Kata kunci pencarian harus 4 sampai 20 karakter

5 Catatan Buku Harian Paling Bersejarah, Isinya Kaya Apa Ya Gengs?

Evi Elfira Jan 24, 2017 4:00 AM
Biasanya catatan buku harian sejarah emang agak ngebosenin. Tapi ternyata ada beberapa catatan buku harian yang bersejarah, loh kengkawan. Catatan-catatan buku harian yang akan kita paparin di sini bi
Biasanya catatan buku harian sejarah emang agak ngebosenin. Tapi ternyata ada beberapa catatan buku harian yang bersejarah, loh kengkawan. Catatan-catatan buku harian yang akan kita paparin di sini bisa dibilang bersejarah karena terkait hal-hal yang emang dekat dengan kejadian penting. Biar makin update, yuk kita cekidot catatan buku harian yang bersejarah. :D

1. Josef Goebbels

buku harian
Sumber : likesuccess.com


6 Nov 1925

"Kami pergi ke Hitler. Dia sedang makan. Dia melompat berdiri, itu dia. Menjabat tanganku. Seperti seorang teman lama. Dan matanya biru besar. Seperti bintang. Dia senang melihat saya. Saya di surga. Orang itu punya segalanya untuk menjadi raja. Sebuah tribun lahir. Kedatangan diktator. "

Dalam beberapa entri selanjutnya Josef Goebbels menulis :

"Sukacita yang besar! Dia menyapa saya seperti seorang teman lama. Dia mencari saya. Aku benar-benar suka dia! "

"Sampai saat itu, kamu adalah Fuhrer saya. Di sana kamu jadi jadi teman saya. Seorang teman dan guru yang menguasai kecerdasan dan saya merasa terikat sampai akhir dalam berbagi ide bersama. "

2. Kurt Cobain

buku harian
Sumber : ibtimes.co.uk


"Gw ngerasa kaya konyol nulis tentang diri sendiri seolah-olah gw ikon dewa pop rock Amerika atau produk pengakuan diri dari kemasan perusahaan pemberontak. Tapi gw sering dengar banyak banget cerita gila-gilaan yang berlebihan atau laporan dari teman-teman dan gw udah baca banyak cerita menyedihkan tingkat dua, evaluasi wawancara Freudian dari masa kecil gw sampai udah di tahapan sekarang dari kepribadian gw dan gw dikenal karena keburukan gw yang kecanduan heroin, alkohol, ngerusak diri, sensitif parah, lemah, rapuh, lembut kalau ngomong, narkolepsi, neurotik, sedikit engga guna yang setiap menit bakalan overdosis. Lompat dari atap, jadi gila, ngeledakin kepala gw atau tiga-tiganya.

Oh tolong Tuhan.. gw engga bisa nanganin kesuksesan ini! Kesuksesan ini! Dan gw ngerasa benar-benar bersalah! Udah ninggalin komerad sejati gw yang ngabdiin diri bersama kami bertahun-tahun lalu. Dan selama 10 tahun pas Nirvana jadi mudah diingat kaya Kajagoogoo yang sama banget persen kecilnya bakal datang nemuin kita di reunian yang disponsorin perusahaan engga jelas yang masih usaha buat nampang di taman hiburan Sabtu : pertunjukan boneka, rollercoaster dan Nirvana.

3. Virginia Woolf

buku harian
Sumber : eskify.com


Catatan harian terakhir Virginia Woolf sebelum ia bunuh diri. Virginia menderita depresi dan nulis tentang itu berkali-kali di buku hariannya, namun dalam entri terakhir dia gagal nyebutin itu dengan lengkap. Banyak banget tulisan dari buku harian Virginia menarik dan dekat sama bunuh dirinya.

"Senin 24 Maret.

Dia punya (wajah) hidung seperti Duke of Wellington & gigi kuda besar & mata menonjol yang dingin. Pas kami datang, dia duduk di atas 3 kursi di pojokan sambil ngerajut. Panah diikat di kerah bajunya. Dan sebelum 5 menit berlalu dia bilang ke kami kalau dua anaknya telah tewas dalam perang. Ini, terasa seperti kisahnya.

