Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Beruntung, Para Aktor Ini Gak Harus Casting Untuk Dapat Peran Ikonik

Nurus Sobah Nov 27, 2018 6:00 AM
aktor hollywood yang tidak harus mengikuti casting untuk mendapatkan peran ikonik

Source: https://www.syfy.com/syfywire/chris-evans-post-avengers-4-mcu-future

Industri film Hollywood memang sangat ketat. Gak mudah untuk mencapai posisi yang stabil. Para aktor harus berjuang dari bawah, mengikuti casting demi casting untuk sampai akhirnya mendapatkan peran dalam sebuah film. Perjuangan yang panjang dan melelahkan itu kadang membuat mereka (para pemimpi yang ambisius sekalipun) menyerah. Setelah berhasil mendapatkan peranpun gak mudah untuk selalu diingat. Butuh satu peran ikonik yang membuat masyarakat mengingat nama mereka.

Walaupun sangat jarang, ternyata ada beberapa aktor yang beruntung gak harus melalui proses casting untuk mendapatkan peran ikonik. Dan dengan peran tersebutlah, namanya meroket di pasaran film.

Ini dia daftar aktor yang mendapatkan peran ikonik tanpa perlu mengikuti casting:

 

1. Alan Rickman sebagai Severus Snape – Harry Potter

Source: https://www.slashfilm.com/alan-rickman-severus-snape/

Kita semua tahu, perlu proses panjang untuk mendapatkan pemeran siswa dalam film ‘Harry Potter’. Produser sendiri mengaku selektif dalam memilah-milah kandidat dalam beberapa tahapan casting sebelum akhirnya menetapkan Daniel, Emma, dan Ruppert untuk peran utamanya. Bahkan, setelah mendapatkan nama-nama itu, produser masih harus meminta persetujuan J.K Rowling dahulu.

J.K Rowling memang sangat hati-hati untuk memilih aktor untuk berperan dalam film yang diadaptasi dari buku karangannya tersebut. Bahkan dia mengeluarkan peraturan ‘British actors only’ untuk menghindari aksen palsu yang akan mengganggu jalan cerita. Untuk peran pengajar, Rowling mengajukan nama-nama yang merupakan pilihannya. Sampai pada peran paling ikonik, Severus Snape, Rowling bersikeras bahwa Alan Rickman adalah satu-satunya aktor yang cocok memerankan peran tersebut. Bahkan, dia mengaku memikirkan Alan Rickman saat menulis karakter Snape dalam bukunya.

Setelah menonton seluruh sekuelnya, kita gak akan bisa mendebat pendapat J.K Rowling. Gak mungkin untuk membayangkan aktor lain untuk mengisi peran tersebut.

 

2. Chris Evans sebagai Captain America – Captain America: The First Avenger

Source:https://wallpaper-house.com/group/chris-evan-wallpaper/index.php

Marvel Entertainment udah menghasilkan banyak film superhero terbesar dan tersukses di Hollywood. Mereka memilih cast secara hati-hati untuk menghindari segala kesalahan. Jangan lupa, MCU dulu sempat menjadtuhkan pilihan pada Jon Fevreau untuk memerankan tokoh Iron Man. Tapi, akhirnya mengambil resiko dengan memilih Robert Downey Jr sebagai gantinya. Downey dituntut untuk membuktikan bahwa dia layak dengan peran tersebut. Lain halnya dengan Chris Evans. Dia relatif lebih mudah untuk mendapatkan peran Captain America. Bahkan, dia gak perlu mengikuti casting untuk mendapatkan peran yang pada akhirnya menjadi sangat ikonik itu.

Usut punya usut, ‘American Looks’ yang dimiliki Chris Evans udah menarik hati sutradara film ‘Captain Amerika: The First Avenger’, Joe Jonston tanpa perlu melakukan banyak screen test. Perannya tersebut semakin menjadikannya popular dalam masyarakat setelah gagal dalam film superhero sebelumnya: ‘Fantastic 4’.

 

3. Chadwick Boseman sebagai T’Challa/ Black Panther – (Captain America: Civil War)

Source: https://geektyrant.com/news/chadwick-boseman-believes-tchalla-is-the-enemy-in-black-panther-and-explains-why

Bagi banyak orang, Hollywood adalah tempat tujuan untuk para pemimpi yang ingin menjadi bintang. Untuk mereka yang terpilih, disinilah mereka akan berkembang. Sebelum bergabung dengan MCU sebagai raja masa depan Afrika yang kaya teknologi di Wakanda, Chadwick Boseman masih bergelut dengan perjuangannya menjadi aktor. Tahun-tahun sebelum debut dalam MCU, Boseman hanya mendapat peran-peran kecil dalam acara TV. Peran-peran tersebut gak cukup membuat namanya dikenal publik.

Ternyata, saat sebagian besar orang mengacuhkan kemampuan aktingnya, justru nama-nama besar seperti presiden Marvel Studios Kevin Feige, produser MCU Nate More dan Louis D’Esposito, serta sutradara film ‘Captain America: Civil War memerhatikan dan mengakui aktingnya. Saat kru Civil War menggarap ide cerita dan karakter yang akan muncul, mereka memutuskan untuk mengikutsertakan peran Black Panther. Dan saat itu juga, Boseman dipilih secara mutlak oleh mereka sebagai pemerannya. Besoknya, Boseman dihubungi kru Civil War melalui telefon untuk menawarkan peran tersebut tanpa melalui casting.

 

4. Viggo Mortensen sebagai Aragorn – Lord of The Ring: The Fellowship of The Ring

Source: https://screenrant.com/aragorn-lord-of-the-rings-trivia-facts/

Timing adalah segalanya dalam bisnis perfilman. Viggo Mortensen sebenarnya gak direncanakan untuk berada dalam film Lord of The Rings. Bukan karena kemampuan aktingnya kurang, tapi justru karena Mortensen udah membuat reputasi sebagai salah satu aktor yang sangat berdedikasi.  Makanya, dia lebih cenderung memilih proyek film kecil yang lebih berorientasi pada karakter. Jadi, film trilogi sebesar Lord of The Ring sepertinya gak membuatnya tertarik.

Itu juga yang membuat Jackson, sutradara Lord of The Ring memilih Stuart Townsend sebagai pemeran Aragorn. Tapi, beberapa hari sebelum syuting, Jackson sadar bahwa Townsend terlalu muda untuk menggambarkan keletihan Aragorn. Dengan proyek sebesar itu, Jackson membutuhkan aktor yang matang, mapan, dan bisa ke Selandia Baru secepatnya. Jadi, Jackson melakukan panggilan pada Mortensen untuk menawarinya peran itu. FYI, Mortensen saat itu gak banyak tahu soal Lord of The Ring. Dia hanya tahu sedikit, dan itupun karena anaknya adalah penggemar trilogi tersebut. Dengan desakan anaknya, akhirnya dia setuju bergabung dalam proyek mega trilogy itu sebagai raja Middle-Earth bernama Aragorn.