Pastinya kamu sering denger deh sama ucapan yang entah darimana dan siapa yang pertama kali mengungkapkannya, kalimat itu berbunyi "Gak ada seorang pun di dunia ini yang meminta untuk dilahirkan." Memang sih ucapan itu benar adanya, tapi bukan berarti ketika kita dilahirkan di dunia justru membuat kita menjadi gak bersyukur. Tapi ternyata di dunia ini adalah loh orang yang justru menggugat orang tuanya sendiri karena menurutnya ia gak pernah meminta untuk dilahirkan.

Orang tersebut bernama Raphael Samuel, seorang pria yang berasal dari New Delhi, India. Dilansir BBC, Raphael Samuel mengungkapkan kalau melahirkan seorang anak ke dunia merupakan suatu kesahalan, karena akan membuat anak tersebut menanggung penderitaan seumur hidup. Ia beranggapan ketika seorang anak dilahirkan di dunia bukanlah keputusan dari anak itu sendiri. Pandangan nyeleneh ini dimiliki oleh Samuel lantaran ia mengaku kalau dirinya menganut sebuah paham filosofi yang dinamakan anti-natalisme.

Baca Juga: Jangan Lakukan Hal Ini Kalau Berkunjung ke India

Source: www.BBC.com

Source: www.bbc.com
Samuel mengaku menganut paham anti-natalisme, hal itulah yang membuatnya menentang kelahiran dirinya sendiri ke dunia.

Paham anti-natalisme yang dianut oleh Samuel merupakan sebuah paham yang menganggap bahwa hidup ini penuh dengan kesengsaraan, sehingga orang-orang harus segera berhenti berkembang biak atau melahirkan anak yang sebenarnya gak pernah meminta untuk dilahirkan.

"Tidak ada gunanya bagi manusia. Begitu banyak orang menderita. Jika umat manusia tidak sebanyak sekarang, bumi dan hewan akan lebih bahagia dan pasti akan lebih baik. Sedangkan manusia hanya akan menderita, karena keberadaan manusia sama sekali tidak ada gunanya di dunia ini," ungkap Samuel.

Hal lain yang bikin banyak orang terheran adalah pendapat dari Ibu kandungnya sendiri yang mengatakan kalau pemahaman yang dimiliki oleh anaknya gak sepenuhnya bisa disalahkan, karena ia memganggap hal tersebut gak adil kalau kita gak memahami maksud dan tujuan anaknya memiliki pikiran seperti itu tapi sudah lebih dahulu menyalahkan.

"Keyakinan Samuel pada anti-natalisme merupakan bentuk kepeduliannya terhadap beban sumber daya bumi, kepekaannya terhadap rasa sakit, masalah dan beban hidup yang dialami anak-anak saat mereka tumbuh dewasa dengan menyedihkan. Aku sangat senang bahwa putraku telah tumbuh menjadi seorang pemuda yang berpikiran mandiri dan tak kenal takut. Dia pasti akan menemukan jalan menuju kebahagiaan," ungkap Ibu Samuel.

Baca Juga: Ini 5 Tradisi Seks Paling Nyeleneh di Dunia yang Bisa Bikin Kamu Melongo!

Source: www.BusinessToday.com
Penganut paham anti-natalisme sangat banyak di India, hal ini dikarenakan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk di negara tersebut.

Keputusan Samuel untuk menuntut orang tuanya sendiri ia ungkapkan ketika mereka sedang sarapan bersama, sedangkan kedua orang tuanya menganggap hal tersebut dengan santai dan mengaku siap menjalani sidang pengadilan jika hal itu benar-benar dibutuhkan. Perlu diketahui juga, bahwa paham anti-natalisme di India memang sangat populer, terlebih jumlah populasi di negara tersebut terus mengalami peningkatan. Bahkan, beberapa penganut paham ini menyarankan India harus meniru kebijakan "satu anak" seperti di negara China untuk menekan angka pertumbuhan penduduk.

Baca Juga: Unik, Ini Fakta Sejarah di Balik Kondom!

Hadeeeeeh… ada-ada aja ya, Guys!