Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Justice For Audrey, Kejamnya Kekerasan Diantara Siswa

Dian Budi Lestari Apr 12, 2019 9:30 AM
Justice For Audrey, mari selamatkan bangsa dari kasus perundungan.

Selasa, 9 April 2019 Indonesia kembali dihebohkan dengan kasus kekerasan, dan parahnya hal kejam ini dilakukan oleh siswa SMA yang sudah mendapatkan pendidikan di sekolah. Audrey (14th) seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan 12 siswa SMA yang diduga berasal dari berbagai SMA di kota Pontianak.


Justice For AudreySource : lifestyle.okezone.com
Di balik ilustrasi Tagar Justice For Audrey.

Berdasarkan keterangan Tumbur Manalu selaku Wakil Ketua KPPAD, pengkroyokan terjadi sekitar dua pekan, namun korban baru mengatakan kepada orang tua pada hari Jumat (29/3/2019), dan pada hari Jumat (5/4/2019) baru ada pengaduan ke Polsek Pontianak Selatan. Beliau juga menjelaskan bahwa korban mendapat ancaman dari pelaku yakni akan berbuat lebih kejam lagi apabila korban melaporkan pada orangtua, sehingga korban terintimidasi dan tidak berani melapor.

Baca Juga: Kronologi Kasus Audrey, Seorang Siswi SMP Yang Dianiaya Oleh 12 Siswi SMA

Kronologi Kejadian

Dikutip dari tweet milik akun @syarifahmelinda menjelaskan bahwa permasalahan dipicu dari saling sindir di WA mengenai hubungan asmara antara salah satu pelaku yang merupakan kekasih mantan pacar dari kakak sepupu korban (Audrey). Dan ke-12 pelaku ini ternyata merupakan teman-teman kakak sepupu Audrey yang sengaja menggunakan Audrey untuk memancing kakaknya keluar rumah. Taktik yang dilakukan pelaku yakni dengan menjemput korban di rumahnya dengan alasan ada yang mau disampaikan dan diomongkan. Dengan demikian korban bersedia ikut bersama pelaku dan dibawa ke Jalan Sulawesi, dan korban tidak menyadari dirinya akan dianiaya.

"Korban sebenarnya berada di rumah, kemudian dijemput terduga pelaku dari 12 orang itu. Sebetulnya aktor utama tiga orang dan sisanya membantu," ungkap pak Manalu yang memperkuat pernyataan dalam tweet tersebut. Pak Manalu juga menambahkan bahwa korban diinterogasi dan dianiaya secara brutal oleh pelaku yang berjumlah total 12 orang saat dibawa ke jalan Sulawesi. Selain di jalan Sulawesi, rupanya korban juga dianiaya di Taman Akcaya. Berdasarkan hasil yang diperoleh KPPAD, sesungguhnya target pelaku bukanlah Audrey melainkan kakak sepupunya.

Justice For AudreySource : http://iraramayanti.gurusiana.id
Justice For Audrey

Keadaan korban saat ini

Kini korban mengalami perawatan intensif disebuah rumah sakit swasta di Kota Pontianak, ia mengalami trauma naik fisik maupun pisikologis. Korban juga dirujuk pada Rumah Sakit Mitra Medika untuk menjalani rontgen guna memeriksa tengkorak kepala karena kepala korban sempat dibenturkan pada aspal oleh pelaku dan trauma bagian dada akibat dianiaya pelaku.

Baca Juga: Dari Petisi Hingga Hotman Paris, Aliran Simpati Untuk Kasus Audrey Pontianak

Kembali dikutip dari tweet akun @syarifahmelinda, pada tanggal 5 April 2019 telah dicoba untuk dilakukan mediasi namun tidak ada itikad baik dari para pelaku termasuk untuk meminta maaf pun tidak ada. Bahkan di salah satu akun sosial media pelaku sempat memposting video boomerang ketika berada di kantor polisi yang semakin membuat warganet geram, sebab bagaimana bisa pelaku yang masih berstatus siswa tidak merasa bersalah sama sekali setelah melakukan hal kejam semacam ini. Selain itu sebelum berita ini viral, pelaku sempat pula mengancam beberapa oknum yang memposting berita ini dengan UU ITE.

Perundungan PontianakSource : www.twitter.com
Tweet Pak Jokowi mengenai kasus perundungan di Pontianak

Respon Warganet

Respon warganet pun beragam ada yang menyalahkan pelaku namun ada pula yang mengkasihani pelaku. Dan bahkan pak Jokowi selaku Presiden RI pun ikut menyesalkan kejadian ini dan meminta Kapolri untuk bertindak tegas dan bijaksana dalam penanganan kasus ini. Selain pak Jokowi, beberapa tokoh masyarakat ikut pula memberi dukungan kepada Audrey. 

Baca Juga: Bagaimana Seharusnya Kita Menyikapi Kasus Pelecehan Seksual?

Adapula petisi yang sedang dilakukan untuk menuntut keadilan bagi Audrey dengan hashtag #JucticeForAudrey. Wah sungguh contoh yang baik dimana semua rakyat Indonesia bersatu untuk melawan kasus perundungan agar tidak ada lagi Audrey lainnya kelak. Sementara untuk tindak lanjut kepada para pelaku masih belum jelas hingga kini mengingat usia para pelaku yang masih dibawah umur.