Source: http://www.clker.com/clipart-no-food-allowed.html

Semua makhluk di dunia sudah pasti membutuhkan makanan, terlebih manusia. Kalau gak makan, pastinya badan bisa jadi lemes dan kehilangan semangat. Ujung-ujungnya aktivitas bakalan terganggu karena gak punya tenaga. Tapi apa jadinya kalau ternyata ada beberapa jenis makanan yang justru dilarang keberadaannya?

Makanan memiliki berbagai macam jenis, bentuk serta nama. Perbedaan kultur dan budaya pastinya bakal mempengaruhi jenis makanan. Tapi kalian tahu gak sih, Guys? Ternyata beberapa negara justri warganya menjual, mengedarkan, ataupun mengonsumsi makanan tertentu. Larangan tersebut punya berbagai alasan yang berbeda-beda. Mau tau di negara mana aja, makanan apa aja, dan apa alasannya makanan itu dilarang? Berikut informasinya!

1. Chocolate Egg, Amerika Serikat

Source: www.villageemporium.co.uk

Chocolate Egg dianggap berbahaya karena mainan plastik yang ada di dalamnya dikhawatirkan mengandung bakteri dan bahan kimia berbahaya.

Chocolate Egg merupakan makanan favorit anak-anak. Selain rasanya yang nikmat dan bentuknya yang unik, di dalam Chocolate Egg berisikan hadiah berupa mainan plastik. Tapi di Amerika Serikat peredaran Chocolate Egg sangat dilarang.

Bahkan, dalam satu tahun, kantor imigrasi dan bea cukai di Amerika Serikat dapat menyita ratusan ribu Chocolate Egg. Chocolate Egg dianggap dapat membahayakan kesehatan anak-anak, karena bahan kimia dan bakeri dari mainan yang ada di lamanya diketahui dapat menempel pada cokelat.

 

2. Samosa, Somalia

Source: www.yummy.co

Karena bentuk makanan yang segitiga dan menyerupai simbol Holy Trinity bagi umat Kristiani, makanan ini dilarang di Somalia

Di tahun 2011, kue segitiga berisi sayuran dan isian daging yang bernama samosa ini dilarang di negara Somalia. Larangan ini terbilang aneh dan gak masuk akal, hanya karena bentuknya yang segitiga makanan ini dilarang beredar di Somalia. Alasannya karena bentuknya yang segitiga dianggap menyerupai simbol Holy Trinity bagi umat Kristiani.

Baca Juga: Kota Dengan Makanan Terbaik di Dunia, Menurut TripAdvisor

 

3. Daging Kuda, Amerika Serikat dan Inggris

Source: www.usatoday.com

Aktivis hewan di Amerika Serikat dan Inggris sepakat bahwa peredaran daging kuda adalah terlarang di negara mereka.

Jika di beberapa negara di Asia, Eropa dan Afrika daging kuda masih mudah ditemui, lain halnya dengan yang terjadi di Amerika dan Inggris. Aktivis hewan di dua negara tersebut sepakat untuk gak menjadikan kuda sebagai bahan makanan, oleh karena itulah peredaran daging kuda di Amerika dan Inggris merupakan hal yang terlarang.

Baca Juga: Berniat Jadi Vegetarian, Kenali Dulu 7 Jenis Vegetarian Ini

 

4. Susu Mentah, Amerika Serikat dan Kanada

Source: www.healthimpactnews.com

Amerika dan Kanada melarang peredaran susu mentah karena dianggap mengandung banyak bakteri.

Susu mentah dinilai beberapa orang lebih bergizi dari susu olahan. Faktanya, susu tanpa proses pasteurisasi mengandung banyak bakteri dan tidak higenis. Karenanya, negara seperti Amerika Serikat dan Kanada menjadi yang paling gencar melarang peredaran susu mentah.

 

5. Ikan Fugu, Amerika Serikat

Source: www.eater.com

Karena mengandung racun yang lebih berbahaya dari sianida, peredaran ikan fugu merupakan hal ilegal di Amerika Serikat.

