Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Hidup Hanya Sekali, Tapi 5 Orang Ini Malah Memalsukan Kematiannya Sendiri!

Ranatia Putri Sep 28, 2017 6:15 AM
Kengkawan, bagi orang yang masih hidup, pasti hidup itu sangat berharga. Gak ada satu orang pun yang ingin mati kecuali kematian itu sudah menjemput.

Kengkawan, bagi orang yang masih hidup, pasti hidup itu sangat berharga. Gak ada satu orang pun yang ingin mati kecuali kematian itu sudah menjemput. Tapi, berbeda dengan orang-orang yang akan gw bahas kali ini, mereka justru memalsukan kematiannya sendiri. Kenapa ya? Dan siapa saja mereka? Simak langsung disini!

1. William Grothe

grothe

Sumber: pseudocide.com

William memiliki kebijakan asuransi senilai 1 juta dolar. Untuk mendapatkan uang ini, ia merencanakan kematiannya sendiri dengan bantuan sang istri. Pada 19 November 2008, istri William Grothe lapor polisi bahwa suaminya hilang. Ketika Polisi mencari dia, mereka menemukan jaket dompet dan kulit sepanjang sungai. Selang beberapa waktu, polisi menemukannya di Missoula, Mintana dan harus mengganti biaya mencari dirinya sebesar 13.000 juta dolar sejak ia memalsukan kematiannya.

2. Gandaruban Subramaniam

gandaruban

Sumber: ahaonline.cz

Subramaniam telah lari dari usaha rental mobilnya di Singapura. Pada tahun 1987, usahanya tutup dan meninggalkan hutang. Ia melarikan diri ke Sri Langka di mana ia sendiri merencanakan pembunuhan dirinya. Subramaniam menampilkan aksi tembak-menembak dalam perang sipil dan berhasil mendapatkan sertifikat kematian sebesar hampir 250.000 dolar. Setelah itu ia membuat paspor palsu dan berkunjung beberapa kali ke Singapura. Dia dihukum selama 3 tahun untuk kejahatan ini.

3. John Stonehouse

john

Sumber: mirror.co.uk

John Stonehouse adalah tenaga kerja Inggris dan politikus. Dia ingin keluar dari kesulitan keuangan dan menjalani kehidupan baru dengan Sheila Buckley. Pada 20 November 1974, John pergi ke Pantai Miami dan menghilang. Ia berpura-pura tenggelam atau dibunuh oleh hiu. Sejak itu polisi tidak menemukan tubuhnya, ia dianggap mati. John kembali kembali ke Australia pada tahun yang sama pada malam natal, dia tidak tahu bahwa polisi masih mencari dirinya. Akhirnya, John ditangkap pada Agustus tahun 1976, ia dipidana dan dihukum 7 tahun penjara.

4. Anna Gray

anna

Sumber: wonderslist.com

Anna Gray bertemu dengan seorang pria di situs kencan online. Setelah beberapa waktu, dia merasa bahwa dia tidak siap untuk hubungan itu. Anna berusaha memecahkan hubungan, tapi pria itu tidak mau. Suatu hari, pria itu mengirim pesan pada Anna bahwa ia akan ke rumah Anna. Anna ketakutan dan mengambil langkah tak terduga. Dia berpura-pura menjadi Suster dan mengirim pesan pada pria itu bahwa Anna telah dirawat di rumah sakit karena penyakit serius. Ketika si pria memaksa ingin bertemu dengan Anna, ia mengatakan Anna sudah mati. Mendengar kabar itu, si pria berhenti mengirim pesan dan tidak pernah kembali.

5. Lord Lucan

lucan

Sumber: telegraph.co.uk

Lord Lucan atau nama sebenarnya adalah Richard John Bingham, pada malam tanggal 7 November 1974, ia tak sengaja membunuh Sandra Rivett. Ia pun merasa bersalah, lantas melarikan diri ke rumah temannya yang bersedia membantunya karena percaya ia tidak bersalah. Lucan meninggalkan mobilnya di pantai Newhaven dan berpura-pura seperti dia telah melakukan bunuh diri. Dia tidak pernah tertangkap, meskipun, terlihat beberapa kali di Afrika Selatan dan Selandia Baru.

Nah, itu dia 5 orang yang memalsukan kematiannya gengs. Menurut lu gimana? Tulis di kolom komentar ya.