Halo kengkawan, Seperti yang kita ketahui, kita biasanya mengaitkan asal usul sebuah nama perusahaan tertentu dengan barang dan jasa. Sebagai contoh, jika mendengar kata Shell kita kaitkan dengan minyak, Nokia dengan ponsel dan Nintendo dengan permainan. Tapi nama perusahaan-perusahaan berikut ternyata memulai perusahaannya tidak sesuai dengan barang dan jasa yang selama ini kita ketahui. Mau tau apa saja? Langsung disimak aja yuk.

1. Royal Dutch Shell

Sumber: wsj.com

Asal usul atau sejarah Royal Dutch Shell dapat ditelusuri ke tahun 1833, ketika penjaga toko di London, Marcus Samuel mulai mengimpor kerang oriental yang digunakan untuk desain interior. Bisnis ini ada dalam perawatan anak-anak dari Marcus Samuel dan mulai menambahkan beras, sutra, dan tembaga untuk mereka impor. Kemudian mereka mengembangkannya dalam perdagangan minyak dan menjadi yang pertama untuk mengangkut minyak di tanker. Pada tahun 1904, dengan logo kerang Shell yang terkenal  kini beralih menjadi perusahaan minyak.

2. Samsung

Sumber: play.google.com

Pada Maret 1938, Lee Byung dengan modal hanya $27 membuka sebuah toko kelontong dan perusahaan kecil di Taegu, Korea. Perusahaan itu disebut Samsung yang terfokus pada impor dan ekspor ikan kering, sayuran dan mie. Kemudian pindah ke gula, asuransi, keamanan dan tekstil. Pada suatu waktu, Samsung menjadi pabrik tekstil terbesar di seluruh Korea. Samsung mulai membuat elektronik di tahun 1960 dan membuat beberapa anak perusahaan yang menghasilkan televisi, microwave, telepon, mesin fax, mesin cuci termasuk ponsel.

3. Nokia

Sumber: mirror.co.uk

Jejak sejarah Nokia dimulai pada tahun 1865, ketika insinyur bernama Fredrik Idestam membuka sebuah pabrik kertas di Tammerkoski Rapids, Finlandia. Enam tahun kemudian, Idestam membuka pabrik kertas lain di tepi sungai Nokianvirta Finlandia yang nama perusahaannya, Nokia Ab. Dengan berjalannya waktu, Nokia Ab pergi ke pembangkit listrik dan diakuisisi oleh kabel Finlandia pada tahun 1922. Kemudian mereka membentuk Nokia Corporation yang berfokus pada memproduksi kertas toilet, ban mobil, sepatu karet, sepeda, dan komputer. Pada tahun 1979, Nokia mulai terjun ke produksi ponsel dan berfokus pada telekomunikasi, data, elektronik, kabel, mesin dan tentunya ponsel di tahun 1988.

4. Nintendo

Sumber: nintendo.co.uk

Nintendo ditemukan pada tahun 1889. Kemudian dikenal sebagai Nintendo Koppai dan produk utamanya adalah permainan kartu. Permainan kartu Nintendo Koppai menjadi hits di Jepang, di mana mereka secara luas digunakan untuk perjudian oleh Yakuza, orang Jepang setara mafia. Industri permainan kartu kemudian mendapat kejenuhan, Nintendo hampir bangkrut.  Nintendo mengambil bunga dalam industri game dan menjadi distributor resmi di dunia pertama game konsol, Magnavox Odyssey, di Jepang. Hingga tahun 1983, Nintendo berfokus membuat game konsol yang kemudian namanya diubah menjadi Nintendo Entertainment System (SPN).

5. Toyota

Sumber: toyotaforklift.com

Toyota adalah gagasan insinyur Jepang, Sakichi Toyoda, yang membuat mesin tenun mekanis pertama di Jepang pada tahun 1897. Pada tahun 1926, ia menciptakan Toyota, alat tenun otomatis untuk fokus dalam pembuatan tenunnya. Di tahun 1927, Toyota mulai memproduksi mesin tenun G-Type dan meneliti mesin tersebut ke dalam sebuah mobil. Pada tahun 1937, Toyota dirubah menjadi Toyota Motor Corporation dan dipisahkan dari karya-karya tenun, meski tenun masih tetap dalam bisnis Toyota.