Source: https://twitter.com/lovesugasmile/status/990667177832394755

Pada umumnya, skincare terbuat dari bahan-bahan konvensional yang biasanya punya efek melembutkan, menenangkan, mengontrol minyak, dan lain sebagainya. Bahan yang wajar digunakan antara lain adalah ekstrak bunga-bungaan, buah, lidah buaya, madu, susu, dan kadang juga lumpur yang mengandung banyak mineral.

Sebagai pusat dari segala inovasi perawatan kulit, Korea menghadirkan skincare-skincare dengan bahan utama yang gak biasa, mulai dari ekstrak hewan, sayuran, bahkan racun! Sebagai contohnya, di bawah ini ada 12 sheet mask (masker) yang berbahan utama nyeleneh.

1. Lendir Siput

Source: https://www.thecut.com/2015/07/does-snail-cream-do-anything-for-your-face.html

Lendir diproduksi oleh siput untuk melumasi tubuh siput saat meluncur di atas tanah maupun batu. Lendir itu juga yang melindungi siput dari segala macam tekstur kasar tanah. Itu loh, kalo siput lewat kan biasanya ada jejak berkilau kan? Nah itu lender siput. Berdasarkan teori bahwa lender siput bisa melindungi tubuhnya dari permukaan paling kasar sekalipun, dibuatlah masker dengan bahan utama lender siput! Eeww… bayanginnya gimana gitu yak.

Dipelopori oleh salah satu brand, ternyata sheet mask dengan bahan dasar  lender siput jadi popular dan diikuti oleh produsen skincare lainnya di korea. Sheet mask dengan lendir siput dipercaya dapat melembabkan kulit, menyembuhkan bekas jerawat, menyamarkan kerutan di wajah, dan yang paling penting, gak bahaya kok!

2. Bintang Laut

Source: http://awesomeocean.com/trending-now/9-cool-facts-starfish/

Dengan kemampuan regeneratif bintang laut, yaitu bisa menumbuhkan kembali anggota badan yang terpotong, masuk akal ya kalo ekstrak bintang laut digunakan sebagai bahan dasar sheet mask dengan kandungan kolagen yang tinggi dan dapat meregenerasi kulit biar tetep awet muda, membantu proses pergantian sel kulit mati, dan memberikan efek cerah pada kulit wajah.

Buat para pecinta bintang laut, tenang aja. Kabarnya, sheet mask bintang laut gak diekstrak dari bintang laut yang masih hidup atau yang sengaja dibunuh buat bikin masker. Melainkan bintang laut yang berasal dari daerah dengan masalah overpopulation, alias, bintang lautnya terlalu banyak dan malah bermasalah pada rantai makanan di sana.

3. Racun lebah

Source: https://health.howstuffworks.com/medicine/medication/bee-sting-therapy.htm

Racun lebah atau bee venom dan biasa disebut apitoksin adalah racun yang diproduksi lebah saat mereka menyengat. Terus apa manfaatnya buat kulit? Jadi masker dengan racun lebah membuat kulit wajah ‘merasa’ telah disengat dan memicu respon alami tubuh untuk memproduksi kolagen lebih banyak. Alhasil, kulit jadi lebih kencang dan kenyal, mengurangi keriput, serta menghilangkan bekas jerawat. Racun lebah yang dipake di masker dalam dosis saaaaaangat kecil yaa.

Bisa bayangin gak gimana cara mereka ngumpulin racun lebah? Caranya adalah dengan menempatkan piring-piring bermuatan listrik dan berukuran mini dalam sarang lebah. Muatan listrik pada piring akan merangsan lebah untuk menyengat, tapi dengan permukaan piring yang keras alat penyengat lebah gak lepas dan lebahnya gak mati deh.

4. Susu Keledai      

Source: https://www.deccanchronicle.com/lifestyle/health-and-wellbeing/240616/bengaluru-donkeys-milk-could-be-the-magical-cure-for-many-an-ailment.html

Susu udah jelas punya efek melembabkan dan anti-aging serta menyamarkan kerutan. Kenapa harus susu keledai hayo?? Susu keledai mengandung protein dan asam lemak yang berlimpah. Selain itu, susu keledai punya kandunga vitamin C berkali-kali lipat dibandingkan dengan susu sapi. Sebagai tambahan, Ratu Cleopatra konon rutin mandi susu keledai biar awet muda lho.