Ikan fugu atau yang biasa lebih dikenal sebagai ikan buntal merupakan makanan tradisional Jepang yang sangat terkenal. Tapi, menurut Undang-undang di Amerika Serikat tahun 2002, memperdagangkan ikan fugu termasuk kegiatan ilegal. Sebab, ikan fugu mengandung racun yang lebih bahaya dari sianida.

Baca Juga: 5 Macam Jenis Kimchi, Udah Pernah Nyobain Belom?

 

6. Sirip Ikan Hiu, Taiwan, Malaysia, dan Hongkong

Source: www.qraved.com

Dengan alasan gak ingin menyakiti ikan hiu, peredaran sirip ikan hiu dilarang di Taiwan, Malaysia dan Hongkong.

Di Indonesia, sirip ikan hiu biasa diolah menjadi sup. Namun, di Taiwan, Malaysia, dan Hongkong, perdagangan sirip ikan hiu sangat dilarang. Sirip ikan hiu yang diambil secara hidup-hidup itu dapat membuat ikan hiu cacat bahkan sampai mati. Karena, ikan hiu tanpa sirip tidak dapat berenang kemudian mati.

 

7. Saus Tomat, Perancis

Source: www.gazeta-shqip.com

Penggunaan saos tomat di Prancis merupakan hal yang terlarang, karena dianggap dapat mengubah rasa makanan khas Perancis.

Pada 2011, pemerintah Perancis melarang masyarakatnya, terutama murid Sekolah Dasar utuk memakan saus tomat. Bahkan, larangan ini berlaku di seluruh kantin sekolah Perancis. Hal ini dikarenakan saus tomat dapat mengubah rasa makanan khas Perancis.

 

8. Foie grass, Jerman, Inggris, Israel, Swiss, dan Italia

Source: https://www.greatbritishchefs.com/ingredients/foie-gras

Foie grass termasuk makanan yang peredarannya di larang di Jerman, Inggris, Israel, Swiss dan Italia karena cara pembuatannya yang dianggap sadis.

Foie grass berasal dari negara Perancis. Makanan yang berasal dari hati angsa ini termasuk mewah. Beberapa negara seperti, Jerman, Inggris, Israel, Swiss, dan Italia melarang adanya perdagangan foie grass.

Hal ini dikarenakan cara pembuatannya yang sadis. Angsa dipaksa memakan butiran jagung melalui tabung selang, yang membuat angsa cepat gemuk dan membuat hati angsa membesar. 

Baca Juga: Lagi Stres? Jangan Makan Makanan Ini Kalo Gak Mau Makin Stres

 

9. Pewarna Makanan, Uni Eropa

Source: www.hellosehat.com

Pewarna makanan dianggap sebagai pemicu kanker, oleh karena itu di beberapa negara Uni Eropa, peredaran pewarna makanan diatur ketat.

Rasanya kurang menarik jika makanan atau minuman berwarna pucat. Seringkali, beberapa perusahaan menambahkan pewarna makanan pada produknya. Sayangnya, di beberapa negara di Uni Eropa mengatur ketat adanya tambahan pewarna makanan. Hal ini disebabkan, konsumsi pewarna makanan dalam jangka panjang akan memicu kanker.

 

 

10. Permen Karet, Singapura

Source: www.greatist.com

Di Singapura, permen karet yang dijual harus dalam pengawasan dokter gigi.

Pada 2004, pemerintah Singapura melarang masuk dan memperjual belikan permen karet. Namun, larangan tesebut sudah berubah. Kini telah direvisi, permen karet yang dijual harus dalam pengawasan dokter gigi.

Larangan ini terjadi karena permen karet menyebabkan beberapa masalah. Seperti, banyaknya sampah permen karet, serta orang-orang iseng yang menggunakan permen karet untuk tindak kriminal.

Baca Juga: Berniat Jadi Vegetarian, Kenali Dulu 7 Jenis Vegetarian Ini