Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

7 Negara dengan Organisasi Kejahatan Terburuk

Nurus Sobah Invalid date
organisasi kriminal di negara ini udah merajalela

Source: www.apollobusinessadvisors.com

Beberapa negara di dunia bisa sangat berbahaya. Bukan karena badai, gunung berapi, atau gempa bumi, melainkan karena adanya organisasi kriminal terselubung yang sangat melekat di masyarakat.


Ini adalah negara-negara dengan kejahatan terorganisir terburuk di dunia.


1. Meksiko

Barang-barang selundupan, senjata, dan manusia secara rutin diperdagangkan ke AS melalui perbatasan Meksiko

Source: elpais.com

Meksiko masih jadi tujuan wisata yang populer. Sayangnya, Meksiko juga merupakan rumah bagi kejahatan terorganisir. Sebagian besar obat-obatan terlarang yang memasuki Amerika Serikat masuk melalui Meksiko. Barang-barang selundupan, senjata, dan manusia juga secara rutin diperdagangkan ke AS melalui perbatasan Meksiko.

Dengan ditangkapnya Joaquin "El Chapo" Guzman, pemerintah Meksiko membuat kemajuan dalam perjuangannya melawan kartel yang didanai dengan baik ini. Peningkatan jumlah pembunuhan di tempat-tempat wisata seperti Los Cabos dan Cancun telah mendorong pihak berwenang Meksiko untuk meningkatkan keamanan di tujuan populer, sehingga pendapatan dari orang tempat wisata bisa terus ada.


2. El Salvador

Sebagian besar kekerasan di El Salvador terjadi di antara anggota geng yang bersaing memperebutkan tempat kekuasaan

Source: csmonitor.com

Menurut statistik PBB, El Salvador punya tingkat pembunuhan per kapita tertinggi di dunia. Ini sebagian besar disebabkan oleh geng yang merajalela di seluruh negeri.

Sebuah perang saudara, yang berlangsung dari 1979 hingga 1992, menghancurkan negara dan mengkatalisasi kejahatan terorganisir yang masih membekas di El Salvador hari ini. Banyak gerilyawan yang dulu berperang menyimpan senjata mereka dan menggunakannya untuk melakukan kejahatan, seperti mencuri mobil, menculik, dan memperdagangkan manusia. Kemiskinan dan kurangnya kesempatan pendidikan juga telah menyebabkan munculnya geng jalanan yang kejam, yang paling menonjol adalah MS-13 dan Barrio 18. Geng-geng tersebut secara berkala melakukan pemerasan, penculikan, dan perdagangan narkoba.

Sebagian besar kekerasan di El Salvador terjadi di antara anggota geng yang bersaing memperebutkan tempat kekuasaan, sehingga sebagian besar wisatawan bisa aman. Tapi, Kamu harus memperhatikan peringatan sepanjang perjalanan, dan melakukan tindakan pencegahan apa pun yang direkomendasikan oleh pemerintah untuk memastikan Kamu tetap aman.


3. Italia

Mereka biasa membunuh, memeras uang sebagai jaminan "perlindungan," dan menjadi rentenir

Source: thedailybeast.com

Mafia kembali lahir pada abad ke-19. Mafia tetap aktif di Sisilia. Disana mereka biasa membunuh, memeras uang sebagai jaminan "perlindungan," menjadi rentenir, dan lebih parah lagi, Italia jadi gerbang masuknya narkoba ke daratan Eropa. Kekerasan Mafia cenderung terjadi di wilayah-wilayah kumuh.


4. Mozambik

Mayoritas kejahatan yang dialami wistawan di Mozambik adalah pencurian tanpa kekerasan

Source: noticiasaominuto.com

Dulu, pariwisata merupakan bagian besar dari ekonomi Mozambik. Tapi, itu berubah sejak pecahnya Perang Saudara Mozambik, dan baru aja mulai bangkit kembali.

