Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Bahaya Gak Sih Mengkonsumsi Terlalu Banyak Garam? Ini Penjelasannya

Nurus Sobah Feb 20, 2019 10:30 AM
akibat mengkonsumsi terlalu banyak garam.

Garam sering dikaitkan dengan hipertensi, alias tekanan darah tinggi. Hal itu menyebabkan garam dianggap banyak orang sebagai bahan makanan yang cukup berbahaya jika dikonsumsi.

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2011 di American Journal of Hypertension, dan diperbarui pada tahun 2014, menyimpulkan bahwa mengurangi garam emang baik untuk menurunkan tekanan darah. Tapi, gak ada bukti yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa itu bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Jadi, bahaya gak sih mengkonsumsi garam? Ini dia penjelasannya.


1. Menariknya, Gula Lebih Berbahaya Bagi Kesehatan Jantung Kamu Daripada Garam


Gula lebih berbahaya bagi kesehatan jantung Kamu daripada garam

Source: nyafuu.org

Gula justru lebih memungkinkan manusia terkena hipertensi dibanding garam.


Salah satu studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Open Heart menyimpulkan bahwa gula, khususnya fruktosa, lebih besar keterkaitannya dengan hipertensi dan risiko kardiometabolik daripada garam. Para penulis mengatakan bahwa natrium mungkin terkait dengan tekanan darah.

Baca Juga: Waspada, Ini Daftar Makanan yang Bisa Bikin Gigi Kamu Kuning


2. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam Juga Berbahaya


Terlalu banyak mengkonsumsi garam bisa menaikan tekanan darah

Source: medicalnewstoday.com

Sodium dalam garam yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan tubuhmu kembung.


Sodium dalam garam yang dikonsumsi berlebihan menyebabkan tubuh kamu menahan air tambahan (itulah sebabnya garam membuat Kamu kembung juga). Semua air ekstra di tubuh Kamu bisa memberi tekanan pada jantung dan pembuluh darah Kamu. Sebab jantung harus memompa lebih keras untuk mengalirkan cairan ekstra ke dalam tubuh Kamu. Saat jantung Kamu bekerja lebih keras, tekanan darah Kamu akan naik.


3. Seberapa Banyak Konsumsi Garam yang Benar?


Sodium dalam garam dibutuhkan tubuh

Source: sciencenordic.com

Meski berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih, kandungan garam juga dibutuhkan oleh tubuh kita.


Walaupun terlalu banyak mengkonsumsi garam bisa membahayakan tekanan darah kamu, kamu gak bisa berhenti mengkonsumsinya begitu aja. Kenapa? Karena garam mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Salah satunya adalah sodium. Tubuh kita membutuhkan sedikit sodium untuk membantu sistem integral dalam tubuh kita tetap berjalan. Kita juga membutuhkan sedikit sodium untuk menjaga cairan dalam tubuh supaya seimbang, dan bahkan bisa membantu menyeimbangkan beberapa hormon.

Baca Juga: Awas, Ini Adalah Tanda Saat Kamu Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam

Kekurangan sodium dalam tubuh kita disebut hyponatremia. Hyponatremia bisa punya efek yang serius seperti  muntah parah dan diare. Sakit kepala, pusing, linglung, dan bahkan kejang atau koma bahkan bisa terjadi.

Kalo kamu suka berolahraga ekstrem seperti lari marathon, kamu bisa kehilangan banyak garam melalui keringat kamu. Saat itu, kadar sodium dalam tubuh terancam kalo kamu rehidrasi dengan air biasa, tanpa garam. Jadi, usahakan untuk mengambil tambahan sodium melalui minuman elektrolit.

Minum minuman elektrolit setelah berkeringat banyak

Source: gophuket.net


Untuk orang normal, masih ada sedikit kontroversi seputar jumlah konsumsi garam yang tepat. Pedoman Diet USDA merekomendasikan agar kita membatasi asupan garam sampai 2.300 miligram per hari. Untuk orang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung (mereka yang berusia di atas 50, berkulit hitam, atau individu dengan penyakit ginjal kronis, tekanan darah tinggi, atau diabetes) direkomendasikan untuk mengkonsumsi 1.500 miligram per hari.

Yang jadi masalah adalah, sodium tersembunyi dalam begitu banyak makanan yang Kamu makan, bahkan pada produk segar. Makanan lain yang juga mengandung sodium diantaranya keju dan makanan kalengan.

Baca Juga: Waspada Alergi Gula Bisa Bikin Psikologis Terganggu, Ini Cara Mengatasinya!


4. Gimana Cara Mengontrol Asupan Garam?


Makan makanan segar

Source: www.cbc.ca

Saat Kamu belanja bahan makanan, periksa labelnya sebelum kamu membelinya


Yang pertama dan paling utama adalah makan makanan segar, bukan makanan kemasan. Saat Kamu belanja bahan makanan, periksa labelnya sebelum kamu membelinya. Disana kamu bisa menemukan kandungan sodium dalam istilah-istilah, seperti natrium, garam, soda, atau dalam hal aditif dan pengawet makanan, natrium nitrat, benzoat, atau sitrat.

Selanjutnya, cari cara lain untuk menambah rasa pada makananmu. Natrium rendah gak berarti makanan yang hambar. Ganti garam dengan beberapa rempah segar, bumbu lain, atau bisa juga dengan perasan jeruk.

Baca Juga: Gak Nyangka, Hal-Hal Ini Bisa Bikin Kamu Jadi Bau