Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Hati-Hati, Makanan Ini Bisa Mempercepat Munculnya Keriput!

Nurus Sobah Jan 21, 2019 8:30 AM
makanan yang bisa mempercepat munculnya keriput.

Keriput adalah bagian normal dari proses penuaan yang muncul pada kulit Tapi, yang perlu diwaspadai adalah: ada makanan tertentu yang bisa mempercepat munculnya keriput. Kok bisa?

Kulit terdiri dari dua protein: kolagen dan elastin. Dua protein ini berfungsi menjaga kulit tetap halus dan bebas kerut. Matahari adalah alasan kebanyakan orang mengalami kerutan dini. Sinar matahari merusak kolagen dan memecah serat struktural di bawah kulit. Setelah kolagen rusak, kulit akan melemah, menjadikannya kendur. Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dikombinasikan dengan melemahnya kulit secara alami seiring penuaan membuat kerutan gak terhindarkan.

Penyebab keriput lainnya adalah produk akhir glikasi (kolaborasi jahat antara protein, karbohidrat, dan lemak), atau AGEs. Seiring waktu AGEs cenderung membangun, menempelkan diri pada kolagen dan elastin, merusak struktur mereka dan menyebabkan kulit keriput. Jadi makanan mana yang menyebabkan keriput? Berikut ulasannya!

 

1. Gula

Source: notebookmdotcom.com

Gula merusak hubungan antara serat kolagen, yang kemudian diperburuk oleh paparan sinar UV dari matahari.

Gula meningkatkan pembentukan AGEs yang merusak kolagen. Serat kolagen harus tetap terhubung bersama untuk membantu menjaga struktur kulit. Gula merusak hubungan antara serat kolagen, yang kemudian diperburuk oleh paparan sinar UV dari matahari. Semakin banyak kolagen rusak, semakin cepat keriput akan muncul.

Untuk mencegah keriput, kurangi asupan gula kamu. Makanan tinggi gula seperti permen, kue, atau es krim, harus dimakan sesekali aja. Jauhi minuman manis, seperti soda atau minuman kopi campuran, yang bisa mengandung sampai 100 gram gula murni. Juga, pastikan kamu memeriksa label pada produk lain, seperti yogurt atau saus tomat yang mungkin punya sumber gula tersembunyi. Sebagai gantinya, makan makanan utuh yang gak mengandung gula tambahan seperti sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian, buah-buahan, dan lemak sehat.

Baca Juga: Bahaya yang Mengintaimu Kalau Sering Pakai Sendal Jepit!

 

2. Karbohidrat Olahan

Source: www.echoak.com

Setelah dicerna, karbohidrat dipecah menjadi gula murni yang menyebabkan keriput.

Setelah dicerna, karbohidrat dipecah menjadi gula murni yang menyebabkan keriput. Tapi gak semua karbohidrat diciptakan sama. Buah-buahan dan sayuran tertentu adalah karbohidrat dan banyak dari mereka punya sifat nutrisi luar biasa yang sebenarnya bisa mencegah keriput.

Sebaliknya, hindari karbohidrat yang sangat halus dan diproses, yang punya sedikit manfaat nutrisi dan bisa merusak kulit. Idealnya, untuk membantu mencegah keriput, batasi sumber karbohidrat terkonsentrasi seperti bagel, muffin, sereal, roti putih, dan kue-kuean. Fokus pada makan karbohidrat sehat yang mengandung nutrisi yang baik untuk kulit kamu.

Baca Juga: Apa Itu Kecanduan Gula dan Gimana Cara Mengatasinya?

 

3. Margarin

Source: anappleaday.net.au

Orang yang secara teratur mengonsumsi margarin punya lebih banyak keriput daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit margarin.

Untuk waktu yang lama, margarin disebut-sebut sebagai pilihan yang lebih baik daripada mentega karena kandungan lemak jenuh yang lebih rendah. Tapi ini sebelum kita tahu efek merusak dari lemak tak jenuh ganda yang ditemukan di margarin. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition tahun 2001 menemukan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi margarin punya lebih banyak keriput daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit margarin.

Ini mungkin terkait dengan jenis lemak yang ditemukan dalam margarin, yang cenderung meningkatkan peradangan, yang mengarah ke peningkatan stres oksidatif. Stres oksidatif yang gak terkontrol merusak semua organ tubuh, termasuk kulit. Oleh karena itu, peradangan gak cuma meningkatkan risiko penyakit, tapi juga menyebabkan kerusakan pada kulit, menyebabkan kulit jadi kering, kusam, dan mempercepat pembentukan kerutan. Hindari margarin dan pilih mentega dalam jumlah kecil sebagai gantinya.

 

4. Susu

Source: diabetesselfmanagement.com

Susu juga cenderung meningkatkan peradangan, yang mengarah pada peningkatan stres oksidatif, salah satu penyebab penuaan dini.

Walaupun susu mengandung kalsium dan mineral yang penting untuk kesehatan tulang dan fungsi otot, susu juga cenderung meningkatkan peradangan, yang mengarah pada peningkatan stres oksidatif, salah satu penyebab penuaan dini. Susu juga tinggi gula susu, yang disebut laktosa, yang bisa meningkatkan pembentukan kerutan tanda penuan, yang menyebabkan kerusakan kolagen.

Sebagai gantinya, cobalah untuk mendapatkan kalsium kamu dari sumber lain seperti sayuran berdaun hijau, atau susu alternatif. Kalo kamu tetap mau mengkonsumsi susu, pastikan kamu membaca label dan membandingkan produk untuk menemukan opsi dengan kandungan gula terendah.

Baca Juga: Patut Dicoba, Inilah Makanan yang Bikin Kamu Tetap Awet Muda!

 

5. Daging Merah

Source: kellybroganmd.com

Saat daging dibakar, ia membentuk hidrokarbon inflamasi yang meningkatkan peradangan, merusak banyak organ tubuh termasuk kulit.

Daging merah bisa menyebabkan pembentukan keriput, tapi cuma kalo hangus. Daging merah tanpa lemak telah ditemukan sebagai sumber protein dan nutrisi yang sehat dalam makanan dan gak harus dihindari. Tapi, saat daging dibakar, ia membentuk hidrokarbon inflamasi yang meningkatkan peradangan, merusak banyak organ tubuh termasuk kulit. Juga, daging olahan, seperti sosis, bacon, atau daging deli, mengandung banyak sodium dan pengawet lainnya yang bisa meningkatkan peradangan serta merusak kulit.

Kalo kamu pemakan daging, pastikan untuk membatasi konsumsi daging olahan, sebagai gantinya belilah daging segar. Kalo kamu memilih untuk memanggang daging, potong aja bagian yang terbakar untuk membatasi konsumsi senyawa-senyawa inflamasi tersebut.

 

6. Alkohol

Source: amazonaws.com

Alkohol menghilangkan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.

Asupan alkohol secara teratur punya efek jangka panjang pada penampilan kamu. Alkohol beracun dan menyebabkan dehidrasi. Alkohol meningkatkan peradangan dan mempercepat penuaan. Selain itu, dehidrasi bisa membuat kulit kamu terlihat kusam dan kering. Alkohol juga menghilangkan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.

Baca Juga: 5 Jenis Teh Indonesia Paling Diminati, yang Jenis Teh Favoritmu?