Tradisi Barongsai buang sial atau pengusir roh jahat dalam perayaan tahun baru Imlek kini menjadi tradisi yang wajib bagi seluruh warga Tionghoa. Berdasarkan kepercayaan tradisional masyarakat Tiongkok, singa adalah simbol keberanian, stabilitas, dan keunggulan.

Barongsai hadir sejak 1500 tahun silam. Pertunjukan seni ini bermakna untuk mengusir hal-hal buruk yang akan terjadi. Ada beberapa versi sejarah Barongsai. Nian atau monster adalah versi yang paling populer. Alkisah, pada masa Dinasti Qing, di sebuah wilayah di Tiongkok, ada monster yang mengganggu ketenteraman penduduk setempat. Kehadirannya sampai-sampai menimbulkan keresahan dan ketakutan.

Source: id.pinterest.com

Barongsai atau tarian naga adalah bagian dari upaya petani-petani Tiongkok untuk mengusir hama-hama jahat pada zaman dahulu.

Dulunya barongsai atau tarian naga adalah bagian dari upaya petani-petani Tiongkok untuk mengusir hama-hama jahat yang menganggu hasil pertanian mereka, seiring berjalannya waktu tradisi turun temurun ini terus dipertahankan dan kini seakan menjadi tradisi wajib bagi setiap rumah di perayaan Imlek.

Baca Juga: Ini Makanan Khas Tahun Baru Imlek Beserta Filosofinya

Barongsai sendiri berasal dari kata "Barong" yang berasal dari bahasa Bali (Indonesia) dan "Sai" yang berasal dari bahasa Tionghoa dialek Fujian (Hokkian). Kedua kata tersebut memiliki arti yang sama yaitu, Singa.

Source: http://test1.thkms.org.sg

Ada dua jenis Barongsai, yaitu Singa Utara dan Singa Selatan.

Dari asal kata tersebut terlihat jelas bahwa terjadi akulturasi budaya bahasa yaitu bahasa Indonesia dan Tionghoa dalam dialek suku Hokkian. Ini dapat dimengerti karena bangsa Tionghoa yang datang ke Indonesia sekitar abad 16 adalah dari suku Hokkian. Sedangkan dalam bahasa Tionghoa Nasional atau Guoyu atau Mandarin, Barongsai sendiri disebut Shi Wu (Tari Singa).

Baca Juga: 7 Pengobatan Tradisional China yang Tampak Aneh Tapi Dikenal Ampuh

Secara umum, ada dua jenis Barongsai, yaitu Singa Utara dan Singa Selatan. Singa Utara bersurai ikal dan berkaki empat. Penampilan Singa Utara lebih terlihat alami dan lebih mirip singa. Sementara itu, Singa Selatan memiliki sisik serta jumlah kaki bervariasi, antara dua atau empat kaki. Kepala Singa Selatan juga dilengkapi tanduk.

Source: http://www.theinigo.com

Tarian Barongsai biasa dilakukan oleh anak-anak muda dengan menggabungkan seni, sejarah, serta gerakan kungfu.

Para pemain barongsai ini rata-rata anak-anak muda yang berasal dari warga tionghoa yang dilatih selama berhari-hari sebelum mampu memegang badan naga yang cukup berat tersebut. Tidak hanya saat Imlek Barongsai juga kerap ditampilkan saat perayaan-perayaan lainnya baik itu keluarga maupun kegiatan-kegiatan ceremonial dikalangan pemerintah Tarian Barongsai menggabungkan seni, sejarah, serta gerakan kungfu. Biasanya para pemain kungfu dan sekompok penari singa terdiri dari sekitar sepuluh orang.

Gerakan dan tarian yang dilakukan oleh para pemain sangat elok dan menuntut ketrampilan, keseimbangan, dan kepercayaan dari masing-masing peserta karena barongsai sangat identik dengan seni akrobatik yang mengharuskan mereka untuk melompat, menari, dan memanjat. Kekuatan kaki juga sangat penting karena pemain harus lincah dan penuh energi untuk menyelesaikan semua atraksi hingga tabuhan gong dan tambur selesai.

Baca Juga: 7 Berani Makan Kuliner Ekstrem dari China Ini? Ada Cakar Buaya Juga!

Terkadang, pemain barongsai pun punya bekal khusus di bidang seni bela diri, seperti wushu karena gerakan-gerakan tersebut sangat mendukung aksi mereka saat melakukan berbagai atraksi, baik di medan sempit, berguling-guling di lantai, maupun ketika harus memanjat dan melompati tonggak-tonggak tinggi.

Source: qv1.com.au

Salah satu gerakan wajib Barongsai, yang merupakan klimaks dramatis Barongsai, adalah saat singa memakan amplop berisi uang.

Terkadang, mata singa pun dibuat berkedip-kedip dan terus menari dengan begitu cantik. Bagian kepala hingga ekor berlenggak-lenggok dengan gerakan yang begitu apik. Dengan ditemani genderang musik yang membahana, kesenian tradisional khas masyakat Tionghoa ini pun dijadikan alternatif bagi masyakakat luas saat perayaan Imlek.

Baca Juga: Terlampau Canggih, Inilah 5 Teknologi Mutakhir China Yang Menggegerkan Dunia!

Salah satu gerakan wajib Barongsai, yang merupakan klimaks dramatis Barongsai, adalah saat singa memakan amplop berisi uang. Di atas amplop biasanya disertai sayuran selada air sebagai perlambang hadiah bagi sang singa.