5. Sarang Burung

Source: http://birdbody.blogspot.com/2015/11/sop-sarang-burung-walet.html

Jangan bayangin sarang burung yang dibuat dari ranting kayu ya. Ekstrak sarang burung yang dipake buat bikin masker adalah sarang burung wallet. Sarang burung wallet udah lama dipake di China sebagai bahan makanan, obat anti-aging, dan sekarang lagi hits dipake sebagai bahan utama pembuatan masker di Korea. Bahan ini kaya protein, asam amino, dan segala jenis zat yang bisa membantu kulit melawan penuaan dini, mencerahkan, serta mempertahankan kelembapan.

6. Plasenta

Source: https://www.anatomystuff.co.uk/placenta-anatomy-model.html

Selama bayi mamalia masih dalam kandungan, plasenta berfungsi sebagai sumber makanan bagi bayi. Plasenta mengandung nutrisi yang bisa memberikan banyak manfaat pada kulit, seperti melembapkan, mengecilkan pori-pori, mempercepat regenerasi sel kulit, dan masih banyak lagi. Biasanya, plasenta yang dipake adalah plasenta domba dan babi. Malah jadi tambah ngeri gak sih? Tapi mau pake atau enggak balik lagi ke diri masing-masing ya.

7. Brokoli

Source: https://www.wsj.com/articles/george-h-w-bush-is-wrong-about-this-great-green-issue-1510357805

Makan brokoli? Udah biasaaaa. Pake masker brokoli? Dari sekian banyak jenis buah-buahan dan sayur, brokoli jarang banget dijadikan opsi sebagai masker wajah. Tapi, produsen sheetmask Korea memunculkan produk masker berbahan dasar brokoli. Mereka mengklaim bahwa masker dengan kandungan brokoli mampu mencerahkan, melembabkan, dan membantu melawan efek penuaan.

8. Teripang

Source: https://www.scidev.net/asia-pacific/fisheries/news/rotational-harvest-can-save-sea-cucumber-from-extinction.html

Bisa bayangin hewan ini jadi masker? EEuuww… geli banget kayaknya. Tapi, jangan salah. Masker dengan bahan dasar teripang punya banyak manfaat lho. Gimana cara kerjanya? Peptida dari ekstrak teripang mendorong pembentukan kolagen dan meminimalkan garis dan kerutan.

9. Kolagen Babi

Source: https://banner2.kisspng.com/20180407/dkw/kisspng-piglet-drawing-mummy-pig-cartoon-drawing

Hidangan babi panggang adalah makanan favorit di Korea. Mereka percaya, dengan mengkonsumsi potongan daging babi yang mengandung lemak bisa menjaga kulit tetap bersinar dan awet muda. Dengan kepercayaan ini, produsen sheetmask korea berbondong-bondong memproduksi masker dengan bahan kolagen babi. Gak bisa dibayangin!

10. Minyak Kuda

Source: https://www.airc.ie/horses/

Di beberapa negara Eropa dan Asia, mengkonsumsi daging kuda adalah hal wajar. Sementara dagingnya diolah, produk sampingan yang bisa diperoleh adalah minyak kuda. Maka, muncullah masker dengan bahan minyak kuda ini. Mereka percaya, minyak hewani punya susunan yang mirip dengan sebum manusia, jadi lebih mudah diserap kulit tanpa meninggalkan residu seperti produk dengan minyak kebanyakan. Minyak kuda dianggap dapat membuat kulit tetap bersinar dan melembabkan kulit.

Tetep aja ekstrim ya kedengerannya.

11. Kepompong Ulat Sutra

Source: https://www.123rf.com/photo_14869353_silkworm-cocoon-macro-detail-many-silk-worm-white.html

Masyarakat Tiongkok menemukan bahwa menggosokkan kepompong ulat sutra bisa melakukan fungsi eksfoliasi. Ternyata, setelah diteliti, kepompong ulat sutra punya banyak manfaat lain buat kulit, antara lain menjaga kulit wajah tetap sehat, bersinar, dan mengurangi tanda penuaan dini.

12. Telur Ikan

Source: https://www.alibaba.com/product-detail/Cheapest-frozen-tobiko-flying-fish-roe_60689836010.html

Telur salmon dan kaviar adalah bahan yang biasa jadi salah satu bahan dalam sushi. Siapa sangka telur-telur itu bisa melembabkan, mengurangi tanda-tanda penuaan, dan meminimalisir kerutan di wajah? Saat telur salmon menetas, enzim di dalam telur bekerja untuk melarutkan cangkang telur jadi bayi ikan bisa berenang keluar. Tentu aja, enzim harus melarutkan cangkang tanpa merusak salmon kecil di dalamnya, dan karenanya, produk perawatan kulit yang memanfaatkan enzim ini memiliki kemampuan untuk membersihkan sel-sel kulit mati sementara menjaga yang sel yang hidup tetap utuh, menjadikan wajah tetap cerah dan segar .