Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Fakta Air Susu Ibu Yang Jarang Orang Tahu !

Dian Budi Lestari Apr 5, 2019 2:00 PM
Apa yang dimakan ibu, akan dirasakan pula oleh bayi melalui ASI. Memang demikian adanya. Namun, ahli laktasi menyarankan untuk tidak perlu khawatir terhadap cita rasa ASI tersebut, karena tidak 100% sama dengan makanan - hanya samar-samar - dan hanya bertahan maksimal 8 jam.

Apa yang dimakan ibu, akan dirasakan pula oleh bayi melalui ASI. Memang demikian adanya. Namun, ahli laktasi menyarankan untuk tidak perlu khawatir terhadap cita rasa ASI tersebut, karena tidak 100% sama dengan makanan - hanya samar-samar - dan hanya bertahan maksimal 8 jam. Yang lebih penting, jaga pola makan yang sehat dan seimbang selama menyusui. 

Variasikan jenis makanan agar kualitas ASI terjaga dan bayi mengenal dan "mencicipi" berbagai cita rasa makanan. Ini fakta-fakta menyangkut hubungan makanan-minuman dengan ASI.


Kandungan ASI


sumber http://dyairaalnovitradanandy.blogspot.com Kandungan ASISource: http://dyairaalnovitradanandy.blogspot.com
Kandungan ASI

Daftar zat yang terkandung di dalam air susu ibu cukup panjang. Tapi yang terpenting adalah zat mineral, vitamin, lemak dan asam amino. Atau Nukleotida, elemen dasar yang membentuk DNA, Karbohidrat yang menyumbangkan energi, protein yang mempercepat kematangan dinding dalam usus dan zat antimikroba yang menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk mendeteksi zat asing dan menetralisir dampaknya.


ASI Memberi Daya Tahan


sumber www.alodokter.com asi memberi kekebalanSource: www.alodokter.com
ASI memberi kekebalan pada bayi. 

 Sejak lahir, bayi telah dibekali daya tahan tubuh oleh ibunya sewaktu di kandungan. Pemberian ASI juga merangsang pusat daya tahan tubuh bayi untuk membuat daya tahan tubuh lebih cepat meningkat. Ketika lahir, daya tahan tubuh ini, cepat sekali turunnya, sementara daya tahan tubuh pada bayi lambat naiknya. Nah, dengan diberi ASI, bayi mendapat rangsangan daya tahan tubuh, hingga bisa lebih cepat menaikkannya. Ini biasanya disebut imunitas aktif dan pasi

Baca Juga: Buat yang Mau Cepet Punya Anak, Ini Dia Tradisi Unik Agar Cepat Hamil


Makanan Pedas Berefek untuk ASI


sumber www.noormafitrianamzain.com efek cabe kepada ASISource: www.noormafitrianamzain.com
Cabe dapat memberi efek kepada ASI


Konon bayi ikut kepedasan hingga mencret atau diare. Faktanya belum ada bukti ilmiah ASI bisa berasa pedas, gara-gara ibu makan bakso dengan sambal sebelum menyusui. Yang baru diketahui, ASI akan berasa bakso, tetapi tidak termasuk pedasnya. Tidak benar juga bayi akan mengalami masalah pencernaan seperti mencret dan diare. Makanan pedas berisiko terhadap ibu itu sendiri, yaitu mengalami gangguan pencernaan seperti diare. Masalahnya, jika Anda menderita diare, tentu bisa memengaruhi kualitas ASI karena diare bisa membuat Anda mengalami dehidrasi (kekurangan cairan).


Lama Bayi Hingga Disapih


sumber sumber www.noormafitrianamzain.com lama banyi disapihSource: www.noormafitrianamzain.com
Lama banyi disapih.


Soal ini belum ada kata sepakat di dunia medis. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, menganjurkan setiap ibu menunggu hingga bayi berusia enam bulan sebelum disapih dan paling dini empat bulan sebelum bisa memberikan makanan tambahan.

Baca Juga: Tidur Telanjang Bisa Bikin Badan Kurus, Mitos Atau Fakta?


Kedekatan dengan Ibu


sumber doktersehat.com Asi Membuat dengan ibuSource: doktersehat.com
Asi Membuat dengan ibu.

Menyusui juga membuat kedekatan hubungan antara si bayi dengan ibu yang nilainya tak terhingga, juga terjalin. Hingga, ia berpotensial menjadi anak baik budi pekertinya. Jadi, bayi yang mendapat ASI eksklusif, selalu berada dalam pelukan ibunya, dielus dan disayang, hingga ia merasa aman, dilindungi, dan dicintai. Ia tumbuh dalam suasana yang aman. Karena itu, ia pun akan mencintai lingkungannya. Setiap bayi yang lahir dari rahim ibu pasti bahagia karena komposisi ASI-nya pas sesuai kebutuhannya.

Merkuri dalam Sushi


sumber www.merdeka.com merkusri dalam sushiSource: www.merdeka.com
merkusri dalam sushi
Konon bunda makan sushi dan sashimi, bayi keracunan merkuri. Faktanya bahan baku ikan umumnya ikan laut perairan dalam seperti tuna, yang rentan tercemar merkuri. Merkuri sendiri adalah logam berat yang dapat masuk ke dalam ASI melalui peredaran darah. Badan Pengawasan Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) mengatakan, merkuri bisa terakumulasi di tubuh bayi sejak mereka berada di dalam kandungan akibat Bundanya mengonsumsi ikan laut dari laut yang tercemar buangan limbah pabrik yang bermerkuri. Karena itu, FDA mewanti-wanti ibu hamil dan menyusui untuk tidak mengonsumsi beberapa jenis ikan laut yang dianggap tinggi kandungan merkurinya, di ataranya; hiu, swordfish, dan sarden.

Baca Juga: Manfaat Sinar Matahari Pagi, Eksklusif Buat Lo yang Gak Males Bangun Pagi!