Dalam sebuah game, selalu ada karakter game paling kejam. Karakter ini hadir untuk menyeimbangkan karakter protagonis berhati baik. Meski kejam, tetapi keberadaan karakter ini sangatlah penting dalam alur cerita. Bahkan, tak sedikit gamer yang justru mengidolakan karakter game paling kejam ketimbang karakter baik. Hal ini tak lepas dari kekuatan yang dimilikinya.

Siapa saja sih karakter yang masuk dalam daftar karakter game paling kejam? Siapa tahu dari daftar yang disebutkan berikut ini ada salah satu karakter favorit kalian. Yuk, langsung cekidot informasi lengkapnya!

 

1. Exoskeleton a.k.a Gray Fox (Metal Gear: Rising)

Karakter ninja cyborg ini memang akan selalu abadi di ingatan para gamer, khususnya mereka yang menyenangi game fenomenal Metal Gear Solid. Gray Fox yang berselimutkan teknologi exeskeleton ini mampu bergerak dengan cepat dan menebas apa saja yang ada di depannya menggunakan dual pedang.

Jika kalian melihat bukti kekejaman yang ia miliki, kalian bisa tanyakan pada mayat puluhan pasukan di Shadow Moses yang tersayat dengan efektif dan penuh darah. Kecepatan skill pedangnya yang dapat mementalkan peluru dan ketajaman pedangnya yang dapat membelah apapun, sudah cukup memberikan bukti. Tanpa banyak bicara, tapi efektif dalam menghancurkan.

 

2. Sephirot (Final Fantasy VII)

Tokoh antagonis utama dari Final Fantasy VII ini merupakan salah satu karakter game favorit sepanjang masa. Karakternya yang dingin dan terobsesi dengan balas dendam lewat kehancuran dunia membuktikan sisi jahatnya yang tak terbantahkan. Lantas apa yang akan membuat banyak gamer yang setuju tentang sisi kejam karakter ini? Kematian Aerith di tangannya adalah jawaban yang mungkin paling banyak dilontarkan.

Sephiroth membunuh Aerith tanpa perasaan sama sekali, mehujam wanita yang dicintai gamer FF7 ini dengan masamune nya yang menembus jantung. Tangis para gamer adalah bukti paling kuat kekejaman Sephiroth. Apa yang membuatnya semakin menarik? Saya secara pribadi dapat mengerti alasan di balik kejahatan Sephiroth. Siapa yang gak menginginkan kehancuran dunia, jika semua manusia di atasnya berusaha untuk memanfaatkan dan menghancurkan ibunya, Jenova.

Baca Juga: 8 Game Offline Android Seru yang Bikin Kuota Internet Kamu Hemat!

 

3. Origami Killer (Heavy Rain)

Origami Killer adalah musuh utama di game drama-interactive Heavy Rain. Untuk menebus masa kecilnya yang pahit, Origami Killer sangat terobsesi untuk mencari figur ayah yang mau berkorban untuk anaknya. Caranya? Ia akan menculik anak kalian, menawan mereka di sebuah bak bawah tanah, dan membiarkan bak itu perlahan-lahan terisi air hujan. Gak hanya kemungkinan untuk tewas tenggelam, anak-anak ini juga rawan pada pneumonia dan hipotermia yang mungkin saja merenggut nyawa mereka sewaktu-waktu.

Origami Killer menawarkan bagi setiap ayah dari anak-anak itu untuk menjalani rangkaian quest tertentu demi sebuah alamat dimana anaknya ditawan. Apa saja yang harus sang ayah lakukan? Menyetir di traffic ramai dengan berlawanan arah, memotong jari sendiri dengan peralatan seadanya, hingga membunuh orang lain. Origami Killer membuat kalian melakukan semua hal itu. Kejam kan?

 

4. Alex Mercer (Prototype)

Apa yang kalian lakukan jika sebuah hasil eksperimen memberikan kalian kemampuan super yang cukup kuat untuk menjadi “Tuhan”? Sebagian besar dari kalian yang idealis mungkin akan langsung merujuk pada keinginan untuk menciptakan kedamaian dunia.

Namun bagi sosok sang Alex Mercer, kekuatan yang cukup untuk meluluhlantakkan kota manapun yang ia inginkan ini ternyata menjadi sebuah “kesenangan” pribadi, gak hanya untuk mengumpulkan keping masa lalu dan balas dendam, tetapi juga kekuasaan.

Di Protoype 2, hal ini didukung dengan pemikiran delusional untuk memaksakan evolusi manusia yang ia anggap, ideal. Selama gameplay, Mercer boleh terbilang gak pernah merasa bersalah. Lewat aksinya yang brutal, ia bahkan bisa mengakhiri nyawa siapapun yang ia inginkan.

Baca Juga: 8 Karakter Dalam Game Ini Terinspirasi Dari Indonesia, Bangga!

 

5. Kratos (God Of War)

Hampir gak ada game yang mampu memproyeksikan sisi karakter utama yang terlihat lebih brutal dibandingkan para musuh yang ada. Salah satu yang paling berhasil melakukannya? gak lain dan gak bukan adalah franchise andalan Sony – God of War.

Kratos yang menjadi titik tumpu kalian menikmati game yang satu ini, berhasil memperlihatkan begitu banyak aksi brutal dan penuh darah. Namun satu yang mungkin seringkali luput dari perhatian, dewa perang ini mungkin adalah seorang psikopat. Kesedihan yang menyelimutinya ketika kehilangan sang anak dan istri mendorong Kratos melakukan hal-hal irasional, dengan konsep pemikiran yang dangkal, tetapi di sisi yang lain tanpa empati dan rasa bersalah. Gak percaya? Lihat saja apa yang terjadi pada Helios.

Baca Juga: Daftar Film Yang Menginspirasi Lahirnya Video Game