Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Ganja, Si Obat Terlarang Yang Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Medis!

Iman Widimulya Jun 10, 2019 5:27 AM
Ganja bisa berguna untuk kepentingan medis jika tidak disalahgunakan.

Penggunaan ganja memang cukup kontroversial. Keberadaannya pun dianggap ilegal dan termasuk ke dalam obat-obatan terlarang. Di sisi lain, sebenarnya tanaman yang juga tumbuh subur di Indonesia ini merupakan obat yang memiliki cukup banyak manfaat untuk kesehatan. Apabila penggunaannya berlebihan akan menimbulkan efek yang negatif bagi tubuh, tapi diluuar itu penggunaan ganja di Indonesia masih dilarang dan terancam terkena pidana apabila nekat mengkonsumsinya.

Ini adalah efek lain dari penggunaan ganja untuk kepentingan medis. Cekidot!


1. Mencegah Epilepsi

epilepsi

Source: medika-platform.com

Efek ganja yang menenangkan sangat berguna bagi pengidap epilepsi

Peneliti Virginia Commonwealth University dalam publikasi di jurnal ilmiah, Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics tahun 2013 telah menemukan senyawa Cannabinoids dalam tanaman ganja untuk mengatasi epilepsi. Senyawa tersebut bekerja dengan mengikat sel otak yang bertanggungjawab mengatur rangsangan dan rasa tenang pada manusia.


2. Dapat Mengatasi Alzheimer

Alzheimer

Source: alz.to

Penggunaan ganja dengan dosis kecil dapat menekan efek dari Alzheimer

Studi yang dipublikasikan di The Journal of Alzheimer’s Disease mengungkapkan dosis kecil senyawa Tetrahydrocannabinol dalam tanaman ganja. Ternyata senyawa tersebut senyawa dapat memperlambat pembentukan plak amiloid yang membunuh sel otak dan bertanggungjawab atas penyakit Alzheimer.

Baca Juga: Misteri di Balik Keterkaitan Angka 420 dengan Ganja, Ini Penjelasannya!

3. Ganja Bisa menghambat Sklerosis Ganda

Sklerosis ganda

Source: hellosehat.com

Ganja juga berguna untuk meringankan efek kejang bagi pengidap penyakit Sklerossis

Sklerosis Ganda adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang merusak lapisan lemak pelindung saraf manusia. Akibatnya saraf mengeras dan menyebabkan kejang-kejang yang memicu rasa sakit luar biasa. Sebuah studi yang dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal tahun lalu menyebut Cannabis dapat meringankan gejala kejang pada pasien Sklerosis Ganda.


4. Dapat Meredam Efek Kemoterapi

Kemoterapi

Source: www.idntimes.com

Diluar sana, ganja banyak digunakan para pasien yang menjalani kemoterapi untuk meredakan efek negatif dari kemoterapi tersebut

Berbagai studi mengungkap ganja sangat efektif meredakan dampak samping kemoterapi, yakni rasa mual, muntah dan hilang nafsu makan. Badan Pengawas Obat AS Food and Drug Administration sejak beberapa tahun telah mengizinkan terapi obat-obatan berbasis Cannabinoid untuk pasien kanker yang menjalani Kemoterapi.


5. Meringankan Penyakit Glukoma

Glukoma

Source: www.harianpost.co.id

Penggunaan ganja bahkan sudah direkomendasikan oleh badan yang bertanggung jawab atas kesehatan mata di Amerika Serikat sana lho

Glukoma adalah penyakit yang memicu pembesaran bola mata, kemudian menekan saraf mata dan menyebabkan gangguan penglihatan. National Eye Institute di Amerika Serikat telah menyarankan penggunaan ganja untuk mengurangi gejala Glaukoma dengan cara menghisapnya sehingga dapat meringankan tekanan pada saraf mata.

Baca Juga: Hal-Hal yang Gak Boleh Dilakukan Oleh Si Pemilik Mata Kering