Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

5 Pebalap Sepeda Gunung Wanita Tercepat Di Dunia!

Evi Elfira Jun 23, 2017 4:00 AM
Siapa bilang wanita engga bisa adu kecepatan? Hal ini dibuktiin sama 5 pebalap sepeda wanita yang punya kecepatan luar biasa.

Siapa bilang wanita engga bisa adu kecepatan? Hal ini dibuktiin sama 5 pebalap sepeda wanita yang punya kecepatan luar biasa. Engga sembarang sepeda, bawaaan para atlit perempuan ini yaitu sepeda gunung.

Yang mana kamu butuh fisik yang kuat buat bisa beraksi di trek yang engga halus. Meski treknya ekstrem, 5 atlit sepeda ini mampu loh melaju dengan kecepatan luar biasa. Siapa aja mereka, yuk kita cari tau gengs. :D

1. Rachel Atherton

pebalap sepeda wanita

Sumber: redbull.com

Rachel Atherton dapat penghargaan bergengsi  Laureus. Rachel Atherton adalah pebalap sepeda wanita balap menurun,. Kemampuannya buat ngatur kecepatan dan lingkungannya di akhir pekan balapan emang luar biasa.

2. Catharine Pendrel

pebalap sepeda wanita

Sumber: redbull.com

Catharine Pendrel jadi juara UCI XCO 2016 UEFA di babak final di Andorra ,4 September 2016. Pendrel bertahan di tempat ketiga sepanjang balapan.

3. Cecile Ravanel

pebalap sepeda wanita

Sumber : Vojomag.com

Buat banyak orang, Cecile Ravanel jadi pewaris tahta yang jelas dari Anne-Caroline Chausson. Dia cepat, orang Prancis dan sangat konsisten.Pada 2016 dia ngerebut gelar Enduro World Series, menangin tujuh dari delapan putaran di sepanjang jalan.

4. Tahnee Seagrave

pebalap sepeda wanita

Sumber: redbull.com

Meski baru berusia 22 tahun, Tahnee Seagrave, UCI Junior Champer 2010, adalah salah satu wanita termuda di 10 besar olah raga, namun dia jadi salah satu bintang paling memukau. Dia adalah satu dari hanya beberapa wanita yang lolos kualifikasi Atherton pada tahun 2016 dan tetap jadi salah penantang terbesara dalam beberapa tahun ke depan.

5. Rebecca Rusch

pebalap sepeda wanita

Sumber : www.redbull.com

Rebecca Rusch kelahiran Puerto Riko tetap menjadi salah satu pesaing terberat yang pernah diproduksi sepeda gunung profesional. Yang benar-benar membedakannya dari begitu banyak legenda lainnya, adalah kemampuan menyesuaikan balapnya dengan begitu banyak disiplin ilmu. Orang Chicago asli menyemen gelarnya sebagai 'Queen of Pain' dengan menempati posisi kedua di 2016's Dirty Kanzo 200 dan memenangkan Challenges Trans Andes 2014.

Tuh gengs, keren-keren kan prestasi pebalap sepeda wanita. Mana yang jad favorit kamu? Tulis di kolom komentar ya :D