Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

6 Hal Gak Terduga yang Terjadi Saat Kamu Gak Berinteraksi Dengan Orang-Orang Selama Sehari

Nurus Sobah Feb 22, 2019 7:00 AM
sehari sendirian? Ini dia yang bisa terjadi pada diri kamu.

Kalo Kamu pernah menghabiskan sepanjang hari sendirian, Kamu mungkin akan mengalami banyak manfaat positif. Karena itu bisa jadi saatnya untuk terhubung kembali dengan diri Kamu sendiri dan berfokus pada apa yang ingin Kamu lakukan. Tapi, ada kalanya menjalani sepanjang hari tanpa ngobrol dengan siapa pun bisa menimbulkan konsekuensi negatif juga.

Kalo Kamu perlu waktu untuk diri sendiri, silakan aja. Tapi, sebelum Kamu mematikan ponsel, membatalkan rencana Kamu, dan memutuskan untuk sendirian dulu, coba pikirkan kenapa Kamu melakukannya. Jangan sampai kamu justru terisolasi dari lingkungan sosial kamu sama sekali.

Terlepas dari baik dan buruknya, ini dia yang menungkin terjadi saat kamu menghabiskan waktu sendiri seharian tanpa ngobrol dengan orang lain:


1. Kamu Akan Merasa Lebih Rileks


Kamu akan merasa refresh secara mental

Source: www.theodysseyonline.com

Dengan menetapkan satu hari untuk diri sendiri, kamu mungkin akan merasa stress kamu berkurang.


Dengan menetapkan satu hari untuk diri sendiri, kamu mungkin akan merasa stress kamu berkurang. Ini karena kamu gak perlu pusing tentang apa yang orang lain pikirkan untuk sementara waktu. Selain itu, otak kamu juga merasa rileks. Secara gak sadar, otak kamu terus dibombardir dengan berbagai macam informasi. Dari teman, rekan kerja, TV, bahkan juga komputer. Menghabiskan satu hari sendirian membuat kamu bisa menghilangkan sebagian dari stimulasi berlebihan itu dan pada dasarnya memberikan kesempatan bagi otak kamu untuk bersantai.


2. Kamu Mungkin Jadi Lebih Pemarah


Kamu mungkin jadi lebih pemarah

Source: www.cabothealth.com.au

Lama gak berinteraksi dengan orang akan membuatmu menjadi gak suka basa-basi, dan gak tahan ngobrol panjang lebar.


Kalo kamu melewati sehari tanpa ngobrol dengan siapa pun, kamu mungkin juga akan merasakan tingkat kegilaan yang lebih tinggi begitu kamu memutuskan untuk keluar kembali ke lingkungan sosial atau ngobrol. Interaksi yang konsisten dengan orang lain memungkinkan otak kamu menyesuaikan diri dengan perilaku orang lain. Tapi setelah periode isolasi, kamu akan lebih sensitif terhadap perilaku tertentu.

Kamu akan merasa uring-uringan, gak suka basa-basi, dan gak tahan ngobrol panjang lebar. Kalo kamu merasa terganggu dengan sensitifitas kamu, waktunya kamu untuk lebih sering bersosialisasi supaya bisa menyesuaikan diri.

Baca Juga: Jangan Lakuin Ini Kalo Gak Mau Hubungan Kamu dan Dia Rusak


3. Kamu Lebih Memperhatikan Diri Sendiri


Kamu lebih memperhatikan diri sendiri

Source: www.thiswomancan.org

Menjalani waktu untuk diri sendiri seharian memungkinkan kamu untuk memperhatikan apa yang dibutuhkan tubuh kamu tanpa ada gangguan.


Kamu menghabiskan sebagian besar hari dengan fokus pada hal lain selain tubuh kamu. Setiap hari, kamu selalu terhubung dengan orang lain dan tanggung jawab sosial. Hal-hal tersebut bisa membuat kamu lupa memperhatikan diri kamu sendiri. Menjalani waktu untuk diri sendiri seharian memungkinkan kamu untuk memperhatikan apa yang dibutuhkan tubuh kamu tanpa ada gangguan.


4. Kamu Jadi Lebih Kreatif


Kamu jadi lebih kreatif

Source: www.opencolleges.edu.au

Saat kamu bersama orang lain, kamu cenderung menyingkirkan pemikiran kreatif.


Saat kamu bersama orang lain, kamu cenderung menyingkirkan pemikiran kreatif. Tapi sendirian dalam waktu sehari, bisa membantu kreativitas itu muncul kembali. Saat sendirian, kamu membiarkan pikiran kamu bebas untuk jangka waktu tertentu. Gagasan bisa muncul tanpa batasan. Dan itu benar-benar bisa memicu kreativitas.

Baca Juga: Masalah yang Sering Dialami Si Perfeksionis dan Gimana Cara Mengatasinya


5. Kamu Akan Merasa Cemas


Kamu akan merasa cemas

Source: www.thegoodbook.co.uk

Kalo kamu punya gangguan kecemasan, menghabiskan waktu benar-benar sendiri bisa memperburuk kecemasanmu.


Kalo kamu punya gangguan kecemasan, menghabiskan waktu benar-benar sendiri bisa memperburuk kecemasan kamu. Bergaul dan bersosialisasi saat Kamu cemas bisa membantu Kamu merasa lebih baik. Kecemasan berlebihan disertai dengan gejala fisiologis seperti nafsu makan berkurang, insomnia, suka menghindar, sakit kepala, dan keluhan somatik lainnya. Ngobrol dengan orang lain bisa mengurangi ketidaknyamanan dan menunjukan bahwa gejalanya gak akan bertahan dengan Kamu selamanya.


6. Kamu Bisa Membuat Keputusan Lebih Baik


Kamu bisa membuat keputusan lebih baik

Source: www.sparklinglogic.com

Menghabiskan hari sendirian bisa membantumu merasa lebih terhubung dengan nilai-nilai, kebutuhan, dan prioritasmu.


Menghabiskan hari sendirian bisa membantumu merasa lebih terhubung dengan nilai-nilai, kebutuhan, dan prioritasmu. Dan itu bisa menjernihkan pikiran, yang bisa berarti lebih mudah membuat keputusan.

Baca Juga: Lagi Berantem Sama Temen? Ini Cara Minta Maaf yang Baik ke Temanmu

Untuk mencari tahu apakah Kamu perlu waktu sendirian, pastikan kamu tahu untuk apa kamu melakukannya. Kalo kamu menghabiskan hari sendirian untuk menghilangkan rasa lelah, boleh aja. Tapi, kalo Kamu gak berinteraksi dengan orang-orang karena hal-hal seperti gangguan kecemasan dan depresi, sebaiknya kamu menemui orang yang kamu percaya atau dokter.