Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang Massa

Nurus Sobah Feb 15, 2019 9:30 AM
Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang Massa !

Seorang penyair “binatang jalang” si Chairil Anwar menjadi sastrawan ikonik yang dimiliki Indonesia, karena puisi-puisinya yang lugas, tegas, dan menjadi pembaharu bagi dunia puisi Indonesia pada saat itu. Buat para sastrawan muda siapa yang gak tau Chairil Anwar sih.

Nah berikut fakta tentang si Binatang Jalan alias Chairil Anwar.


1. Bapak Puisi Modern Di Zamannya


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang Massa

Source: www.Capslock07.blogspot.com

Chairil Anwar bukan hanya sekadar penyair dan penulis puisi namun juga pembaharu dunia puisi tanah air.

Chairil Anwar bukan hanya sekadar penyair dan penulis puisi. Dirinya juga dianggap sebagai pembaharu dunia puisi tanah air. Karya-karyanya sempat ditolak Majalah Pandji Pustaka karena dianggap menyimpang dari pakem teori puisi saat itu, namun kritikus HB Jassin menilai puisi-puisi Chairil Anwar sebagai bentuk puisi modern Indonesia. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, Chairil Anwar oleh HB Jassin dianggap sebagai pelopor puisi modern Indonesia dan masuk dalam angkatan 45.


2. Ternyata Beliau Seorang anak Bupati


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang MassaSource: id.wikipedia.org
Ayahnya Chairil yang bernama Toeloes adalah seorang Bupati Inderagiri, Riau.
Ayahnya Chairil yang bernama Toeloes adalah seorang Bupati Inderagiri, Riau. Sejak umur 19 tahun ia sudah berpisah dengan ayahnya karena kedua orangtuanya bercerai. Ia lebih memilih ikut dengan ibunya Saleha ke Batavia yang saat ini bernama Jakarta. Bupati Toeloes meninggal 4 bulan lebih dulu dari Chairil pada tragedi pembantaian pribumi oleh pasukan Belanda. Ayahnya meninggal ditembak pasukan Belanda di hadapan ibu tiri dan adiknya.

Baca Juga: Bikin Geger, Ini Dia Hacker Indonesia yang Mendapatkan Google Reward!


3. Pencetus Slogan “Boeng, Ajo Boeng !”


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang MassaSource: www.semacamberita.blogspot.com
Chairil Anwar pernah dikenal sebagai terkenal sebagai pembakar semangat perjuangan melawan penjajahan.

Suatu hari, Bung Karno menugaskan pelukis Affandi membuat poster untuk menyemangati para pejuang kemerdekaan Indonesia. Ketika gambar sudah selesai dan Affandi kebingungan memikirkan slogan yang tepat, Chairil pun menyambar: “Tulis saja ‘Boeng, Ajo Boeng!'” Kalimat ini pun jadi terkenal sebagai pembakar semangat perjuangan melawan penjajahan.


4. Dari Pencuri Buku Hingga Pacari Anak Pemilik Toko Buku


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang MassaSource: www.Detik.com
Chairil terkenal di kalangan teman-temannya sebagai pencuri buku yang ulung.

Chairil terkenal di kalangan teman-temannya sebagai pencuri buku yang ulung. “Di Jalan Juanda (Jakarta) dulu ada dua toko buku, yang sekarang jadi kantor Astra. Namanya toko buku Kolf dan Van Dorp. Chairil suka mencuri buku disitu, kenang sutradara film Nagabonar, Asrul Sani. Chairil akan memasukkan buku-buku itu ke dalam baju singlet atau kantong celananya yang memang gombrong. Chairil juga pernah mendekati anak gadis seorang pemilik toko buku cuma supaya bisa berlama-lama membaca di toko itu, dan supaya kalau ketahuan mencuri gak dimarahi.

Baca Juga: Bikin Bangga, Band Indie dari Indonesia ini Berhasil Go Internasional!


5. Plagiat, Tapi DiaTetap Dihormati


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang MassaSource: www.normantis.com
Beberapa puisi Chairil diketahui merupakan hasil saduran dari beberapa penyair Barat.

Beberapa puisi Chairil diketahui merupakan hasil saduran dari beberapa penyair Barat. Yang paling kentara mungkin puisinya ‘Krawang – Bekasi’, yang mirip banget sama ‘The Young Dead Soldier’ karya Archibald Macleish. Dugaan plagiasi pertama kali diutarakan oleh H.B. Jassin dalam tulisannya yang berjudul ‘Karya Asli, Saduran, dan Plagiat’ di Mimbar Indonesia. Biarpun begitu, bahkan Jassin sendiri gak menyalahkan Chairil. Sebaliknya, Paus Sastra Indonesia tersebut malah berkata tetap ada ‘rasa khas Chairil’ di dalam ‘Krawang-Bekasi’.


6. Berjiwa Nasionalis yang Tinggi


Mengenal Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar, Sosok Sastrawan Sepanjang MassaSource: www.mas-awe.blogspot.com
Meski gak berjuang secara fisik melawan penjajah, namun Chairil Anwar berjuang melalui puisi-puisinya.

Meski gak ikut berperangan secara fisik atau masuk dalam sebuah laskar untuk mengusir penjajah, namun Chairil berjuang melalui puisi-puisinya. Terbukti, melalui puisinya 'Siap Sedia' ia terbukti begitu membenci Jepang yang saat itu menjajah Indonesia. Kawan, kawan. Mari mengayun pedang ke dunia terang,” tulisnya dikutip HB Jassin dalam Kesusastraan Indonesia di Masa Jepang (1969). Karena karyanya itu ia didakwa dengan tuduhan menganjurkan pemberontakan pada Jepang melalui puisinya yangberjudul 'Siap Sedia'.

Baca Jaga: Kebenaran yang Wajib Diketahui Sosok Perfeksionis, Kalian Termasuk di Dalamnya?

Gak cuma satu karya saja, Chairil juga pernah mengeluarkan karya monumental berjudul Karawang-Bekasi untuk membangkitkan semangat bangsa Indonesia. Puisi ini bercerita tentang kekejaman Belanda yang bantaian ratusan orang Indonesia di Rawagede.