Semua orang pasti punya musuh, orang yang ngerasa bahagia banget saat dia bisa bikin kita susah atau sedih. Emang sih kalo keinget sama musuh, bawaannya jadi emosi sendiri. Apalagi kalau musuh kamu sering banget mengganggu dengan omongan atau kelakuan yang bikin kamu ga nyaman. Rasanya pasti bad mood banget kan. Kalo kamu punya musuh yang ganggu kamu dengan sikap buruknya, coba deh belajar untuk menyukai dan bersikap baik ke dia. Ternyata manfaatnya bagus banget lho!

1. Musuh bisa membantu kamu belajar mengontrol emosi

Source: steptohealth

Sebenarnya, musuh kamu adalah orang terbaik yang bisa membantu manajemen emosi jadi lebih baik. Dengan belajar menyukai musuh, itu artinya kamu juga belajar menahan amarah dan kekesalan kamu terhadap dia. Saat emosi dan rasa marah kamu berkurang terhadap musuh kamu, berarti kamu berhasil mengelola emosi dengan sangat baik. Jadi kamu dapat terhindar dari emosi yang tidak penting karena kamu ga kepancing kelakuan musuh kamu. Pernah denger ga, kalimat “lawanlah kejahatan dengan kebaikan”. Selain ga menguras emosi, pikiran, dan tenaga kamu, belajar untuk menyukai musuh kamu juga bisa membantu kamu mengelola perasaan kamu juga lho. Akhirnya, kamu bisa jadi sosok yang sabar. 

2. Komentar-komentar negatif mereka bisa jadi pacuan kamu untuk memperbaiki diri

Source: realfoodforlife
Kemungkinan besar hampir tidak pernah ada hal baik yang bisa dikatakan oleh musuh tentang kamu. Tapi dari semua hal buruk yang musuh kamu katakan tentang, pasti ada satu dua hal yang mungkin sesuai dan ada pada diri kamu. Daripada marah atau membalas hal yang sama, lebih baik kamu evaluasi diri jika kamu mendengar hal buruk yang dikatakan tentang kamu. Ada kemungkinan bahwa apa yang dikatakan oleh musuh kamu ini benar dan akan lebih baik jika kamu menanggapinya dengan mengevaluasi diri sendiri. Biarkan saja musuh kamu membuang-buang waktunya dengan menjelek-jelekkan kamu, tapi kamu harus selangkah lebih baik dengan sikap yang lebih bijak! 

3. Kamu akan jadi lebih dewasa dan positifSource: rewireme

Sekecil apapun, sikap negatif yang kamu tunjukkan untuk musuh kamu tidak akan memberikan hasil yang baik. Kamu hanya akan jadi pendemdam dan sama-sama negatif seperti yang musuhmu. Ketimbang membalasnya atau melakukan hal-hal buruk untuk menjelek-jelekkan musuh kamu, lebih baik kamu belajar untuk menyukainya dan tidak membalas satupun sikap buruknya. Masih ada hal yang lebih penting daripada membenci orang dan menebarkan aura negatif. Alangkah lebih baik apabila sikap negatif dibalas dengan sikap positif. Fokuslah pada hidupmu, jangan sampai kamu mengabaikan hal-hal yang lebih penting dalam hidupmu karena terlalu sibuk membenci musuh yang sebenarnya tidak perlu kamu pikirkan. Kamu jadi lebih dewasa dan aura kebaikan kamu juga akan terlihat  karena kamu selalu memancarkan energi positif pada siapapun :D

4. Bisa saja kamu dan musuh kamu hanya salah paham sajaSource: hellodokter

Terkadang, kamu bermusuhan dengan seseorang hanya karena alasan yang sebenarnya sepele dan tidak penting. Cobalah untuk bersikap baik sekesal apapun kamu terhadap musuh kamu. Akan lebih baik juga jika kamu berusaha memperbaiki hubungan kalian dengan bijak. Kamu bisa mengawalinya dengan mendekatinya pelan-pelan hingga mendapatkan waktu untuk bicara baik-baik dengan dia. Tanyakan kenapa ia menunjukkan sikap yang buruk kepada kepada kamu. Jangan-jangan selama ini kalian hanya miskomunikasi saja dan menyebabkan kalian jadi bermusuhan. Siapa tau dengan bersikap baik dan mengalah, hubungan kalian jadi membaik dan kamu jadi dapet temen baru :D