan cukup, sama halnya dengan pepatah yang menyatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Dengan begitu :Dagelan.co ingin mengajak kamu untuk mengenal lebih dekat Hayao Miyazaki dan perjalanan hidupnya bersama animasi di jari trampilnya tersebut.

Baca Juga: Rindu Karya Studio Ghibli? Kenang dan Miliki Karya Sang Maestro Animasi ini melalui Art Book- nya.


1. Masa Kecil Hayao Miyazaki



masa kecil hayao miyazakiSource: kaskus.co.id

Wajah Hayao Miyazaki sewaktu kecil.


Terlahir sebagai anak ke-2 dari 4 bersaudara, Hayao Miyazaki lahir dari pemilik usaha onderdil pesawat tempur yang digunakan untuk perang dunia ke-II. Sejak kecil, Miyazaki menghabiskan waktu luang bersama ayahnya dengan menggambar pesawat terbang.

Kesuksesan dan nama besar yang di pegangnya saat ini, bukan berarti Hayao Miyazaki hidup sebagai bocah kecil yang pintar, bahagia tanpa kendala. Dari kecil Miyazaki sering berpindah dari sekolah satu ke sekolah lainnya, hingga suatu ketika ibunya jatuh sakit.

Nah kisah masa kecil Hayao Miyazaki bisa kamu resapi sendiri dalam filmnya yang berjudul My Neighbor Totoro. Jadi sebenarnya, pengalaman masa kecilnya itu adalah landasan utama yang menjadi cikal bakal kisah si Tonaro no Totoro sang Ruh hutan.

Baca Juga: 13 Film Animasi Yang Bikin Kamu Langsung Jadi Suram Dan Seram Seketika

Setelah lulus sekolah, Miyazaki mengisi hari-harinya dengan menulis komik besar seperti Tetsuji Fukushima, Soki Yamakama, dan Osamu Tezuka (creator Astro Boy). Singkat cerita, ia jatuh cinta pada anima berwarna pertama Hakujaden atau The Tale of The White Serpent, dari sanalah ia terjun langsung dalam dunia manga, kemudian bergabung dalam Children’s Literature Research Clb, hingga pada 1963 ia memulai pekerjaan pertamanya di TOEI Animation.


2. Didirikannya Studio Ghibli


didirikannya studio ghibliSource: kaskus.co.id

Hayao Miyazaki bersama kedua temannya, pendiri Studio Ghibli Jepang.


Setelah fokus dalam dunia animasi, manga dan film, Miyazaki membantu melahirkan film – film animasi terbaik pada masanya saat itu, hingga pada tahun 1985 bersama dua rekannya Isao Takahata dan Yasuyoshi Tokuma, ia mendirikan rumah produksi bernama Studio Ghibli.

Hasil produksi Studio Ghibli ditahun-tahun pertamanya antara lain, Laputa: Castle in the sky (1986), My Neighbor Totoro (Tonari no Totoro, 1988), Grave of the Fireflies (1988), Kiki’s Delivery Service (1989), Porco Rosso. Perjalanan Miyazaki di dunia animasi bersama Studi Ghibli memasuki puncaknya saat keluarnya film Princess Mononoke (1997), Spirited Away, Howl’s Moving Castle (2004), Tales from Eaethsea (2006), Nausicaa of the Valley of the Wind dan Shuna no tabi, Gake no ue no Ponyo (2008), The secret World of Arriety (2010), From Up on Poppy Hill (2011), The Wind Rises (2012).

Baca Juga: Beberapa Orang Ini Mirip Dengan Tokoh Animasi Lho. Wah, Siapa Saja Mereka?


3. Pensiun, dan Kehidupan Hayao Miyazaki Setelahnya


pensiun dan kehidupan hayao miyazaki setelahnyaSource: kaskus.co.id

Kegiatan Hayao Miyazaki setelah pensiun, masih tetap aktif berkarya.

Pensiun bagi Miyazaki adalah sebatas kata saja. Tidak mencoba mengurangi keliarannya dalam berkarya, workaholic mungkin satu dari sekian banyak kata yang dapat mendeskripsikan Miyazaki.

Diperlihatkan dalam sebuah TV Program jepang, walaupun telah menginjak usia 78 tahun Miyazaki masih bekerja tanpa lelah dalam pembuatan manga barunya, ia pun di sebut bekerja tanpa bayaran untuk biaya manuskripnya.

Well guys, gak cuma karya dalam film dan artbook-nya saja yang menginspirasi yah. Apa yang di lakukan oleh Hayao Miyazaki bisa juga menginpirasi diri kita yang masih muda, masih mampu bekerja keras untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk apapun. Tidak perlu takut kalah atau salah, karna setiap karya itu bernilai mewah dan bebas masalah. Seperti kutipan dari Hayao Miyazaki ini yang penulis sangat suka,  whenever someone creates something with all of their heart, then that creator is given a soul, semoga menginspirasi ya bro and sist!!!

Baca Juga: Gimana Jadinya Kalo Karakter Animasi Yang Lucu Ini Jadi Monster? Kuy Gaes!