Dalam sebuah tim sepakbola, tentu ada sebuah tim yang memiliki pemain dengan status legenda sepak bola. Biasanya, pemain tersebut memiliki loyalitas dan peranan cukup besar untuk klub yang dibelanya. Namun seiring berjalannya waktu, perubahan strategi hingga keinginan pribadi membuat mereka mau tak mau harus pergi dari tim yang dibelanya sejak lama. Siapa saja legenda yang terhempaskan dari klub sepakbolanya tersebut? Berikut daftarnya.

1. Del Piero

sisidunia.com

 Pecinta bola pasti tahu dengan nama ini. Del Piero merupakan ikon Juventus selama bertahun-tahun. Bahkan di tim berjuluk  Nyonya Tua tersebut, Del Piero menunjukan kesetiannya. Saat Juventus terdegradasi karena kasus Calciopoli, Del Piero bersama Buffon dan Nedved bahu membahu membawa Juve kembali ke puncak tertinggi sepakbola Italia.

Namun saat Alex, begitu ia biasa disapa, ingin meminta perpanjangan kontrak, Juve enggan memberikan sehingga ia mau tak mau harus terhempaskan ke Australia dan bermain untuk Sydney FC.

2. Frank Lampard

guim.co.uk

Kasus lampard meninggalkan Chelsea kurang lebih sama seperti Del Piero. Kontrak pemain binaan West Ham ini tak lagi diperpanjang The Blues dan Lampard pun hengkang ke klub MLS New York City (NYC) FC. Sebelum pindah, Lamps sempat bermain untuk Sister Club NYC, Manchester City. Hebatnya, ia langsung membobol gawang Chelsea saat berseragam City. What a wonderfull moment. 

3. John Terry

whoateallthepies.tv

 Kompatriot Lampard di Chelsea ini memutuskan pergi untuk mencari pengalaman baru di Aston Villa. Meskipun berstatus kapten Chelsea, Terry tak ragu untuk pindah karena ia merasa masih sanggup untuk mendapatkan menit bermain lebih. Spesialnya, meski baru bergabung bersama Villa, Terry langsung diplot sebagai kapten tim. Sebuah pencapaian yang fantastis untuk pemain yang berada di ujung senja karir sepakbolanya.

4. Iker Cassilas

mirror.co.uk

 Semenjak jarang mendapat waktu bermain bersama Madrid, Casillas merasa waktunya utnuk tim asal ibukota Spanyol itu sudah habis. Demi mengamankan menit bermain, ia rela terbang ke semenanjung Iberia untuk bergabung bersama FC Porto. Disana, Casillas dipercaya untuk menjaga gawang Porto sekaligus memberikan arahan bagi skuad Porto yang notabene banyak diisi oleh bakat-bakat muda potensial.

5. Xavi Hernandez

telegraph.co.uk

 Xavi Hernandez adalah elemen penting untuk FC Barcelona. Ia bak motor penggerak tim asal Catalan tersebut. Bersama Barca, ia banyak meraih silverware prestisius dalam beberapa waktu belakangan. Namun, cerita manis Xavi bersama Barca harus selesai saat ia menerima pinangan tim asal Qatar, Al Saad. Disana, Xavi kembali bertugas sebagai jendral lapangan tengah sekaligus ambassador klub demi mempromosikan sepakbola Qatar ke mata dunia.

6. Steven Gerrad

ipokenose.com

Gerrard yang putra asli Liverpool memutuskan untuk mencari pengalaman baru ke Amerika Serikat setelah 17 tahun menimba ilmu di Merseyside merah.  Selama di Liverpool, Gerrard telah mengantongi berbaga gelar prestis, salah satunya Liga Champions di tahun 2005 silam. Selain prestasi, Gerrard juga pernah menjadi bahan lelucon tatkala terpeleset di pertandingan krusial melawan Chelsea. Terpelesetnya Gerard juga membuat Liverpool mengubur ambisnya untuk menjuarai Liga Premier yang didambakan lebih dari 20 tahun.

LIAT JUGA NIH PEMAIN BOLA DIANGGEP PUNYA MUKA JELEK BANGET VERSI SURVEI ISENG-ISENG