MRT (mass rapid transit) adalah sistem transportasi publik berbasis rel yang mampu mengangkut penumpang dalam jumlah banyak secara cepat. Biasanya sistem transportasi ini telah terintegrasi dengan mode transportasi yang lain seperti trem atau bus.

Di dunia sendiri sistem MRT bukanlah sesuatu yang baru. Telah banyak negara-negara di dunia yang telah sukses mengaplikasikan MRT untuk mengatasi masalah transportasi dan kemacetan di negaranya. Beberapa MRT itu kemudian terkenal dan menjadi salah satu daya tarik wisata, seperti beberapa MRT paling populer berikut ini.

1. Copenhagen Metro, Denmark

Copenhagen Metro, Denmark

Source: www.visitcopenhagen.com

Seluruh sistem metro dan kereta yang digunakan diatur secara otomatis oleh komputer, terletak di Control and Maintenance Center


Copenhagen Metro, dalam bahasa Denmark Københavns Metro, adalah sebuah sistem transportasi yang menghubungkan kota Kopenhagen, Frederiksberg, dan Tårnby. Sistem transportasi sepanjang 20.5 km ini dibuka antara tahun 2002-2007, dengan 22 stasiun yang 9 diantaranya berada di bawah tanah. Kesemua station ini dilengkapi dengan berbagai petunjuk perjalanan dan fasilitas-fasilitas bagi para penyandang cacat.

Seluruh sistem metro dan kereta yang digunakan diatur secara otomatis oleh komputer, terletak di Control and Maintenance Center (Pusat Kontrol dan Pemeliharaan) yang berada di sebelah selatan Stasiun Vestamanger. Sistem pengontrol kereta ini terdiri atas 3 subsistem yaitu ATP yang berfungsi mengatur kecepatan kereta, memastikan pintu kereta telah tertutup, dan settingan telah benar.

ATO yang berfungsi untuk memastikan kereta sesuai jadwal, berhenti di stasiun yang tepat, dan membuka pintu kereta. Dan yang terakhir ATS yang berfungsi mengawasi segala hal di dalam jaringan, seperti semua rel dan kereta yang beroperasi, dan menampilkannya di kontrol panel.

2. Singapore MRT, Singapura

Singapore MRT, Singapura

Source: www.railwaypro.com

Proyek ini dimulai pada tanggal 22 Oktober 1983 dengan dana awal sekitar 5 milyar dolar Singapura


Singapore MRT adalah sebuah proyek transportasi yang didasari pada kesadaran Pemerintah Singapura bahwa mereka tidak akan mungkin mengandalkan bus sebagai transportasi publik dikarenakan terbatasnya area yang bisa digunakan untuk membangun jalan. Proyek ini dimulai pada tanggal 22 Oktober 1983 dengan dana awal sekitar 5 milyar dolar Singapura.

Saat ini Singapore MRT memiliki empat jalur yang meliputi North South Line (memiliki 25 stasiun), East West Line (memiliki 32 staiun), North East Line (memiliki 16 stasiun) dan Circle Line (memiliki 16 stasiun dari rencana sebanyak 31 stasiun). Selain itu sistem MRT ini juga terintegrasi dengan 4 jalur LRT.

3. London Tube, Inggris

London Tube, Inggris

Source: www.london.gov.uk

London Tube merupakan sistem kereta bawah tanah tertua di dunia

London Tube merupakan sistem kereta bawah tanah tertua di dunia. Walaupun bukanlah MRT terbesar atau teribuk di dunia, London Tube telah menjelma menjadi salah satu ikon kota London yang sangat terkenal.

Baca juga: 6 Kebiasaan Orang Kalau Lagi Naik Kereta Commuter Line

Saat ini London Tube bukanlah sekedar angkutan umum tapi lebih pada semacam sebuah "tempat wisata" bagi orang-orang yang berkunjung ke London. Berbagai suvenir khas London Tube seperti logo dan peta jalur London Tube menjadi salah satu suvenir yang paling dicari. Setiap tahun outlet resmi suvenir London Tube sukses meraup sekitar 2,5 juta pounds dimana sebesar 35% berasal dari turis asing. Nilai ini masih belum termasuk penjualan suvenir dari toko dan kios tidak resmi.

4. Metro Sao Paulo, Brasil

Metro Sao Paulo, Brasil

Source: www.cetestgroup.com

Metro Sao Paulo merupakan sistem metro pertama dan terbesar di Brasil yang juga merupakan sistem metro terbaik di Amerika Selatan


Saat kamu berkunjung ke Sao Paulo maka belum lengkap rasanya kalo kamu belum naik Metro Sao Paulo, dalam bahasa Portugis disebut Metropolitano de São Paulo. Sistem transportasi ini mulai dibangun pada 24 April 1968 dan mulai beroperasi pada 14 September 1974. Metro Sao Paulo merupakan sistem metro pertama dan terbesar di Brasil yang juga merupakan sistem metro terbaik di Amerika Selatan.

Metro Sao Paulo memiliki 5 jalur dan 62 stasiun dengan panjang jalur sekitar 74 kilometer. Setiap harinya sekitar 3,4 penumpang diangkut oleh Metro Sao Paulo dan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang pemerintah menempatkan polisi di tiap stasiun.

5. Metro de Paris, Perancis

Metro de Paris

Source: www.tripsavvy.com

Sistem ini kemudian diperluas dengan jaringan ekspres menuju pinggiran kota yang disebut RER

Metro de Paris memiliki rute sepanjang 213 kilometer yang dilayani oleh 298 stasiun. Rute ini dibagi atas 16 jalur yang terdiri atas 14 jalur utama dan 2 jalur kecil yang disebut bis (jalur ini merupakan bagian dari jalur utama yang kemudian menjadi jalur independen yaitu 3bis dan 7bis). Sistem ini kemudian diperluas dengan jaringan ekspres menuju pinggiran kota yang disebut RER.

Baca juga: WOW! Inilah Deretan Kereta Super Cepat Di Dunia

Kereta yang digunakan dibagi atas 2 macam, beroda besi (MF atau matériel fer) dan beroda karet (MP atau matériel pneu). Selain itu tiap kereta diberi angka yang melambangkan tahun perancangannya, bukan tahun awal pemakaian seperti pada kebanyakan angkutan lain. Salah satu hal yang unik dari Metro de Paris adalah walaupun termasuk salah satu MRT terbaik di dunia, kereta yang ada masih dibuka secara manual.