Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

Akane Yamaguchi, Pebulutangkis "Mungil" Asal Jepang yang Bergelimang Prestasi

Imam Santoso Mar 22, 2019 10:00 AM
Meski terhitung masih berusia muda dan bertubuh mungil, tapi ia mampu beri prestasi buat negaranya!

Age doesn't matter. Kalimat tersebut ada benarnya jika kita merujuk kaitan antara usia muda dan tua dengan kemampuan dalam menguasai satu bidang olahraga. Salah satu contohnya adalah kepada pebulutangkis asal negeri Jepang ini.

 

Menjadi salah satu wonderkid atau anak ajaib di olahraga bulutangkis dalam beberapa tahun terakhir, pebulutangkis asal Jepang, Akane Yamaguchi berhasil membuktikan kepada dunia bahwa dirinya bisa menorehkan prestasi gemilang sejak usia muda dan mengalahkan para pemain yang secara pengalaman lebih matang dan usia yang lebih tua dari dirinya.

Akane Yamaguchi adalah pebulutangkis wanita asal Jepang yang saat ini menempati papan atas peringkat BWF dan sudah meraih juara di beberapa seri sejak awal karirnya. Akane yang saat ini berusia 21 tahun menjadi salah satu tunggal putri negeri matahari terbit yang sukses mengacak-acak peta kekuatan tunggal putri Tiongkok dari usia muda berkat permainan ulet dan gesit yang membuat lawan keteteran menghadapi dirinya.

Baca Juga: Kenalkan Jonah Larson, Bocah Ajaib 11 Tahun yang Jago Bikin Kain Rajutan

Memiliki postur yang tak begitu tinggi yaitu sekitar 156 cm, Akane Yamaguchi justru mampu mengecoh lawannya yang miliki postur lebih tinggi dengan kekuatannya di footwork, ulet di lapangan serta pukulan akurat. Maka tak heran Akane disebut-sebut sebagai tunggal putri ajaib milik Jepang. Akane YamaguchiSource: okezone.com
Meski bertubuh mungil, Akane Yamaguchi mampu berikan prestasi gemilang untuk bulutangkis Jepang

Awali karir di turnamen internasional pada Kejuaraan Junior, Akane Yamaguchi sudah langsung melesat dengan meraih runner-up pada kejuaraan dunia junior tahun 2012 ketika dirinya berusia 15 tahun. Bertanding di turnamen tersebut hingga 2014, ia sudah berhasil koleksi dua gelar juara pada tahun 2013 dan 2014 di sektor individual. Selain itu dirinya juga mendapat penghargaan Most Promising Player dari BWF selaku federasi bulutangkis dunia. Hasil itu pun menjadi jalan bagi dirinya untuk tampil lebih mantap di turnamen bulutangkis skala lebih besar.

Baca Juga: Mengenal Kevin Carter, Fotografer yang Bunuh Diri Setelah Memenangkan Penghargaan Pulitzer Prize

Benar saja, di tahun 2013 Akane sukses raih gelar juara di kompetisi internasional pertamanya diluar junior ketika bertanding di ajang Japan Open Super Series 2013. Saat itu dirinya mampu juara dikala masih berumur 16 tahun, yang berarti ia menjadi pemain termuda yang mampu jadi kampiun di turnamen BWF Super Series.

Setelah itu berbagai gelar juara BWF Super Series mampu diraih tunggal putri kelahiran 6 Juni 1997 itu yang kemudian membawa dirinya pernah berada di peringkat satu dunia pada tahun 2018 atau saat Akane berumur 21 tahun. Pencapaian tertinggi di karir bulutangkis seorang Akane Yamaguchi adalah ketika dirinya mampu juarai BWF Super Series Final pada tahun 2017, saat itu Akane berhasil kalahkan tunggal putri India, Sindhu Pusarla Venkata dengan skor 15-21, 21-12 dan 21-19.Akane Yamaguchi BWFSource: indiatvnews.com
Akane Yamaguchi saat sukses jadi juara BWF Super Series Final 2017.

Di sektor regu pun Akane mampu berikan kontribusi maksimal untuk negaranya dengan sukses raih juara Uber Cup 2018 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Ajang multi-event pun juga mampu dilahap tunggal putri Jepang itu dengan baik kala sukses rebut medali emas pada Asian Games 2018 di Indonesia.

Di tahun 2019, Akane Yamaguchi sudah raih gelar Jerman Terbuka dan menambah gelar pribadinya di level BWF World Tour, format baru pengganti BWF Super Series menjadi tiga gelar juara sejak diterapkan tahun 2018. Saat ini dirinya masih bercokol di peringkat 4 dunia dalam ranking BWF, dibawah rekan senegaranya, Nozomi Okuhara dan peringkat pertama asal China Taipei, Tai Tzu Ying.

Baca Juga: Guy Laramée, Seorang Artis Seni Kanvas Yang Mengukir Bentang Alam Pada Sebuah Buku Tua

Karir bulutangkis seorang Akane Yamaguchi mengingatkan kepada seorang mantan pebulutangkis Indonesia, Mia Audina yang mampu raih prestasi di perbulutangkisan dunia sejak usia muda. Selain itu karir Akane masih panjang dan masih bisa berkesempatan untuk menjadi lebih baik lagi di masa depan.