Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Benarkah Telur Membahayakan Jantung? Temukan Jawabannya di Sini!

Fany Triany Mar 18, 2019 9:00 AM
Telur bergizi tinggi, bisa jadi ancaman kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sebuah analisis terbaru menemukan bahwa sebutir telur memiliki 300 miligram kolesterol yang besar dalam meningkatkan resiko penyakit kordiovaskular. Perlukah kita khawatir? Ya, tentu saja, apalagi bagi pencinta telur seperti kamu.

Sejak lama, telur memang dikenal sebagai makanan dengan nutrisi tinggi yang baik dikonsumsi, meski tinggi kolesterol. Ya, pernyataan tersebut memang di keluarkan oleh beberapa ahli nutrisi dunia, namun belakangan ini pernyataan itu di tentang oleh sebagian ahli lainnya. Analisis baru yang dilakukan dengan 6 studi prospektif, dan melibatkan hampir 30.000 koresponden anak berusia 17 tahun, menghasilkan temuan yang mengejutkan. Penambahan 300 miligram kolesterol akibat mengkonsumsi lebih dari 2 butir telur perhari, ternyata bisa meningkatkan 17%-18% resiko penyakit kardiovaskular dan peningkatan resiko kematian dini.

Baca Juga: Kreasi Makanan Dari Telur, Bikin Perut Keroncongan

Temuan yang bersifat observasional ini memperlihatkan, seberapa sehatnya keadaan jantung seseorang tidak akan menyelamatkan kamu dari resiko kardiovaskular, penyakit jantung koroner, stroke,  gagal jantung, dan kematian dini, jika tubuh mu mengendap banyak kolesterol , salah satunya berasal dari kuning telur.

telurSource: zinoti.lt.com
Dr. Robert Eckel dari University of Colorado School of Medicine menyarankan kita untuk mengonsumsi telur secara utuh tanpa perlu meninggalkan bagian kuningnya.

Meskipun kuning telur memang memiliki kandungan lemak jenuh dan koesterol tinggi, tapi kuning telur juga kaya akan kandungan vitamin larut lemak layaknya vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Keberadaan lemak justru akan membantu tubuh menyerap vitamin tersebut dengan lebih baik sehingga tubuh pun akan memiliki sistem metabolisme, kesehatan kulit, dan produksi energi yang jauh lebih baik. Pakar kesehatan juga menyebutkan bahwa konsumsi telur tidak akan mudah meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh asalkan tidak dilakukan dengan berlebihan.

Dr. Robert Eckel dari University of Colorado School of Medicine menyarankan kita untuk mengonsumsi telur secara utuh tanpa perlu meninggalkan bagian kuningnya karena bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan. Hanya saja untuk menghindari penyakit bahaya yang menyerang, sebaiknya batasi konsumsi telur tidak lebih dari 2 buah butir dalam sehari.

Baca Juga: Selain Telur Ayam, Ini Dia Telur Lain yang Dapat Dikonsumsi


Lalu, bagaimana cara makan telur yang baik agar tidak kehilangan nutrinya? Mentah atau matang ya?


Telur mentah mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran cerna. Meskipun demikian, kandungan dari baktiri tersebut tidak lah besar, hal ini disebabkan adanya cangkang telur yang melindungi isi dari terlur tersebut. Oleh karena itu dalam kondisi normal, memakan telur mentah tidak termasuk dalam hal berbahaya bagi manusia. Hanya saja hal tersebut tidak disarankan bagi penderita HIV, wanita hamil, bayi dan balita, orang yang dalam masa kemoterapo, dan paska transplatasi.

telurSource: zinoti.lt.com
Telur mentah ataupun matang tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Sebenarnya, telur mentah ataupun matang tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Itu berarti telur yang sudah matang pun tidak akan kehilangan kandungan gizinya meski sudah melalui proses masak. Penelitian justru menunjukan bahwa protein dari telur yang dimasak hingga matang, lebih mudah di serap oleh tubuh dibandingkan dari telur mentah.

Baca Juga: Olahan Makanan Berbahan Dasar Telur dari Berbagai Negara, Asli Bikin Ngiler!

Intinya guy’s mau mentah atau matang, telur adalah makanan bernutrisi tinggi bagi tubuh, jika tidak di konsumsi secara berlebihan. Ingat, kalau suka sekali makan telur, cukup dua saja jangan lebih, karna itu berat biar dia saja!