Masa penjajahan Indonesia gak langsung dimulai ketika orang-orang Belanda pertama kali menginjakkan kaki di Nusantara pada akhir abad ke-16. Sebaliknya, proses penjajahan oleh Belanda merupakan proses ekspansi politik yang lambat, bertahap dan berlangsung selama beberapa abad sebelum mencapai batas-batas wilayah Indonesia seperti yang ada sekarang hingga tanpa disadari memberi pengaruh kepada kebudayaan kita.

Nah, masih ingat kan kalau Indonesia pernah dijajah kolonial Belanda selama 350 tahun? Tapi berkat semangat dan perjuangan dari para pahlawan, kita bisa menikmati kemerdekaan yang telah menginjak 73 tahun ini. Ngomong-ngomong tentang penjajahan kolonial Belanda, taukah kalian jika penjajahan tersebut memberikan dampak kulturasi bagi bangsa Indonesia?

Yup, salah satu dampak kulturasinya adalah dalam bidang kuliner. Banyak lho makanan Indonesia yang kalian anggap Indonesia banget, tapi ternyata sebenarnya makanan tersebut adalah warisan Belanda yang sudah diadaptasi oleh warga Indonesia. Penasaran? Apa saja sih kreatifitas bangsa Indonesia dalam modifikasi makanan warisan Belanda? Yuk di simak!

 

1. Semur

Source: www.merahputih.com
Semur adalah makanan hasil modifiasi dari masakan Belanda yang bernama Smoor.

Wah, kalau ngomongin semur jadi mendadak laper ya. Taukah kalian bahwa semur yang punya cita rasa khas Indonesia banget itu ternyata adalah resep modifikasi dari masakan Belanda loh. Yup, nama makanan ini dalam bahasa belanda adalah smoor yang artinya teknik memasak daging dengan cara memasak daging dalam waktu yang lama untuk menghasilkan daging yang empuk dan bumbu yang meresap.

Masyarakat Indonesia yang kreatif kemudian mengadaptasi cara memasak masakan Belanda satu ini, kemudian menyesuaikan dengan bumbu serta rempah yang ada di Indonesia, voilaaa.. jadilah smoor alias semur khas Indonesia yang seperti ini kita kenal.

 

2. Perkedel

Source: www.cookpad.com
Perkedel lebih adalah hasil modifikasi makanan khas Belanda yaitu frikadel, namun masyarakat mengubah olahan daging dengan kentang, sehingga muncul nama makanan perkedel.

Siapa yang suka perkedel? Perkedel memang nikmat banget jika dipadukan dengan sepiring nasi sop hangat atau jadi lauk pendamping pada makanan padang. Tapi taukah kalian, perkedel yang nampaknya Indonesia banget itu ternyata juga warisan Belanda loh. Nama asli perkedel dalam bahasa Belanda adalah Frikadel. Dalam versi Belanda, Frikadel dibuat dari campuran daging dan tepung yang kemudian digoreng, Indonesia kemudian memodifikasi bahan dengan mengganti daging menjadi kentang yang lebih murah dan mudah didapat. Hmm, unik dan kreatif ya Indonesia.

Baca Juga: Daftar Kuliner Khas Sumatera Wajib Dicoba Kalau ke Sana, Bikin Ketagihan!

 

3. Kue Cubit

Source: indonesianfoods313.blogspot.com
Di negeri asalnya, Belanda, makanan satu ini memiliki nama Proffertjes dan biasa dimakan saat musim panas.

Dari makanan berat, kali ini kita bergeser sejenak ke kudapan manis. Siapa yang gak kenal kue cubit? Kue mungil yang satu ini memang nggak lekang dimakan jaman ya, sampai saat ini tetap eksis dan menjadi favorit banyak orang. Eits, tunggu dulu, kue cubit ternyata juga adaptasi dari resep Belanda loh. Nama Belandanya adalah Proffertjes yang artinya, panekuk mini yang dimakan saat musim panas. Walaupun namanya nggak mirip, tapi bentuk dan cara pembuatannya hampir sama loh. Wahh, kreatif.

 

4. Kue Lapis Legit

Source: travel.kompas.com
Memiliki nama asli Spikoek, namun masyarakat Indonesia memodifikasi kudapan manis satu ini hingga akhirnya kita mengenalnya dengan sebutan kue lapis legit.

Wah, kalau ini jangan ditanya. Kue yang satu ini dari bentuk dan namanya saja sudah Indonesia banget. Tapi taukah, bahwa lapis legit juga merupakan kue adaptasi resep Belanda? Yup, nama Belandanya adalah Spikoek . Sama seperti kue cubit, walaupun namanya berbeda, tapi cara memasaknya sama. Wah, jadi tau ya unik dan kreatifnya Indonesia.

Baca Juga: Pecinta Bakmi Wajib Coba, 7 Rekomendasi Bakmi Enak dan Melegenda di Jakarta!

 

5. Roti Goreng

Source: www.cookpad.com
Masyarakat Indonesia lebih mengenal makanan satu ini dengan sebutan roti goreng, namun di negeri asalnya belanda, makanan satu ini memiliki nama Oliebollen.

Selanjutnya ada kue yang pasti jadi favorit banyak orang Indonesia, roti goreng. Kue murah meriah yang biasanya dijual bersama cakue atau gorengan lainnya ini jelas membuat setiap orang nggak bisa nolak. Isinya yang macam-macam menjadi banyak pilihan untuk si penikmat. Taukah kalau roti goreng juga termasuk makanan modifikasi dari resep Belanda? Yup, nama Belandanya yaitu Oliebollen . Bentuk dan cara masak yang hampir sama membuat kita mengira pasti Indonesia banget. Wahh, salah kira deh selama ini.

Baca Juga: Jangan Asal Pesan Steak Sebelum Kalian Baca Ini!

Jadi gimana? Kreatif kan Indonesia kita? Meski kue-kue di atas merupakan resep warisan Belanda, namun dengan sentuhan olahan nenek moyang kita kue-kue tersebut jadi lebih nikmat di lidah kita.