Gengs, pernah gak sih ngerasain kucing kamu meong-meong melulu, tapi kita gak ngerti mau kucing kita apa? Di kasih makan tetep meong, di kasih minum juga tetep meong. Menurut Arden Moore, penulis dari buku The Cat Behavior Answer Book mengatakan, “kucing mampu membuat setidaknya 30 suara, selain 19 variasi suara meong yang sederhana.“ Berikut terjemahan yang mungkin bisa kamu lakukan kalo kucing kamu udah meong-meong mulu. Cekidot!

1. Sakit

Sumber: kittykrafty.com

Kalo kucing kamu tiba-tiba mulai meong berlebihan, mungkin dia merasa sakit atau ada bagian tubuhnya yang tidak enak. Kamu bisa segera membawanya ke dokter. Tapi, banyak penyakit yang dapat menyebabkan kucing merasa lapar, haus, atau sakit yang semuanya dapat menyebabkan mengeong berlebihan.

2. Caper alias cari perhatian

Sumber: kucingfelin.com

Kadang kucing meong-meong hanya karena mereka ingin cari perhatian kamu. Karena hanya mengeong yang bisa dia lakukan untuk mengambil perhatian kamu. Kucing sering meong bisa jadi untuk mengajak kamu bermain, minta dibelai atau agar kamu berbicara kepada mereka.

3. Sebagai sapaan “hai”

Sumber: appliedeco.org

Kalo kucing kamu mengeong ke kamu ketika kamu sampai atau baru datang ke rumah, menurut website ASPCA, artinya kucing kamu menyambut kamu karena sudah ada di rumah. Lucu ya gengs, kirain kita dateng dia langsung minta makan.

4. Stress

Sumber: jacquiebest.blogspot.co.id

Menurut Web MD, kucing yang stres dapat menjadi semakin vokal dari batas normal. Kucing mengeong dengan keras di hadapan kamu, misalnya. Mungkin ini bisa diatasi dengan diusap atau dibelai rambut kucingnya.

5. Kucing kamu gak mau sendirian

Sumber: petlogue.com

Menurut The Ohio State University’s College of Veterinary Medicine’s Indoor Pet Initiative, ketika beberapa ekor kucing ditinggal sendirian untuk jangka waktu yang lama, mereka mungkin menjadi cemas dan akhirnya mengeong berlebihan.

Nah, itu dia alasan-alasan kenapa kucing kamu mengeong berlebihan. Punya komentar? Tulis di kolom comment ya!