Mozambik menawarkan wisata alam dengan pemandangan margasatwa eksotis, akses ke pantai-pantai besar, dan warisan budaya yang beragam. Berbatasan dengan enam negara lain serta Samudra Hindia. Sayangnya,  Mozambik juga merupakan tempat untuk perdagangan manusia, produk satwa liar ilegal, dan obat-obatan terlarang. Wisatawan bisa jadi target penjahat jalanan. Mayoritas kejahatan yang dialami wistawan di Mozambik adalah pencurian tanpa kekerasan, meskipun senjata kadang-kadang diacungkan pada korban.


5. Jepang

Jepang juga rumah bagi yakuza, sindikat kejahatan terorganisir yang luas

Source: www.hindustantimes.com

Jepang adalah banyak dikunjungi wisatawan asing karena kuil-kuil kuno, pusat perbelanjaan, festival, seni, dan budaya yang luar biasa. Sayangnya, Jepang juga rumah bagi yakuza, sindikat kejahatan terorganisir yang luas. Sering dipandang sebagai Mafia Italia versi Jepang, yakuza menjual obat-obatan terlarang, senjata api, lalu lintas perdagangan manusia, dan memeras bisnis dan orang. Tapi, kekerasan cenderung terjadi antara berbagai cabang geng, sehingga wisatawan biasanya aman. Bahkan, beberapa percaya bahwa kehadiran yakuza sebenarnya mengurangi kejahatan kecil dan meningkatkan keselamatan rata-rata warga negara. Yakuza bahkan terkenal mengatur upaya bantuan bencana setelah gempa bumi Kobe pada tahun 1995.

Di sisi lain, anggota Yakuza diketahui memotong kelingking mereka sendiri sebagai cara menebus kesalahan jadi ... Waspadalah pada pria yang gak punya jari kelingking.


6. Perancis

Kejahatan paling umum di Paris adalah pencopetan

Source: agence-wato.com

Orang biasanya mengasosiasikan Prancis dengan romansa, Menara Eiffel, baguette, anggur, keju, rokok, dan filsafat. Tapi kejahatan terorganisir? Kayaknya jarang deh.

Faktanya, karena lokasinya yang berada di jantung Eropa Barat, Prancis adalah pelabuhan di sepanjang rute perdagangan narkoba, khususnya heroin dan ganja. Geng-geng Afrika Utara telah memojokkan pasar obat-obatan Prancis, sementara mafia Korsika berpartisipasi dalam perdagangan manusia, pemerasan, pencucian uang, dan banyak lagi.

Sementara kejahatan paling umum di Paris adalah pencopetan. Kekerasan lebih umum terjadi di kota-kota seperti Nice dan Marseille. Wisatawan sebaiknya menjaga pintu mobil mereka tetap terkunci di kota-kota ini karena banyak terjadi pencurian mobil juga.


7. Yunani

Krisis ekonomi Yunani, pasar senjata api ilegal, dan populasi besar imigran ilegal telah bergabung untuk menciptakan tempat berkembang biaknya kejahatan terorganisir

Source: www.pentapostagma.gr

Yunani populer karena syarat dengan destinasi wisata bersejarah, makanan khas yang lezat, dan, sayangnya, kejahatan terorganisir, yang sedang naik daun akhir-akhir ini. Krisis ekonomi Yunani, pasar senjata api ilegal, dan populasi besar imigran ilegal telah bergabung untuk menciptakan tempat berkembang biaknya kejahatan terorganisir.

Polisi di Yunani memperkirakan sekitar 300 geng terlibat dalam perdagangan senjata di seluruh negeri. Mafia Yunani menyelundupkan senjata, narkoba, dan minyak ilegal, seringkali dengan bantuan dari organisasi kriminal Rusia dan Albania. Karena Yunani adalah pusat pengiriman maritim, banyak ganja buatannya dikirimkan ke seluruh Eropa. Meskipun kejahatan terorganisir adalah masalah bagi Yunani, wisatawan sebagian besar harus mewaspadai kejahatan jalanan seperti pencopet di daerah wisata yang sibuk.