Source: https://www.adultlearningbcc.ac.uk/courses/cookery-exciting-vegetarian-recipes-f4fd11ahot21819/

Saat ini, menjadi vegetarian menjadi pilihan gaya hidup yang dianut banyak orang. Tapi, tahu gak sih kalo ternyata vegetarian itu macem-macem? Beberapa vegetarian mengaku gak mengonsumsi atau menggunakan produk-produk hewan karena peduli dengan hewan dan lingkungan. Sementara itu, ada juga vegetarian yang memilih gaya hidup ini karena ingin hidup sehat. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa jenis vegetarian, dampaknya pada kesehatan dan ekosistem.

 

Vegan

Source: https://theconversation.com/vegan-diet-how-your-body-changes-from-day-one-100413

Orang yang menerapkan diet vegan gak mengonsumsi produk hewani. Seseorang yang mengikuti gaya hidup vegan secara sempurna juga gak akan menggunakan produk yang mengandung atau memakai uji coba hewan.

Vegan juga gak mengonsumsi jenis daging apapun, produk susu, atau yang makanan dan minuman yang punya bahan-bahan hewani, seperti madu, gelatin, atau albumin. Orang vegan juga menghindari konsumsi gula yang diolah menggunakan tulang binatang.

Penelitian menunjukkan bahwa penganut gaya hidup vegan menyelamatkan sekitar 200 hewan setiap tahunnya. Data statistik juga menunjukkan bahwa vegan lebih sehat ketimbang mereka yang mengonsumsi produk hewani.

Penyakit-penyakit seperti gagal jantung dan kanker juga berisiko rendah menyerang para vegan. Menjadi penganut gaya hidup vegan juga punya dampak positif yang sangat besar pada lingkungan, yaitu menghemat air, membantu mengurangi degradasi lahan, mengurangi polusi, dan lain-lain.

 

Lacto Vegetarian

Source: https://en.wikipedia.org/wiki/Lacto_vegetarianism

Seseorang yang menganut gaya hidup lacto vegetarian gak mengonsumsi daging, termasuk daging merah atau putih, ikan, ayam dan unggas, ataupun telur. Tapi, mereka mengonsumsi tumbuhan dan susu. Beberapa produk hewani yang dikonsumsi oleh lacto vegetarian adalah keju, susu sapi, dan yoghurt. Walaupun mereka mengonsumsi produk susu, lacto vegetarian gak mengonsumsi daging binatang.

Lacto vegetarian juga mendapatkan manfaat dari gak mengonsumsi daging, seperti tekanan darah stabil dan berisiko rendah terkena penyakit tertentu. Tapi, mereka tetap mengonsumsi kolesterol dari produk susu. Dengan gak mengonsumsi binatang, lacto vegetarian menyelamatkan banyak binatang setiap tahunnya, walaupun jumlahnya gak sebanyak penganut gaya hidup vegan.

 

Ovo Vegetarian

Source: https://www.zliving.com/food/vegetarian-diet/lacto-ovo-vegetarian-its-1293/

Ovo vegetarian adalah orang-orang yang gak mengonsumsi daging merah atau putih, ikan, ayam, unggas, burung, dan produk susu. Tapi, ovo vegetarian tetap mengonsumsi produk telur.

Ovo vegetarian mendapatkan manfaat kesehatan dari gak mengonsumsi daging, tapi tetap mendapatkan kolesterol seperti lacto vegetarian.

 

Lacto-ovo Vegetarian

Source: https://www.in.gr/2018/03/27/health/apo-ti-nisteia-sti-xortofagia/

Lacto-ovo vegetarian adalah jenis vegetarian yang paling umum. Penganut gaya hidup lacto-ovo vegetarian gak mengonsumsi daging merah atau putih, ikan, unggas, ayam, dan burung. Tapi, lacto-ovo vegetarian mengonsumsi produk yang mengandung susu dan telur.

Walaupun Lacto-ovo vegetarian juga memperoleh manfaat kesehatan dengan gak mengonsumsi daging, tapi mereka mengonsumsi kolesterol lebih tinggi dari para lacto atau ovo vegetarian, karena mengonsumsi produk susu dan telur.

 

Pollotarian

Source: https://www.t-3.com/smart-clothing-meal-time-kits-and-programmable-wands/lunch-bowl-with-vegetablesbeans-and-chicken-meat/

Jenis vegetarian ini cukup kontroversial, karena mereka gak mengonsumsi daging apapun Tapi memakan unggas dan burung. walaupun pollotarian gak mengonsumsi makanan laut, ikan, ataupun daging merah, banyak yang mengkritisi dan menganggap pollotarian gak termasuk vegetarian.

Pollotarian punya risiko kesehatan yang lebih rendah ketimbang orang yang mengonsumsi daging merah. Orang-orang yang gak mengonsumsi daging merah punya risiko yang rendah terkena penyakit jantung ketimbang mereka yang mengonsumsinya.

 

Pescetarian

Source: https://youqueen.com/life/health/health-benefits-of-a-pescetarian-diet/

Jenis vegetarian ini mirip dengan pollotarian. Meski pescatarian atau pescetarian gak mengonsumsi daging apapun, mereka memakan makanan laut. Seperti pollotarian, banyak pula kontroversi seputar pescatarian. Banyak yang berpendapat, orang-orang yang mengonsumsi makanan laut gak bisa dikategorikan sebagai vegetarian.

Walaupun pescatarian punya risiko yang lebih rendah terkena penyakit kronis berat, mengonsumsi terlalu banyak ikan bisa menyebabkan masalah kesehatan tertentu, karena banyaknya jumlah polutan dan merkuri yang masuk ke dalam tubuh.

 

Flexitarian

Source: https://www.prepperfect.co.uk/food/what-is-the-flexitarian-diet

Flexitarian adalah jenis vegetarian yang paling baru. Penganut gaya hidup flexitarian adalah orang yang lebih banyak mengonsumsi tumbuhan dan hanya beberapa kali mengonsumsi daging. walaupun jumlah daging yang dikonsumsi berbeda-beda pada setiap felxitarian, secara umum mereka adalah vegetarian yang cuma sesekali mengonsumsi daging.

Penelitian menunjukkan bahwa gak mengonsumsi daging 1 hari aja dalam setiap minggu punya manfaat dan dampak yang sangat banyak pada kesehatan dan lingkungan. Hewan yang dibunuh untuk diolah sebagai bahan pangan pun berkurang.

 

Secara umum, setiap vegetarian, jenis apapun yang dianut, bisa memberikan dampak dan manfaat yang banyak terhadap kesehatan dan lingkungan. Jadi, gak ada salahnya jika kalian mulai belajar lebih banyak mengonsumsi sayuran dan mengurangi konsumsi daging ya!