Dia ngajar hajit. Semua yang ada di ruangan warnanya merah kecoklatan dan mengkilap. Duduk di sana saya, coba untuk ngelempar beberapa pujian. Tapi mereka kaya tewas di lautan es yang ada di antara kami. Terus engga terjadi apa-apa. Sisi laut yang penasaran kerasa di udara hari ini. Ini mengingatkan aku sama parade pas Paskah.

Semua orang bersandar ngelawan angin, menggigil & hening. Semua bubur nyingkirinin sudut berangin. Dan Nessa di Brighton, & aku ngebayangin gimana jadinya kalau kita ngisi jiwa dengan ceritanya Octabia. Bisa engga aku gimana caranya termasuk jadi salah satunya? Pemuda Inggris di tahun 1900. Dua surat panjang dari Shena & O. aku engga bisa ngatasin mereka, selain nikmatin kehadiran mereka. memiliki mereka. L lagi ngurus bunga rhododendron ... "

4. Anne Frank

buku harian
Sumber : Pinterest


9 Oktober 1942

"Hari ini aku engga punya apa-apa selain kesuraman dan berita menyedihkan. Banyak teman dan kenalan Yahudi kami lagi dibawa pergi berbondong-bondong. Gestapo memperlakukan mereka sangat kasar dan mengangkut mereka pakai mobil ternak ke Westerbork, kamp besar di Drenthe (dimana semua orang Yahudi dikirim ke situ. Miep ngasih tahu ke kami tentang orang yang berhasil kabur dari sana. Itu pasti ngeri banget di Westerbork.

Orang-orang hampir engga punya apa-apa buat dimakan, air cuma tersedia satu jam sehari, dan di sana Cuma ada satu toilet dan wastafel buat beberapa ribu orang. Cowo dan cewek tidur di kamar yang sama, dan cewek sama anak-anak sering dicukur kepalanya. Kabur hampir jadi hal yang mustahil. Banyak orang yang ngeliat orang Yahudi, karena punya tanda di kepala mereka yang dicukur.

Kalau ini seburuk di Belanda, gimana di tempat jauh dan engga beradab lainnya yang Jerman kirim mereka ke sana? Kami berasumsi kalau sebagian besar dari mereka dibunuh. Radio Inggris bilang kalau mereka lagi dimasukin ke ruangan tertutup yang dikasih gas. Mungkin itu cara tercepat buat mati. Aku ngerasa engga enak. Akun Miep dari cerita-cerita horror ini menyayat hati banget.. Spesis manusia yang paling baik, orang-orang Jerman, dan aku mikir kalau aku bukan salah satu dari mereka! Engga, itu engga benar, Hitler ngambli semya kewarganegaraan kami udah lama. Di samping itu, engga ada musuh lebih hebat di bumi daripada Jerman dan Yahudi," tulis Anne Frank.

5. Robert Scott

buku harian
Sumber : topnews.in


29 Maret 1912

Scott adalah seorang penjelajah Inggris yang nulis buku harian bersejarah yang paling emosional yang pernah dibaca. Dia adalah orang yang berusaha buat jadi orang pertama yang mencapai Kutub Selatan, sayangnya tim Norwegia udah ngalahin dia. Pas ia berusaha buat balik ke Inggris, dia dan timnya menjadi terdampar dan meninggal di sana.

"Sejak tanggal 21 kami telah dihempas badai terus menerus dari W.S.W. dan S.W. Kami punya persediaan buat bikin dua cangkir the, makanan mentah selama dua hari pada tanggal 20. Setiap hari kita siap buat memulai depot kami yang 11 mil jauhnya, tetapi di luar pintu tenda pemandangannya terus berputar dan melayang. Aku engga mikir kita kita bisa berharap buat hal-hal yang lebih baik sekarang. Kami akan tetap bersama sampai akhir, tapi kami semakin lemah, tentu saja, dan akhirnya engga bisa lebih jauh. "

"Tampaknya sayang sekali, tapi saya engga bisa berpikir buat nulis lebih banyak."

"R. SCOTT. "

"Demi Tuhan jaga orang-orang kami."

Kebukti kan kengkawan kalau catatan buku harian bisa ngungkapin perasaan dari orang yang terikat dengan peristiwa bersejarah. Kalau faktanya kaya gitu, kira-kira kamu bakal nulis catatan buku harian engga? Tulis di komentar yaa :D