Source:https://draxe.com/social-media-mental-illness/

Media sosial udah bukan cuma jadi gaya hidup, tapi juga kebutuhan bagi umat manusia. Hampir segalanya bisa didapatkan dari media sosial, mulai dari karir, informasi kesehatan, fasilitas belanja, bahkan juga jodoh! Segala kemudahan hidup yang bisa didapatkan dari media sosial gak menjadikannya bebas dari bahaya. Pengguna media sosial yang udah pada tahap “kecanduan” berisiko menderita beberapa gangguan kejiwaan baik disadari maupun tidak.

Supaya lebih waspada, yuk kita kenali gangguan kejiwaan yang bisa menyerang pecandu media sosial!

 

1. Narcissistic Personality Disorder (NPD)

Source: http://blog.frankiefoto.com/2016/04/8-annoying-habits-that-will-make-people-unfollow-you-on-instagram/

Narcissistic Personality Disorder atau narsis adalah gangguan kejiwaan yang paling banyak diidap pengguna media sosial sekarang-sekarang ini. Gejala yang paling sering muncul adalah terlalu sering selfie. Gangguan kejiwaan ini diawali dengan kekaguman pada diri sendiri yang berlebihan. Pada level yang lebih akut, pengidap narsistik akan bersikap egois, gak punya empati, gak mau mendengar saran, dan mau perhatian semua orang tertuju padanya. Ya, caper gitu deh ujung-ujungnya.

 

2. Body Dysmorphic Disorder (BDD)

Source: https://www.frekvence1.cz/galerie?pid=185826&nazev=galerie-hratky-s-photoshopem-aneb-kdyz-se-to-s-retusovanim-neuveritelne-prezene

Kebalikan dari NPD, BDD adalah gangguan kejiwaan dimana pengidapnya merasa khawatir, takut, dan selalu merasa gak pede dengan dirinya sendiri. Gangguan kejiwaan ini biasanya diawali dari kebiasaan melihat foto dari public figure yang dianggap mereka “sempurna” atau kalo bahasa anak jaman sekarang mah “body goals”. Akibatnya, mereka merasa gak pede dengan tubuh atau wajah mereka sendiri.

Gejala awal dari BDD adalah mengedit foto secara berlebihan sebelum diunggah ke media sosial. Biasanya yang diedit sampai pada hal-hal detail kayak warna kulit, bentuk mata atau bagian tubuh lain, dan bahkan bagian detail-detail kecil dengan harapan agar keliatan proporsional dan sesuai harapannya.

Pada tahap yang serius, pengidap BDD gak ragu-ragu untuk mengubah bagian tubuhnya lewat meja operasi. Kalo udah ada yang merasa mulai mengidap BDD inget-inget kalo lo udah cantik/ganteng apa adanya.

 

3. Addiction

Source: http://orlaghclaire.com/social-media/are-you-a-social-media-addict/attachment/social-media-addiction/

Addiction ini kalo bahasa Indonesianya disebut ketagihan. Ketagihan sosial media ini emang kedengerannya sepele ya. Kenyataannya, kecanduan media sosial bisa menyebabkan susah tidur, kurang fokus dengan pekerjaan atau sekolah, meningkatkan rasa malas, dan menghilangkan produktivitas. Yang paling parah adalah mereka kehilangan kehidupan sosial mereka di dunia nyata karena terlalu sibuk dengan dunia maya.

Gejala awal gangguan jiwa ini adalah keinginan untuk mengecek media sosial setiap jam, gak tahan untuk selalu streaming youtube, dan lain sebagainya.

 

4. Borderline Personality Disorder (BPD)

Source: https://betanews.com/2014/04/30/how-social-media-makes-people-in-a-relationship-jealous/

Gimana perasaan lo saat teman-teman lo update foto hangout bareng tapi lo gak diajak? Kalo lo kesel wajar ya. Tapi kalo sampe kepikiran terus dan ganggu kegiatan, mungkin lo mengidap Borderline Personality Disorder.

Borderline Personality Disorder atau BPD adalah gangguan kecemasan akibat melihat update-an teman-temannya yang gak menyertakan dirinya. Yang awalnya hanya merasa kecewa, lama-kelamaan pengidap gangguan kejiwaan ini akan merasa tersisihkan dan gak diterima di lingkungannya. Akibatnya, kehidupan penderita akan terganggu. Gimana dengan lo?

 

5. Internet Asperger Syndrome (IAS)

Source: http://lifethink.gr/wp-content/uploads/2013/11/social_media_men-talking.jpg

Gangguan jiwa akibat sosial media ini merupakan gangguan yang menyebabkan seseorang jadi berubah sikap di dunia maya. Kalo di dunia nyata penderita biasanya merupakan orang yang pendiam, di dunia maya ia biasanya menjadi orang yang sangat bertolak belakang mualai dari kasar, kejam, dan senang melontarkan komentar – komentar jahat di postingan orang lain. Tuh, kalo julid di dunia maya jangan-jangan kena gangguan jiwa ini.